Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini
Lingkungan Hidup

Stop Membunuh dengan Mengambil Sirip Ikan Hiu dan Membuangnya Ke Laut

Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini

Setiap tahun, terjadi pembunuhan dengan mengambil sirip ikan hiu. Setelah tanpa sirip, badan ikan hiu dibuang ke laut. Pengambilan sirip ikan hiu (finning) merupakan  praktik tidak manusiawi yang memotong sirip hiu dan melemparkan tubuhnya yang masih hidup kembali ke laut.

Hiu tersebut akan mati kelaparan, dimakan hidup-hidup oleh ikan lain, atau tenggelam. Sirup Ikan hiu diambil dan diperjualbelikan dalam jumlah yang sangat banyak. Permintaan pasar terhadap ikan hiu semakin banyak untuk dimakan oleh manusia.

Tahukah Anda bawah pembantaian ikan hidu secara sembarangan membuat hewan laut tersebut pada tingkat yang tidak berkelanjutan dan dapat membuat mereka ke jurang kepunahan.

Baca juga: Berkumpulnya Relawan Trashbag Community: Mau Sampai Kapan Memungut Sampah di Gunung?

Mengambil Sirip Ikan Hiu Secara Semarangan Dapat Merusak Keseimbangan ekosistem Laut

Tanpa hiu apa jadinya kondisi ekosistem di laut. Hiu adalah binatang yang termasuk dalam puncak predator. Keberadaan Hiu terbukti mampu mengontrol ekosistem di laut dengan pertumbuhan terumbu karang. Apabila terumbu karang dapat bertumbuh dengan baik, maka diperkirakan jumlah hiu masih banyak di laut.

Jadi begini, terumbu karang yang merupakan tumbuhan, kotorannya akan dimakan oleh ikan-ikan kecil. Lalu, ikan kecil akan dimakan oleh hiu. Bayangkan saja kalau hiu sudah punah? Siapa yang mengontrol keberadaan ikan-ikan kecil tersebut?

Meski jumlahnya kian berkurang, perburuan hiu tetap masif. Manusialah pembunuh nomor wahid ikan yang sering diidentikkan binatang tergarang dilautan. Tetapi nyatanya kalah garang dibandingkan manusia. Manusia malah menjadi predator puncak di maka bumi.

Terus menurunnya populasi hiu di dunia, adalah karena perburuan masif yang dilakukan oleh manusia. Meski hiu adalah top predator di laut, namun manusia adalah top predator di bumi.

Baca juga: Penghargaan Kebudayaan untuk Putu Wijaya

Kenapa Orang yang mengambil Sirip Hiu dan Menjualnya Kian Banyak?

Hal tersebut terjai karena, ada orang yang meyakini bahwa sirip hiu sangat bermanfaat bagi kesehatan kulit, gairah seksual, menambah energai, mencegah penyakit jantung, hingga menurunkan kolesterol.

Katanya sumbernya berasal dari kolagen yang terkandung dalam sirip ikan hiu. Padahal, belum tentu juga. Karena kolagen juga terdapat diceger ayam, dan di cingur juga ada loh. Tetapi apa iya orang yang makan ceker ayam itu lebih sehat kulit dan anggota tubuh lainnnya?

Ehm… Cari tahu dengan jarimu, jangan-jangan itu cuma mitos atau sugesti saja. Makan dan mengambil sirip ikan hiu berarti mendukung pemusnahan ikan hiu dari lautan.

Ide tulisan bersumber dari Animal Stories Indonesia

Gambar: Diambil dari Fanpage Facebook: Animal Stories Indonesia

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close