Dukung Kegiatan Sabumi Volunteer
Lingkungan Hidup

Jenis Ikan Berbahaya ini Dilarang Hidup di Indonesia

Bahaya, Kementerian Kelautan dan Perikanan melarang Piranha sebagai jenis ikan berbahaya yang dilarang hidup di Indonesia. Peringatan tersebut dituliskan di Fanpage Kementerian Kelautan dan Perikanan. Kenapa pemerintah melarangnya?

Jenis ikan berbahaya seperti Ikan Piranha adalah termasuk predator yang dilindungi secara hukum. Ikan predator Piranha paling ganas di air yang memiliki rahang kuat dan gigi tajam. Bentuk gigi segitiga runcing dengan cepat menghabisi mangsanya.

Apabila ikan dilepas dan hidup diperairan Indonesia, maka akan mengganggu ekosistem dan bisa menghabisi seluruh sumber daya perikanan.

Dampaknya, Ikan Piranha yang mamangsa ikan lokal akan menghilangkan mata pencaharian masyarakat terutama nelayan. Sehingga, pemerintah pun dengan tegas melarang Ikan Piranha dan 152 jenis ikan berbahaya lainnya masuk dari luar negeri ke dalam wilayah Republik Indonesia.

Larangan Jenis Ikan Berhahaya Masuk Ke Indonesia Sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan

Kementerian Kelautan dan Perikanan telah membuat PERMEN No 41/PERMEN-KP/2014. tentang “Larangan Pemasukan Jenis Ikan Berbahaya dari Luar Negeri ke Dalam Wilayah Negara Republik Indonesia.”

Di dalam Permen tersebut dijelaskan pada Pasal 1, Jenis Ikan berbahaya adalah jenis ikan tertentu yang berasal dari luar wilayah Negara Republik Indonesia. Ikan jenis berbahaya dapat merugikan dan/atau membahayakan kelestarian sumber daya ikan, lingkungan, dan manusia.

Sehingga, dangat dilarang memasukkannya ke Indonesia. Aturan melarang memasukkan ikan tersebut tertuang dalam Pasal 2. Bunyinya setiap orang dilarang memasukkan jenis ikan berbahaya dari luar negeri ke dalam wilayah Republik Indonesia.

Di dalam Peraturan Menteri tentang Larang ikan tersebut, ada 152 jenis ikan berbahaya dilarang dimasukkan, dipelihara, apalagi sampai masuk perairan Indonesia. Beberapa jenis di antaranya Arapaima, Alligator, Piranha. Piranha termasuk ikan paling berbahaya di sungai amazon.

Begitu pula, ikan Arapaima Gigas dikenal ikan paling berbahaya bagi hewan di perairan di Indonesia. Karena bersifat predator dan carnivor.Ikan Arapaima memakan jenis ikan, krutasea, katak, dan burung.

Baca juga :

Mengenal Pencak Silat di Tatar Sunda dengan Gerakan yang Indah

Jadwal Kereta Bogor Sukabumi Tambahan, Kuy Ah Cek Jam Keberangkatannya!

Tetapi, ikan berbahaya bisa dimiliki dan masuk ke Indonesia dengan alasan hanya untuk kepentingan ilmu pengetahuan. Antara lain penelitian dan/atau pameran/peragaan. Syaratnya, wajib memperoleh izin pemasukan dari Menteri dengan pertimbangan teknis dari Direktur Jenderal.

Nah bagi Anda yang kolektor dan pengusaha ikan diharapkan tidak memiliki ikan dari 152 jenis ikan berbahaya. Karena sudah jelas dilarang hidup di Indonesia.

Bagi siapa saja yang mengetahui pemeliharaan jenis ikan berbahaya dapat melaporkan serta menyerahkan kepada pihak yang berwenang. Seperti aparat dari Kementerian Kelautan dan Perikanan dan dinas di bawahnya yang terdapat di seluruh wilayah di Indonesia.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close