Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Kuliner Nusantara

Hikayat Pepes Ikan Mas Ma Enin: Mari Lestarikan Kuliner Lokal

saya merasa bahagia, dari para pembeli usia senja tersebut ternyata mereka berupaya "mengenalkan dan mengajarkan" kepada anak-anak mereka

Pepes ikan mas adalah sebuah makanan yang lahir dari tradisi lokal, warisan dari leluhur kita. Tidak hanya masyarakat Sunda, di belahan pelosok Nusantara lainnya pun terdapat olahan masakan yang serupa, baik itu ikan mas, ayam dan lainnya.

Kini, keberadaan masakan pepes mulai terancam, terdesak oleh makanan lain (khususnya di wilayah perkotaan). Anak-anak jaman sekarang pun, lebih suka menyantap makanan yang kekinian. Makanan siap saji. Bahkan ironisnya, makanan yang berasal dari luar negeri. Selain banyak penjual makanan seperti ini, mungkin juga cara memasaknya tidak begitu ribet.

Memasak makanan pepes ikan mas, membutuhkan waktu yang lama. Perlu ketekunan, kesabaran, kegigihan dan ketelitian. Yang lebih penting, perlu di-HAYATI.

Pepes ikan mas Ma Enin bisa berduri lunak karena dimasak (dikukus) hampir 12 jam lamanya. Kami tidak menggunakan panci presto karena panci bertekanan uap tinggi ini tidak membuang uap air sehingga pepes cenderung menjadi basah dan bumbu pun kurang menyerap. Panci presto tidak kami pakai memasak karena itu toh bukan alat memasak warisan dari leluhur.

Menemukan Makna dengan Berjualan Ikan Pepes Ma’enin

Produk Ikan Mas Ma Enin
Produk Ikan Mas Ma Enin

Dari pengalaman berjualan Pepes Ikan Mas, saya perlahan menemukan sesuatu. Berjualan jenis makanan ini tidak semata kegiatan mencari nafkah saja. Ada sesuatu yang lebih bermakna.

Ternyata tidak mudah menjual makanan yang kurang populer. Selama 5 bulan berjualan, hampir kebanyakan pembeli berusia di atas umur 40 tahunan. Saya sempat berharap ada anak-anak muda (usia 20-30) yang membeli pepes tapi harapan saya tidak terkabul.

Meski begitu, jujur saja saya merasa bahagia, dari para pembeli usia senja tersebut ternyata mereka berupaya “mengenalkan dan mengajarkan” kepada anak-anak mereka. Kuliner nusantara warisan leluhur diberikan dan disantap seluruh anggota keluarga mereka. Saya juga merasa bahagia saat anak pertama saya yang berusia 10 tahun, kadang meminta makan dengan menu pepes ikan mas.

Di jaman sekarang ini, keberadaan menu makanan dengan berbagai jenis menu luar negeri sudah semakin gampang dijumpai di kehidupan sehari-hari. Ambil contoh saja, fried chicken. Semua orang suka. Semua anak pasti doyan memakan jenis makanan ini. Menu makanan dari barat, timur tengah, timur jauh dan sebagainya seakan-akan sudah menjadi menu sehari-hari masyarakat Indonesia.

Saya yakin pepes ikan mas mulai dibeli oleh kalangan anak muda. Minimal ada yang bertanya dan cukup membuat saya bahagia. Bagi yang mau mengenalkannya kepada anak-anaknya yang masih kecil atau kalangan remaja, mari sediakan menu ini di rumah kita. Silahkan langsung klik ke wa.me/6287776658583. Selain pepes ikan, tersedia juga sekarang ini pepes ayam, pepes tahu dan pepes peda.

Instagram: Pepes Ma Enin

Ditulis oleh Firkan Maulana: Pemilik Usaha Pepes Ma’ Enin

Informasi kuliner lainnya: Makanan Khas Sumatera Barat yang Wajib Dicoba, Jangan Bilang Kamu Belum Memakannya

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close