Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Kesehatan

Tidak Melaporkan Kasus Positif Covid-19 dan Isoman Diam-Diam, Sebaiknya Lakukan Hal ini Jika Merasa Tertular Virus Corona!

Ketika mendapatkan hasil swab Antigen atau PCR sebaiknya melaporkan Kasus Positif Covid-19. Jangan diam-diam saja dan melakukan isoman tanpa diketahui orang lain jika merasa tertular virus corona. Walaupun akan merasa tidak nyaman, jantung berdebar, terkejut, dan adakalanya merasa diasingkan.

Jika kamu tertular Covid-19, sebaiknya menghubungi keluarga, relasi kerja, dan orang yang melakukan kontak erat. Tidak lupa menghubungi Pak RW dan mendapat kontak Puskesmas terdekat. Karena lebih baik diketahui orang lain ketika sedang terserang Covid-19. Agar mereka bisa menjagamu dan membantu ketika terjadi sesuatu yang mengkhawatirkan selama masa isolasi mandiri di rumah.

Lakukan juga memberi memberi kabar ini melalui media sosial, jika orang terdekat tidak bisa dihubungi. Setidaknya ada orang lain yang mengetahui bahwa kamu tertular Virus corona.

Cobalah Melaporkan Kasus Positif Covid-19 Kepada Orang-Orang Terdekat

Jika tubuhmu merasa tidak baik-baik saja dan menduga terkena Covid-19, jangan berdiam diri, lakukan sesuatu. Hal berikut yang perlu dilakukan:

  1. Ceritakan kepada pasangan/ keluarga kalau sedang sakit dan mungkin kena Covid-19.
  2. Segera tes Swab Antigen atau PCR sekalian.
  3. Jika hasilnya positif, Telepon Ketua RW/ RT tempat tinggalmu dan coba kontak Puskesmas terdekat secepatnya.
  4. Hubungi keluargamu. Jangan ragu mengabari Abang, Kakak, Adik, dan orang tua.
  5. Hubungi orang yang melakukan kontak erat beberapa hari terakhir denganmu.
  6. Tidak ada salahnya mengabari teman terdekat, terutama teman yang siap membantu kapan saja.
  7. Lakukan Isoman dengan pantauan tenaga kesehatan, seperti dokter, bidan, dan lainnya. Siapa saja yang mengerti tentang Covid-19.
  8. Minum obat sesuai rekomendasi untuk penyembuhan penyakit.
  9. Terus memberi kabar harian kepada orang terdekat.
  10. Makan secukupnya.

Ingatlah, jangan ragu melakukan swab tes dan mengontak orang terdekat. Yakinlah banyak orang yang sangat peduli denganmu dan terus memantau/ perhatian hingga penyakitmu sembuh.

Meski bergejala ringan demam, batuk, dan flu, secara sadar penyakit ini menjadi momok yang menakutkan. Jika melaporkan kasus positif Covid 19 akan banyak orang yang memberi semangat dan tentu saja sangat berarti.

Dukungan orang lain selama isoman di rumah akan membuat penderita covid-19 menjadi lebih semangat, karena mendapat perhatian silih berganti datang. Begitu pula doa-doa yang tak henti mengiringi masa penyembuhan/ isolasi mandiri.

Yakinlah Lebih Baik Diketahui Orang Lain Ketika Dinyatakan Positif Covid-19

Sekali lagi, jangan diam ketika dinyatakan positif Covid-19. Tidak pula menentukan sendiri kalau sedang diserang virus corona. Sebaiknya periksakan ke dokter/ uji laboratorium/ puskesmas jika merasa gejala penyakit Covid-19.

Orang lain yang mengetahui dirimu sedang isoman di rumah akan memberikan empati dan perhatian. Terutama dari keluarga dan tetangga terdekat. Apalagi kalau masa isoman sedang mengalami kesulitan,  keluarga, tetangga, dan teman akan ikut memantau kondisi kesehatan kamu. Orang terdekat  akan menawarkan banyak bantuan materi, makanan, minuman berkhasiat dan dukungan moril.

Untuk kamu yang sedang isoman dan mengalami masa-masa sulit, semoga kondisi kesehatan kembali seperti sedia kala. Penyakit Covid-19 ini tidak main-main dan tidak bisa disepelekan, walaupun bergejala ringan tetap saja terasa sesak di dada.

Tetap pakai masker, menjaga kesehatan, saling dukung, dan membantu sesama. Sekali lagi, beritahu orang-orang di sekitar kamu ketika mengalami penyakit Covid-19.

Artikel menarik lainnya: Cobalah Berempati Kepada Pedagang Kecil yang Harus Berjualan di Jalan Setiap Hari

 

Tags

Related Articles

4 Comments

  1. Saya melakukan isoman dan diam-diam bae mas. Tapi untuk keluarga dekat memang di kasih tau agar tak melakukan kontak dulu. Mereka membantu menyediakan segala kebutuhan.

    Pihak keluarga mencoba menghubungi pihak kesehatan tapi hasilnya sangat mengecewakan. Alhamdulillah isoman berjalan lancar, ini minggu kedua dan indera penciuman udah kembali.

    Saya memilih diam karena stigma masyarakat dan layanan kesehatan yang (maap) terkesan mengabaikan. Tapi saya memaklumi mereka stres lelah dengan kasus yg terus melonjak tp penanganan dr atasan buruk.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *