Motivasi Hidup

Cara Membayar Kafarat Puasa dengan Uang, Berapa Nilainya?

Cara membayar kafarat perlu diketahui untuk menyucikan dosa dan kesalahan. Kafarat dapat diartikan denda yang mesti dibayar karena melawan larangan Allah yang dilakukan untuk menebus dosa. Aturan tentang kafarat terdapat dalam Al’Quran surat Al Maidah ayat 89.

Kafarat sendiri terdiri dari dari beberapa macam, antara lain: Kafarat Sumpah Palsu, Melakukan Tindakan Pembunuhan, Melanggar Tindakan yang Dilarang di Tanah Suci, dan Kafarat Dzihar, Kafarat Jima’, dan Kafarat Ila’.

Beberapa Macam Kafarat

Berikut macam-macam dari Kafarat yang perlu diketahui, antara lain:

  • Kafarat Sumpah Palsu: Perkara dari seseorang yang melakukan tindakan dari sumpah palsu yang tidak sesuai dengan keadaan sebenarnya.
  • Kafarat Melakukan Tindakan Pembunuhan. Perkara yang terjadi karena masalah yang melakukan tindak pembunuhan.
  • Kafarat Karena Melanggar Tindakan Yang Tidak Boleh Dilakukan Ketika Ibadah Di Tanah Suci. Tindakan yang dilakukan untuk menebus kesalahan seperti melakukan membunuh binatang atau mencabut tanaman di tanah suci.
  • Kafarat Dzihar. Larangan yang terjadi dalam kehidupan pernikahan yang menyamakan punggung istri dengan ibu kandung. Apabila suami pernah menyampaikannya dan ingin bertobat maka wajib membayar kafarat dzihar.
  • Kafarat Jima`. Tindakan membayar kafarat ketika pasangan suami istri secara sengaja melaksanakan hubungan seksual di bulan suci Ramadhan.
  • Kafarat Ila`. Ketika suami melaksanakan sumpah dalam waktu tertentu tidak menggauli istrinya, maka harus membayar jenis kafarat Ila’.

Tata Cara Membayar Kafarat

Untuk membayar kafarat yang berbeda, maka lain pula cara malakukannya, sebagai berikut:

Karafat Sumpah Palsu

Tata cara membayar Kafarat Sumpah Palsu dari surah Al-Maidah: 89, adalah memberi Makan 10 Fakir Miskin, dengan catatan berupa makanan siap saji, lengkap dengan lauk-pauknya. Cara lainnya memberikan pakaian bagi 10 Fakir Miskin. Pilihan lainnya adalah puasa selama tiga hari berturut-turut.

Kafarat Melakukan Tindakan Pembunuhan

Orang yang melakukan pembunuhan cara membayar Kafarat dengan memerdekakan hamba sahaya atau melakukan puasa selama 2 bulan berturut–turut.

Kafarat Akibat Melakukan Tindakan Larangan Di Tanah Suci

Cara membayar kafarat terdiri dari tiga pilihan yaitu memotong seekor kambing, memberikan fidyah untuk fakir miskin dengan nilai satu kambing, dan berpuasa selama 10 hari.

Kafarat Dzihar

Cara menebus Kafarat dengan memerdekakan budak atau melaksanakan puasa 2 bulan berturut–turut. Apabila tidak bisa melakukannya, diganti dengan memberi makan kepada 60 fakir miskin.

Kafarat Ila’

Adapun Kafarat Ila’ dilakukan dengan memerdekakan seorang budak atau memberi makan 10 orang dengan perhitungan 1 mud. Jika tidak bisa juga dengan memberi pakaian bagi 10 orang miskin atau puasa selama 3 hari.

Cara Membayar Kafarat Jima’

Berdasarkan hadis shahih dari Abu Hurairah terdapat 3 cara menjalankan kafarat  tersebut. Pertama membebaskan budak. Pembebasan budak ternyata tidak murah, karena nilai yang uang yang harus dikeluarkan. Misalnya Abu Bakar Shidiq membebaskan Bilal bin Rabah bernilai 9 uqiah yang setara dengan Rp157.842.000 (dihitung dari 9 x 7,4 x Rp2.370.000 ). Cara terakhr dengan memberi Makan 60 Fakir Miskin yang diperhitungkan sekitar Rp45.000 per 1 orang fakir miskin.

Hal yang perlu diketahui berapa Nominal 1 MUD. Jika dihitung sama dengan harga makanan pokok atau satu porsi makanan standar yang biasa dikonsumsi pembayar kafarat.

Artikel menarik lainnya: Keutamaan Shalat Berjamaah Beserta Dalilnya dan Mengajak Anak-Anak Sejak Kecil

Bagaimana Cara Membayar Kafarat Dilakukan?

Kaparat harus dibayarkan secepat mungkin agar tidak lupa dan bisa melakukannya selama masih hidup. Saat ini, banyak layanan lembaga yayasan yang bisa membantu program pembayaran kafarat. Cara melakukannya bisa secara online melalui website dan pembayaran transfer antar bank atau e-wallet.

Demikian Cara Membayar Kafarat Puasa dengan Uang yang nilainya bisa diperhitungkan sesuai makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Ingat segera menunaikan kafarat untuk membayar kesalahan yang telah dilakukan.

Artikel menarik lainnya: Adab-Adab Makan Rasulullah SAW yang Bermanfaat Bagi Kesehatan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *