Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Literasi Digital

Suara Kebenaran Aliansi Dokter Dunia Tentang COVID Sama Absurd dengan Sunda Empire

Pernyataan sekelompok orang yang kabarnya berbasis di Eropa bernama World Doctors Alliance mengklaim virus corona tidak berbahaya

Video tentang suara kebenaran dari Aliansi Dokter Dunia tentang penyebaran COVID-19 tidak berbahaya dinilai sebagai MISLEADING CONTENT.

Video yang sempat diunggah di youtube dan menyebar secara berantai via facebook dan pesan percakapan whatsApp menjadi pembicaraan netizen.

Pernyataan sekelompok orang yang kabarnya berbasis di Eropa bernama World Doctors Alliance mengklaim virus corona dipastikan tidak benar. Karena faktanya kasus penularan COVID-19 lebih mematikan dibandingkan penyakit flu musiman. Bahkan beberapa negara Eropa sempat kelimpungan dan sedang menahan laju penyebaran gelombang kedua.

Berdasarkan infornasi dari WHO terjadi peningkatan jumlah kasus dan rawat inap yang meningkat dan membebani yang membuat fasilitas dan tenaga medis di beberapa negata eropa kewalahan. Bahkan, beberapa Pemimpin Negara memutuskan untuk melakukan pembatasan aktivitas publik dan kegiatan di luar rumah lainnya.

Sehingga, video berdurasi 18 menit tentang pembentukan grup diposting di situs ACU2020 ke Youtube dan menampilkan dua dokter yang menantang ilmu pengetahuan di balik pandemi beredar di Facebook adalah menggunakan  pernyataan dan statistik yang salah.

Satgas COVID-19 Indonesia Menyatakan Pernyataan Kelompok Aliansi Dokter Dunia Misinformasi

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito menegaskan, pernyataan dari Aliansi Dokter Dunia yang menyebut COVID-19 tidak berbahaya atau sama dengan flu biasa termasuk misinformasi.

Dokter Wiku memberikan klarifikasi mengenai video yang disebarkan Aliansi Dokter Dunia tentang COVID-19 adalah informasi yang salah. Ada tiga alasan kenapa disebut disinformasi terkait COVID-19.

  1. Misinformasi terhadap keyakinan yang bersifat umum.
  2. Meyakini teori konspirasi.
  3. Keyakinan dari agama.”

Konten informasi dari video Aliansi Dokter Dunia dapat diidentifikasikan sebagai misinformasi, karena menyamakan COVID-19 dengan influenza. Hal yang perlu diketahui adalah penyebab dinamika dan akibat dari kedua penyakit tersebut sangat berbeda.

Satgas COVID-19 mengingatkan kepada masyarakat, misinformasi dapat memengaruhi respons seseorang terhadap suatu informasi.

Sementara itu, Ketua Satgas COVID-19, Letjen TNI Doni Monardo menjelaskan bahwa butuh peran media untuk edukasi mengenai virus corona. Hasil survei menunjukkan 63 persen keberhasilan penanganan Pandemi dibantu oleh media. Sekaligus membangun kesadaran baru butuh kerjasama antara Satgas dan media dalam membantu Pemerintah, agar tidak terinfeksi dari Covid-19.

Informasi menarik lainnya: Sumpah Kami Sebagai Pemuda Adalah Mendistribusikan Buku ke Daerah Pelosok Sukabumi

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close