Motivasi Hidup

Niat Puasa Syawal 6 hari dan Waktu Terbaik Menjalankannya

Bagi orang yang niat puasa syawal harus diperlajari dan mengetahui manfaat bagi yang menjalankannya. Rasulullah Muhammad SAW bersabda: “Siapa orang yang berpuasa Ramadan dan mengikuti puasa 6 hari bulan Syawal. Maka hal itu selayaknya berpuasa dalam seumur hidup.” (Riwayat Muslim, Ahmad, Abu Dawud, AtTirmidzi).

Hukum berpuasa 6 hari pada Syawal adalah sunnah. Mengikuti Asy-Syafi’i, Ahmad dan berbagai ulama terkemuka. Jika orang yang meragukan kesahihan hadits tersebut. Kmaka menjadi sia-sia belaka karena telah diriwayatkan dari beberapa sahabat.

Bacaan Niat Puasa Syawal 6 Hari

Di bawah ini adalah bacaan niat puasa Syawal sesuai dengan sunnah, sebagai berikut:

“Nawaitu shauma ghodin an sittatin min syawwaalinn sunnatan lillaahi ta’aalaa”.

Adapun Artinya: “Aku berniat untuk jalankan puasa besok dari enam hari Syawal, sunnah karena Allah Swt”.

Hal hal yang Perlu diketahui Mengenai Puasa Syawal

Puasa Syawal adalah puasa Sunnah yang dilakukan di bulan Shawwal setelah menyelesaikan puasa Ramadhan. Kemudian mengerjakan puasa Syawal. Ada beberapa hal yang perlu diketahui mengenai Puasa Syawal.

  1. Tidak harus dilaksanakan berurutan.

Puasa puasa syawal dijalankan tidak harus langsung setelah ramadhan dan berurutan selama 6 hari. Jadi boleh mengerjakannya satu hari atau lebih setelah ‘Id dan harinya terpisah selama menjalankannya di bulan Syawal. Cara menunaikannya, sesuai dengan kemampuan dan lebih mudah untuk seseorang.

  1. Tidak boleh dilakukan jika masih tertinggal dalam Ramadhan

Apabila seseorang  tidak mengerjakan puasa beberapa hari di bulan Ramadhan, dia harus membayar puasa wajib terlebih dahulu, lalu dapat melanjutkannya dengan 6 hari puasa Syawal. Karena dia tidak bisa menjalankan 6 hari puasa Syawal, kecuali sudah menyempurnakan puasa Ramadan.

  1. Apabila seseorang tidak menyempurnakan puasa Ramadan Karena Sakit

Apabila seseorang sedang menderita sakit dan tidak melakukan puasa Ramadan atau kerana perjalanan atau haid.  Maka sebaiknya menyempurnakan puasa Ramadan dengan terlebih dahulu melakukan qadha, kemudian mengerjakan puasa pada enam hari syawal.

Jika sudah selesai qadha puasa Ramadan, bisa menunaikan puasa enam hari cepat bulan Syawal supaya dapat mendapatkan ganjaran atau pahala setelah menjalankan ibadah.

Manfaat dan Penjelasan Mengenai Menjalankan Puasa 6 Hari di Bulan Syawal

Berikut ini adalah kumpulan faedah dan ringkasan seputar Adab Dan Hukum Puasa 6 Hari Di Bulan Syawal.

  1. Bulan Syaawal adalah bulan yang penuh keberkahan. Bulan ketaatan dan merupakan permulaan dari bulan-bulan haji. Pada bulan ini, terdapat puasa 6 hari (Sunnah) dan memiliki kesepatan untuk melakukan qadha Itikaf bagi yang terlwat (semasa bulan Ramadan). Bulan ini juga waktu yang baik untuk melakukan perkawinan dan menjaga iffah (rasa hormat diri) dengan cara yang sah [melalui perkawinan].
  2. Menjadi syariat bagi seorang Muslim untuk berpuasa 6 hari pada bulan Syawal selepas puasa Ramadan. Puasa syawal memiliki hukum sunnah Mustahabbah (sangat dianjurkan). Keutamaannya sangat besar dan akan mendapat balasan penuh kelimpahan rejeki.
  3. Siapa saja yang melakukan 6 hari berpuasa pada bulan Syawal selepas Ramadan, dia mendapat anugerah ganjaran pahala selayaknya satu tahun puasa.
  4. Apabila seseorang bertanya tentang ganjarannya: “Puasa 6 hari pada bulan Syawal akan diberikan sebanyak 10 kali kerana ia dilipatgandakan oleh kebaikan lainnya secara umum.
  5. Ibadah puasa di Bulan Syawal menambal kekurangan ketika mengerjakan puasa fardhu di bulan Ramadhan.
  6. Orang yang ingin mengqodho puasa fardhu (Ramadhan) sebaiknya disegerakan sebagai bentuk melepaskan tanggung jawab. Karena itu, orang yang memiliki hutang puasa Ramadhan karena ada udzur, sebaiknya segera mengqodhonya,

Demikian penjelasan mengenai Niat Puasa Syawal 6 hari dan Waktu Terbaik Menjalankannya. Ibadah yang harus dilakukan pada bulan syawal dan boleh tidak berurutan harinya dalam mengerjakannya.

Artikel menarik lainnya: 7 Hal yang Jangan Pernah Diceritakan Kepada Keluarga Tentang Kehidupanmu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *