Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Motivasi Hidup

Adab-Adab Makan Rasulullah SAW yang Bermanfaat Bagi Kesehatan

Anak-anak harus belajar adab-adab makan Rasulullah SAW sebagai teladan utama Umat Islam. Karena terbukti manfaatnya bukan pada sikap seseorang saja, tetapi berpengaruh terhadap kesehatan.

Agama Islam selalu mengajarkan mengenai kebaikan, begitu pula dalam kegiatan sehari-hari dalam makan dan minum sebagai kaum Muslim. Berikut ini adab-adab makan Rasulullah SAW yang perlu diajarkan kepada anak-anak kita:

  1. Tidak Pernah Mencela Makanan yang Tidak Disukai

Seperti yang dikatakan Abu Hurairah ra: “Rasulullah SAW tidak pernah sekali pun mencela makanan. Apabila Nabi Muhammad SAW tidak selera makan, beliau akan memakannya dan kalau tidak menyukainya, maka beliau meninggalkannya.” (HR. Bukhari Muslim).

Oleh karena itu, janganlah mencela makanan karena menjadi etika saat makan yang tidak enak atau tidak disukai. Hal itu, menjadi bentuk rasa syukur kepada Allah atas nikmat yang diberikan kepada para hambanya.

  1. Melakukan cuci tangan Sebelum dan Setelah Makan

Kebiasaan cuci tangan sebelum dan setelah akan dicontohkan Nabi Muhammad SAW. Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa yang tertidur ketika di kedua tangannya terdapat bekas gajih/lemak (disebebkan tidak dicuci) dan saat bangun pagi dapat menderita suatu penyakit. Oleh karena itu, sebaiknya dia tidak menyalahkan selain dirinya sendiri.”

  1. Mengucapkan Basmalah Sebelum dan Hamdalah Setelah Makan

Sebuat riwayat menyatakan Rasulullah SAW bersabda : “Jika seseorang dari kamu mau makan, maka katakan nama Allah SWT dan apabila lupa menyatakan nama-Nya pada awalnya, maka bacalah ’Bismillahi awwalahu wa akhirahu’ (Dengan menyebut nama Allah SWT di awal dan akhirnya).”(HR. Abu Dawud)

Riwayat lain mengisahkan suatu saat Rasulullah SAW tersenyum dan mnerangkan bahwa saat seorang Muslim tidak membaca Bismillah sebelum makan, maka setan akan ikut makan dengannya. Sebaliknya, jika menyebut nama Allah SWT, maka seten langsung memuntahkan makanan tersebut.

  1. Adab-Adab Makan Rasulullah SAW dengan Memakai Tangan Kanan

Abdullah bin Umar Ra mengatakan bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Apabila salah seorang makan, maka sebaiknya makan dengan tangan kanan dan apabila ia minum maka sebaiknya minum dengan tangan kanan, karena setan makan dan minum memakai tangan kiri.” (HR. Muslim)

Kedua tangan manusia dapat mengeluarkan tiga macam enzim, namun di tangan kanan terdapat lebih banyak dibandingkan tangan kiri. Enzim tersebut bisa membantu ketika proses pencernaan makanan.

  1. Tidak Menyandarkan Tubuh Ketika Makan Menjadi Adab Makan Rasulullah

Suatu kali Rasulullah SAW bersabda : “Aku tidak makan dengan sambil posisi bersandar (muttaki-an).” (HR. Bukhari) Adapun “Muttaki-an” diartikan duduk bersilang kaki dan ditrafsirkan bersandar kepada sesuatu. Bisa dilakukan dengan bersandar di atas salah satu tangan atau pada bantal. Selain itu, adapula yang menyatakan maksudnya  bersandar pada sisi badan.

Rasulullah SAW tidak makan dengan memakai alas duduk contohnya bantal duduk selayaknya orang-orang mau makan dengan menu makanan beragam. Rasulullah SAW menganggap makanannya sebagai ibadah kepada Allah SWT.

  1. Makan saat lapar dan melakukan berhenti sebelum kenyang

Dari kisah Mikdam bin Ma’dikarib ra. mengatakan pernah mendengar Nabi Muhammad SAW bersabda : “Tidak memenuhi anak Adam pada tempat yang lebih buruk daripada perutnya. Maka cukuplah makan beberapa suap yang dapat menegakkan bagian tulang punggungnya. Apabila tiada cara lain, maka bagian sepertiga dari perut untuk makanannya, sepertiga bagian untuk minuman dan lainnya untuk bernafas.” (HR. Tirmidzi dan Hakim)

  1. Adab-Adab Makan Rasulullah SAW dengan Menjilat tangan Jari Jemari Ketika Makan

Abu Hurairah Ra menceritakan bahwa Rasulullah SAW bersabda : “Apabila salah seorang makan, makasebaiknya menjilati jari-jemarinya. Karena jika ia tidak mengetahui dari jemari mana datangnya keberkahan.” (HR. Muslim)

Dari riwayat Imam Muslim pula, Ka’ab bin Malik ra. mengatakan ia pernah melihat Rasulullah SAW makan memakai tiga jarinya. Lalu, beliau menjilati jarinya setelah makan.

  1. Adab-Adab Makan Rasulullah SAW Tidak Sambil Duduk

Suatu kali Rasulullah SAW melarang seorang laki-laki minum sambil berdiri. Maka dinyatakan Qatadah : “Bagaimana dengan makan?” Rasul menjawab : “Itu akan menjadi lebih buruk lagi.” (HR. Muslim).

Artikel menarik lainnya: Apa itu Ghosting dan Bagaimana Merespon Orang Yang Menghilang Begitu Saja

  1. Berdoa untuk Orang yang Mengundang Makan

Dari cerita Anas bin Malik ra dikisahkan bahwa Rasulullah SAW datang ke Sa’ad bin Ubadah Ra. menyediakan roti dan mentega. Rasulullah SAW pun memakannya. Kemudian, Nabi Muhammad bersabda: “Telah berbuka dari  sisimu orang-orang yang berpuasa. Maka Hidanganmu yang telah dimakan oleh orang-orang shaleh  dan malaikat akan mendo’akan kebaikan bagi mu.” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)

Demikian Adab-Adab Makan Rasulullah SAW yang sebaiknya diajarkan kepada anak-anak kita. Agar mereka melakukan tata cara menikmati makanan dengan baik. Selain itu, bisa terhindar zat-zat yang berbahaya.

Artikel menarik lainnya: Inilah Makanan Sehat untuk Ibu Hamil dan Baik Bagi Kandungan

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close