Sun. Apr 14th, 2024
    Telemedicine Pikobar Bagi Pasien Covid-19 Jawa BaratTelemedicine Pikobar Bagi Pasien Covid-19 Jawa Barat

    Pemerintah Jabar membuat juga pelayanan Kesehatan dan Telekonsultasi Selama Isolasi Mandiri melalui Telemedicine Pikobar. Sebuah layanan yang dibuat menghadapi meningkatnya kasus Covid-19 di Jawa Barat. Tujuannya sebagai upaya mengendalikan angka keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) Rumah Sakit yang semakin penuh.

    Sehingga, perawatan pasien Covid-19 berdasarkan gejala pasien Covid-19, sebagai berikut:

    • Tanpa Gejala: Cirinya memiliki frekuensi napas 12-20 kali per menit dan Saturasi: >= 95%. Isoman dilakukan di rumah dan fasilitas isolah pemerintah.
    • Ringan: Gejala yang dialami adalah Demam, batuk, sakit kepala, mual, kehilangan indra penciuman, dan pengecapan. Adapun Frekuensi napas sebanyak 12-20 kali per menit dan Saturasi: >= 95%. Fasilitas isolasi pemerintah dan di rumah apabila memenuhi syarat.
    • Sedang: Memiliki ciri seperti pasien gejala ringan, tetapi kondisi frekuensi napasnya 20-30 kali per menit dengan saturasi: < 95%. Selain itu mengalami sesak napas tanpa distress pernapasan. Tempat perawatannya di RS Lapangan, RS Darurat Covid-19, RS Non Rujukan dan RS Rujukan.
    • Berat-kritis: ciri yang dialami hampir sama dengan gejala pasien sedang. Tetapi memiliki frekuensi napas: >30 kali per menit dengan saturasi: < 95%. Pasien juga mengalami esak napas dengan distress pernapasan. Kondisinya mengalami kritis: gagal napas, sepsis, syok sepsis, dan multiorgan failure. Perawatan dilakukan di HCU/ICU RS Rujukan.

    Apa yang Dilakukan Ketika Terkonfirmasi Positif Covid-19?

    Tindakan seseorang yang telah terkonfirmasi positif adalah harus melaporkan diri ke puskesmas/ fasilitas kesehatan (fasyankes). Agar memperoleh tindakan pemeriksaan dini oleh tenaga medis dan bisa dilakukan proses pelacakan kontak erat.

    Isolasi mandiri dilakukan atas saran dokter/ tenaga kesehatan apakah pasien cukup isoman di rumah, di fasilitas isolasi, atau dirawat di RS. Bagi orang yang terkonfirmasi positif tanpa gejala atau dengan gejala ringan, dapat isolasi mandiri di rumah. Sedangkan pengobatan dan vitamin harus berkonsultasi dengan pelayanan kesehatan/ dokter.

    Hal yang penting dilakukan adalah mengabarkan keluarga, komunitas, dan teman telah dinyatakan positif Covid-19 dan sedang melakukan isoman. Tujuannya agar kondisi diketahui oleh orang lain. Selain itu, ada orang yang membantu jika terjadi gejala berat dan perlu dilakukan tindakan medis.

    Pasien disarankan menyiapkan tas berisi kebutuhan darurat. Sehingga, ketika mendadak harus pergi ke fasyankes terdekat sudah tersedia.  Siapkan seperti KTP, kartu BPJS, kartu berobat di fasyankes/RS langganan, baju ganti, maupun peralatan lain seperti gadget. Pasien yang mengalami perburukan gejala harus segera hubungi fasyankes terdekat untuk dilakukan perawatan lebih lanjut.

    Permohonan Kebutuhan Isolasi Mandiri Melalui Telemedicine Pikobar Bagi Warga Jawa Barat

    Pemerintah Jabar membuat layanan akses obat dan multivitamin bagi warga yang melakukan isolasi mandiri di rumah. Rekomendasi diberikan melalui dokter setelah melakukan telemedicine pikobar. Permohonan permintaan kebutuhan obat-obatan dapat dilakukan melalui link ini.

    Isi secara langkap Form pendataan pemohon ini jika ingin mengajukan kebutuhan vitamin selama isolasi mandiri. Nantinya akan di proses oleh Tim Pikobar. Namun untuk sementara waktu, permohonan mulai tanggal 4-7 Juli 2021, akan didistribusikan setidaknya setelah tanggal 8 Juli 2021.

    Jangan lupa siapkan Identitas dan bukti foto atau dokumen telah terkonfirmasi positif Covid-19. Karena akan diminta saat pengisian form permintaan obat dan multivitamin. Konsultasi dengan Dokter juga dilakukan melalui hotline Pikobar melalui pesan whatsapp. Jadi, tunggu apalagi lakukan telemedicine bagi warga yang merasakan membutuhkan konsultasi dan pelayanan kesehatan.

    Artikel menarik lainnya: Unsur TNI, POLRI NU dan Pol PP Datangi Kantor Desa Cicantayan, Ada Kejadian Gawat Apa di sana?

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *