Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini
Literasi Digital

Nukman Luthfie Meninggal: Selamat Jalan Sang Penjaga Kedamaian di Medsos

Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini

Kabar duka Nukman Luthfie meninggal sungguh membuat terkejut, sang penjaga kedamaian di medsos telah pergi. Berdasarkan berita di kompas.com, rupanya Pemerhati Media Sosial tersebut sempat terserang penyakit stroke. Hingga akhirnya meninggal dunia sabtu malam ini (12/01).

Belakangan, admin sabumi.com sangat suka mengikuti akun beliau, terutama ketika membahas tentang begitu banyaknya hoax di media sosial. Lukman Luthfie berulang kali berpesan, untuk menjaga kedamaian di medsos isilah dengan konten positif dan banjiri terus dengan konten yang bagi. Agar konten tak bermanfaat tenggelam dimakan konten positif.

Saran beliau melalui akun media sosialnya tentu kami amini. Kami pun ingin berlaku yang sama. Sebagai penggiat literasi di Sukabumi, kami ingin blog kami ini diisi dengan kabar baik, kabar kebaikan dari tempat kami bermain. Sukabumi tercinta.

Baca juga: Jangan-Jangan Sudah Mempengaruhi Kamu: Media Sosial Meningkatkan Depresi dan Merasa Kesepian

Nukman Luthfie Meninggal dengan Menebar Konten Kebaikan

Meski, kami tak kenal dan tak tahu bagaimana sosoknya secara langsung. Namun, menurut kami sebelum Nukman Luthfie meninggal, dia banyak menebar konten penuh kebaikan. Dari berbagai media yang mengundangnya, dia selalu saja menyisipkan tentang betapa bahayanya hoax di media sosial.

Beliau bisa dibilang pemerhati yang memberikan pandangan khusus tentang perkembangan media sosial. Banyak media yang meminta pendapatnya tentang medsos dan mengakui pula kepakarannya di bidang internet marketing.

Baca Pesan Nukman Lutfie: Jangan Menggunakan Media Sosial dengan Konten Negatif

Dia pernah mengatakan, “Jangan sampai kita membuat media sosial digunakan untuk menjelekkan dan merusak negara. Cara asyik membela negara dengan membanjiri dengan konten positif. Isi konten media dengan yang kita bisa, misalnya membuat konten lukisan di media sosial kita.” Sekali konten positif menjadi penekanan penting yang sangat diperhatikan oleh Nukman Luthfie.

Beliau juga menyoroti tentang betapa banyaknya kabar palsu yang bertebaran di whatsAppGroup (WAG), terutama dari pendukung kedua belah capres. Ada saja anggota WAG yang ngeselin dan doyan sekali menyebarkan hoax. Dia menyarankan jangan menyerah untuk menyampaikan secara baik-baik tentang informasi hoax yang disebarkan orang tertentu. Berikan data yang lebih terpercaya.

Baca juga: Panggilan Jiwa Para Relawan Mencari Korban Bencana

Baginya sangat penting untuk terus menangkal hoax, “Cukup satu orang tangguh yang secara konsisten menangkal hoax. InsyaAllah hoax bakal mereda jika ada yang konsisten mengingatkan dengan bahasa yang baik.”

Kini, dia telah pergi. Nukman Luthfie meninggal dengan memberikan jejak digital yang sangat baik dan patut dicontoh bagi siapa saja yang doyan bermain dan hidup bersama media sosial. Seperti perkataan yang sering dibilangnya, “Terus banjiri medsosmu dengan konten positif.” Selamat Jalan, blog kami akan dijaga untuk menebar kebaikan demi kebaikan. Semoga saja!
Foto diambil dari Fanpage Nukman Luthfie
Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close