Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Motivasi Hidup

Kunci Menjalani Hidup Penuh Berkah dalam Islam

Hidup penuh berkah terjadi ketika melakukan semua tindakan dalam kehidupan yang mendatangkan kebaikan. Seseorang yang mencari berkah berarti memiliki tujuan mencari kebaikan demi kebaikan, wujudnya dapat berupa harta, rejeki, ilmu, dan kesehatan.

Lalu, bagaimana caranya agar dapa menjalani hidup penuh berkah tersebut. Bukankah semua manusia ingin sisa hidupnya diisi dengan hal-hal positif.

Menjalani Hidup Penuh Berkah dengan Takwa

Orang yang ingin hidupnya penuh berkah dilandasi dengan takwa. Di dalam surat Ali Imran Ayat 133 dan 134 dijelaskan tentang hal tersebut. Berikut terjemahannya:

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa. (Ali Imran 133).

(yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.

Di Ayat di atas, dijelaskan hidup berkah dengan takwa dilakukan dengan tetap membelanjakan (infaq) harta bendanya di jalan Allah baik dalam kondisi lapang maupun sempit. Infak diberikan dalam kondisi hati lapang. Kita akan mudah menderma tanpa beban takut kekurangan harta. Begitu pula, orang yang takwa dapat menahan marah dan mudah memaafkan orang yang pernah berbuat kesalahan dan kesejahatan pada dirinya.

Selalu Memelihara Kewajiban Salat

Wujud keimanan manusia yang paling dasar adalah mampu memelihara kewajiban salat. Salat dapat membuat orang ketakwaan seseorang terjaga. Salah merupakan media penghubung setiap hamba kepada Allah Swt. Sedangkan dari segi fisik, gerakan salat memiliki dampak yang baik baik kesehatan. Kewajiban mengerjakan salat sejatinya merupakan perintah yang Allah berikan kepada manusia untuk memenuhi kebutuhan jiwa raga manusia itu sendiri.

Memberi Sedekah Menambah Keberkahan

Jika dipikir-pikir, sedekah sebenarnya mengurangi harta yang kita miliki. Meski, secara nominal kekayaan kita berkurang dapat menambah pada sisi yang lain. Orang yang bersedekah dapat meringankan beban kehidupan dan membahagiakan orang lain. Kita dapat memberikan sedekah kapan dan di mana saja berada. Sedekah dapat diberikan kepada siapapun dan akan bermanfaat bagi orang lain.

Seperti yang tertulis dalam Surah Al Hajj Ayat 34-35. “Dan berilah kabar gembira kepada orang-orang yang tunduk patuh (kepada Allah), (yaitu) orang-orang yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka, orang-orang yang sabar terhadap apa yang menimpa mereka, orang-orang yang mendirikan sembahyang dan orang-orang yang menafkahkan sebagian dari apa yang telah Kami beri rezeki kepada mereka.” (QS. Al-Hajj ayat 34-35).

Mudah Memberi Maaf Membuat hidup penuh berkah

Setiap orang pasti mernah mengalami rasa marah dan sakit hati ketika orang lain berbuat kesalahan pada dirinya. Berilah maaf kepada orang yang berbuat salah dan jangan pelihara dendam pada diri kita. Orang yang bertakwa memiliki sikap mudah memaafkan, menghapus keselahan, dan tidak mengungkit-ungkitnya kembali. Kesehalahan yang dibuat orang lain dianggap hanya bagian dari masa lalu.

Setiap orang dapat menjalani hidup penuh berkah ketika menjalani hidup dengan ketakwaan, selalu memelihara salat, memberi sedekah dan mudah memberikan pintu maaf. Kehidupannya diiringi dengan ibadah dan sifat-sifat kebaikan.

Baca juga: Gereja Sidang Kristus dan Masjid Agung Simbol Toleransi di Kota Sukabumi

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close