Wed. Apr 24th, 2024
    Cara Mengurangi Bau Mulut Saat Berpuasa RamadhanCara Mengurangi Bau Mulut Saat Berpuasa Ramadhan

    Cara mengurangi bau mulut saat berpuasa perlu diketahui karena sangat mengganggu aktivitas. Khususnya bagi orang-orang yang memiliki kegiatan yang menjadi perhatian banyak orang. Komunikasi bisa terhalang oleh rasa tidak nyaman bau mulut.

    Meski begitu, napas buruk ketika puasa adalah sifatnya alami, karena banyak bakteri dapat mengubah sisa makanan dalam gas belerang yang menyebabkan bau mulut.

    Jika itu tidak cepat, mulut akan menghasilkan air liur saat makan. Air liur berperan dalam pembunuhan bakteri ini. Sementara, ketika puasa mulut diam sehingga produksi air liur berkurang. Akibatnya, bakteri bereproduksi dengan sangat cepat sehingga bau muncul.

    Bukan hanya itu, penyebab napas bau juga disebabkan oleh kehadiran plak gigi sebagai media bakteri berkembang. Karena terdiri dari lapisan sisa-sisa makanan, ludah, air liur dan sel-sel epital mati.

    Selain itu, penyebab bau mulut dapat terdapat dari dalam tubuh, misalnya orang yang menginap diabetes dan maag. Nah, oleh karena itu perlu diketahui cara mengatasi bau mulut ketika berpuasa.

    Cara Mengatasi Bau Mulut Saat Berpuasa

    Untuk mengatasinya, terdapat beberapa hal untuk mengatasinya, antara laini:

    1. Mencegah konsumsi makanan dengan bau menyengat, seperti petai, durian atau bawang.
    2. Jaga kesehatan mulut secara teratur menyikat gigi setelah sahur dan sebelum tidur pada malam hari.
    3. Hindari rokok dan alkohol yang dapat memicu terjadinya periodontitis dan gingivitis yang bikin buruk kebersihan mulut. Selain itu, alkohol dapat mengurangi produksi air liur, mengakibatkan perkembangan bakteri yang lebih cepat.
    4. Minumlah banyak air saat Sahur dan buka puasa untuk menjaga keseimbangan air di tubuh.
    5. Konsumsi buah-buahan dan sayuran seperti apel, wortel dan bengkuang..
    6. Makan probiotik untuk membantu kesehatan pencernaan dan mencegah bau mulut.
    7. Konsumsi keju yang banyak mengandung kalsium, rendah karbohidrat, dan mengandung fosfat. Sehingga berperan untuk meningkatkan produksi air liur dan mengurangi pertumbuhan karang gigi.
    8. Jangan sering menggunakan obat kumur. Karena terdapat juga bakteri baik dimulut, jangan semuanya dibutuh seperti bakteri jahat.
    9. Konsumsi rempah-rempah seperti ketumbar, mint, kayu putih, rosemary dan kapulaga yang sangat baik untuk melawan bau mulut.
    10. Konsumsilah vitamin C seperti berry, jeruk dan melon, karena mereka dapat menciptakan lingkungan yang tak ramah bagi bakteri. Dapatkan vitamin C dari buah dan makanan lain. Bukan suplemen, karena suplemen memperburuk bau mulut.

    Nah persoalannya, orang Indonesia sering berbuka puasa dengan makanan yang manis, tetapi lupa menjaga kebersihan dalam mulut.

    Cara Mencegah Bau dan Menjaga Kebersihan Mulut

    Puasa dapat membuat mulut semakin buruk? Tidak perlu khawatir, masih ada sejumlah cara untuk mengatasinya. Bau mulut sering membuat rasa kurang percaya diri dan malu berhadapan dengan orang lain.

    Karena masalah napas bau tak bisa dihindari. Oleh karena itu, tidak ada salahnya mencoba beberapa langkah di bawah ini untuk cegah bau napas tak enak.

    Rajin Bersihkan Mulut Cara Mengurangi Bau Mulut

    Menjaga kebersihan mulut dengan menyikat gigi, gusi, dan lidah setiap pagi dan malam hari. Begitu pula setelah makan Sahur dan buka puasa. Apabila lupa jaga kebersihan mulut, sisa-sisa makanan akan menyebabkan bakteri untuk bikin busuk, sehingga pernapasan yang tidak sedap dan gigi kerusakan gigi.

    Jangan lupa membersihkan bagian belakang lidah dengan sikat gigi bahan nilon lembut. Karena daerah itu adalah tempat berkumpul bakteri.

    Pasta Gigi yang Bagus Bagi Mulut

    Saat membeli pasta gigi, hindari kandungan sodium Lauryl sulfate. Karena, senyawa ini dapat menyebabkan sejumlah masalah kesehatan seperti iritasi. Sebaliknya, cari pasta gigi yang terdapat kandungan triclosan, yaitu agen antibakteri yang bermanfaat untuk mengurangi bau mulut.

    Dental floss Atau Benang Gigi untuk Bersihkan Sisa Makanan

    Pakailah benang gigi (Dental Flossi) sebagai alat  membersihkan sisa-sisa makanan dari gigi. Karena sikat gigi biasa tidak dapat mencapai celah di antaragigi. Jika perlu, kumur mulut dengan larutan penyegar mulut demi mencegah bau mulut. tetapi, hindari penyegar mulut yang mengandung alkohol.

    Hindari Makanan yang Bau Menyengat

    Hindari sejumlah makanan yang punya aroma khas seperti bawang putih, bawang merah, petai atau durian. Jenis makanan masih membuat bau tahan lama. Setelah dicerna, kandungan protein dalam makanan akan didistribusikan melalui darah, kemudian dibawa ke paru-paru dan keluar dengan nafas sampai keluar dari sistem tubuh.

    Artikel menarik lainnya: Niat Puasa Bayar Hutang Ramadhan Bersama Puasa Senin dan Kamis, Apakah Diperbolehkan?

    Meminum Air Putih yang Banyak Cara Mengurangi Bau Mulut

    Tingkatkan konsumsi air pada saat Sahur dan buka puasa untuk membuat mulut terjaga kesehatannya. Mulut kering dapat menyebabkan bau napas yang tidak menyenangkan. Saliva berperan dalam mencegah pertumbuhan bakteri yang berkontribusi pada bau mulut. Bersihkan  mulut dan hilangkan sisa-sisa makanan yang merupakan penyebab bau mulut.

    Demikian uraian mengenai Cara Mengurangi Bau Mulut Saat Berpuasa Ramadhan. Mari menjalankan puasa dengan makanan yang sehat dan tak menghasilkan mulut tak menyenangkan.

    Artikel menarik lainnya: 8 Jenis Makanan Penghilang Bau Mulut Saat Berpuasa

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *