Kasihannya Anak Gajah Liar Terjerat Perangkap Babi dan Terpisah dari Induknya

Anak gajah liar terjerat

Tahukah Anda Anak gajah liar terjerat perangkap akan mengalami kesulitan karena setelah dilepaskan akan terpisah dari induk dan kawanannya. Seperti kasus yang terjadi di sekitar Areal konsesi HTI PT. RAPP wilayah Mandau, Kabupten Siak.

Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau sempat melakukan evakuasi Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus). Kejadiannya dilaksanakan pada tanggal 13 September 2018.

Berdasarkan informasi dari masyarakat lewat call center BBKSDA Riau, ada ada seekor anak gajah liar terjerat oleh perangkap babi hutan. Menyadarri jeratan akan berdampak fatal, tim rescue pun meninjau kondisi anak gajah tersebut.

Baca juga : Kriya Bambu Cibiru, Potensi Pengrajin Gelas Bambu Sukabumi Yang Tidak Bisa Diabaikan

Anak Gajah Liar Terjerat Tidak Bisa Hidup Senidri Setelah Terpisah dari Kawanannya

Gajah yang dikenal hidup dengan kawanannya, jika anak gajah liar terjerat maka akan berbahaya bagi hidupnya. Untuk itu, Tim Rescue pun langsung diterjunkan ke lapangan untuk menanganinya dan berhasil melepaskan jeratan.

Tim pun telah melakukan pengobatan pada kaki kanan anak gajah yg terluka akibat jeratan tersebut. Tidak tampak kawanan gajah tersebut di dekatnya.

Setelah pengobatan, anak gajah pun dilepaskan kembali di lokasi semula. Namun tidak dibiarkan begitu saja. Tim rescue berharap anak gajah liar terjerat tersebut dapat bergabung dengan kelompoknya.

Tetapi apa daya. Setelah pengamatan yang dilakukan selama dua minggu. Anak gajah hanya berputar-putar di lokasi semula. Kelompok kawanannya sudah berada di lokasi lain yang diperkirakan sudah sejauh 57 km dari keberadaan anak gajah yang tertinggal. Tidak mudah untuk mengembalikan anak gajah kembali lagi ke kawanannya.

Apesnya, dari laporan petugas yang mengamati keberadaan anak gajah, kondisi tubuhnya mengkhawatirkan. Karena tempak berat badan satwa berbadan besar ini semakin menurun. Dari pantauan pula, gajah tampak terkena diare yang terlihat dari kotorannya. Kondisi tersebut tentu harus diwaspadai, karena anak gajah akan semakin memburuk kondisinya.

Baca juga : Keren! Motor Penarik Kursi roda “Bestral Motor” Diciptakan Di Sukabumi

Anak Liar Gajah Terjerat Tersebut Dievakuasi ke Pusat Latihan Gajah Riau

Oleh sebab mempertimbangkan kondisi anak gajah tersebut, Kepala BBKSDA Riau memutuskan untuk segera mengevakuasi dan membawa anak gajah tersebut ke Pusat Latihan Gajah (PLG) Riau di Minas. Selanjutnya, diupayakan pengobatan dan perawatan lebih lanjut untuk menyetablkan kondisi gajah.

Tim evakuasi dan pengobatan yang dikoordinir Kepala Bidang KSDA Wil. II, Heru Sutmantoro pun melakukan upaya memindahkan anak gajah tersebut dengan truk. Anak gajah liat terjerat tersebut membutuhkan teman satu gajah binaan bernama Indah sampai di Pusat Latihan Gajah Riau di Minas.

Kondisinnya terus dipantau dan diberikan pengobatan lanjutan. Untuk menghindari kondisi yang tidak diinginkan, maka dilakukan perawatan intensif terhadap anak gajah yang diberi nama Intan di PLG Riau di Minas untuk memulihkan kesehatannya.

Baca juga : Menanti Kejutan Pertunjukan Seni dan Budaya Sukabumi “Ngariksa, Ngaraksa, Ngarumat”

Semakin sering ditemukan kawanan gajah liar yang memasuki Pusat Konservasi Gajah (PKH) Riau di Minas, karena habitat hutan yang sudah jauh berkurang. Kalau biasanya melintas selama enam bulan sekali, kini sudah tidak bisa diprediksi lagi.

Dari catatan pihak PKG Riau, ada 3 kali gajah liat masuk PKG Riau yang setidaknya dalam kawanan 11 ekor gajah. PKG sendiri memiliki gajah jinak yang terdapat dalam kawasan yang jumlahnya sekitar 16 ekor.

Sumber: Balai Besar KSDA Riau

One thought on “Kasihannya Anak Gajah Liar Terjerat Perangkap Babi dan Terpisah dari Induknya”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.