Motivasi Hidup

Makna Lagu ‘Wake Me Up When September Ends” dari Green Day Selalu Trending di Twitter

Lagu “Wake Me Up When September Ends dari Green Day” selalu menjadi trending Twitter ketika memasuki bulan ke Sembilan ini di setiap tahun. Seolah orang yang memasuki bulan ini mendapatkan kehidupan yang baru.

Lagu ‘Wake Me Up When September Ends’ menjadi favorit instan di kalangan penggemar ketika dirilis tahun 2004. Tak ayal Band Green Day masuk menjadi Top 10 hit di AS, Inggris dan di seluruh dunia. Bahkan, sempat bertahan lama.

Hingga, lagu tersebut seolah menjadi wajib dinyanyikan setiap bulan September. Namun, banyak orang yang tidak mengetahui makna mengenai lagu tersebut dan hanya ikut-ikutan menyebarkan meme di twitter.

Apa makna di balik ‘Wake Me Up When September Ends’?

Vokalis Green Day Billie Joe Armstrong menulis ‘Wake Me Up When September Ends’ berdasarkan perasaan dirinya terhadap kematian ayahnya.  Andrew Armstrong meninggal dunia setelah berjuang melawan kanker kerongkongan pada bulan September 1982.

Waktu itu Billie masih berusia 10 tahun.Ia berpikir kenangan tentang Ayahnya tetap tetap bersama dirinya. Bulan September adalah menjadi momen yang agak mengecewakan dan memikirkannya setiap hari.

Awalnya berupaya menghindari menulis tentang sang Ayah, namun akhirnya membuat terobosan membuat lagu untuk menghormatinya. Judul lagu tersebut didapatkan dari kalimat yang ia ucapkan pada ibunya setelah pemakaman ayahnya.

Kematian sang Ayah membuat dirinya seolah kehidupan dimulai lagi dari nol. Wake Me Up When September Ends merupakan lagu sedih, namun berdampak positif ketika ia menuliskan lagu tersebut. Ia sendiri merasa lega dapat menciptakan lagu sekaligus sebagai penghormatan bagi sang Ayah.

Di sisi lain, lagu ini ternyata dimaknai berbeda bagi kebanyakan orang Amerika, karena bulan September dihubungkan dengan serangan teroris 9/11 tahun 2001. Banyak orang telah kehilangan orang yang disayangi waktu itu.

Tragedi bulan September menjadi ungkapan perasaan bagi keluarga korban 9/11 yang ditinggalkan dan mengolah rasa sakit kehilangan orang yang dicintai.

Memaknai Kehilangan Orang yang Kita Cintai di Bulan September

Lagu yang diartikan tentang kehilangan sekaligus menerima kepergian orang yang dicintai. Karena kehilangan seseorang akan melalui masa sulit yang akan dirasakan tanpa batas waktu dan juga dapat membuat seseorang lebih kuat melepaskan kepergian seseorang.

Makna Lagu ‘Wake Me Up When September Ends” menjadi  pesan bagi semua orang untuk bangun dan tidak tenggelam dengan rasa sedih dan perih yang dalam.

September menjadi bulan baik untuk bangkit. Setiap orang pasti merasa perih kehilangan seseorang yang dicintainya, tetapi pasti ada makna yang tersembunyi dibalik kejadian tersebut.  Saatnya menjadikan bulan September menjadi waktu yang tepat untuk merayakan kegembiraan dan harapan.

Artikel menarik lainnya: Kabupaten Sukabumi Level 2, Kalau PPKM Level 4 Terus Hidup Terlalu Pedas Pak Bupati

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *