Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini
Literasi Digital

Pemilu Semakin Dekat, Saatnya Kamu Mengetahui Cara Mengenali Berita Hoax

Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini

Semakin mendekati pemilu, kabar bohong semakin ramai dan waktunya bagi kamu mengenali cara mengetahui berita hoax. Kalau membuka media sosial, kita tampaknya bisa terpapar kabar hoax hampir setiap hari. Berita hoax sering kali bergitu fantastis dan membuat heboh.

Tetapi, tahukah kamu tidak semua bisa berpikir kritis terhadap informasi yang diperoleh. Ada banyak orang kok tidak bisa membedakan kabar bohong, bahkan malah menyebarkannya. Padahal mudahdikenali dan kamu harus mengerti cara mengetahui berita hoax.

Baca juga: Nukman Luthfie Meninggal: Selamat Jalan Sang Penjaga Kedamaian di Medsos

Coba Pikir Informasi yang Diterima dan Ketahui Cara Mengenali Berita Hoax

Beberapa Ciri yang harus diperhatikan untuk menyaring informasi hoax:

  • Selalu diawali dengan kata yang heboh dan berupaya mempengaruhi orang lain.
  • Cenderung asal, tidak masuk akal, dan mencatut hasil penelitian palsu.
  • Gemar mencatut nama orang terkenal atau menuliskan informasi seolah dari lembaga terkenal, misalnya mengatakan data dari Bank Dunia.
  • Beredar di situs/web/ blog tidak jelas kepemilikannya. Kabar diedarkan tidak melalui media arus utama.
  • Menuliskannya dengan haruf besar dan tanda seru.

Bagi kamu yang mengakses berita, cobalah kenali ciri-ciri diatas agar tidak terpapar informasi hoax. Nah maka dari itu, sangat penting bagi kita untuk menjadi warganet anti hoax.

Tips Menjadi Warganet Anti Hoax

Sebagai pengguna internet dan gemar bermain medsos, maka penting bagi kamu untuk menjadi warganet yang anti hoax. Ada beberapa tips yang bisa kamu lakukan.

  • Informasi yang diterima harus dibaca secara lengkap. Jangan baca judulnya saja.
  • Berpikir kritis dengan menggunakan akal sehat. Jangan mudah percaya informasi yang terlalu bombastis.
  • Selalu cek dan ricek setiap kabar yang diterima. Kalau bahasa gaulnya “Tabayyun”.
  • Jangan mudah baper dan emosional ketika membaca berita. Tetap berpikir logis dalam menilai suatu berita.
  • Saring sebelum sharing. Eits, tahan jempol dan jangan asal membagikan informasi.
  • Tetap sabar ketika menerima suatu berita. Jangan marah dan kasih tahu kepada pihak yang membagikan informasi yang tidak benar.
  • Sebagai warganet yang baik, kamu sebaiknya tetap berpikir hanya membaca yang sudah jelas sumbernya dan isinya tidak menyesatkan.

Baca juga: Topi Rimba Usang Pengelola Rumah Baca Hijau Sukabumi yang Jago Masak Nasi Uduk

Gunakanlah media sosial dengan bijak dan ketahui cara mengenali berita hoax. Hal terpenting, jangan kamu yang menjadi sumber atu pihak yang gemar berbagi berita bohong.

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close