Kandungan Gizi Tempe yang Kabarnya Menjadi Sangat Tipis

kandungan gizi tempe

Akhirnya makanan dari kedelai menjadi bahan omongan kembali, tetapi tahukah anda kandungan gizi tempe. Jadi begini saudara-saudara sekalian sumber omongan tempe sebenarnya pada bahan kedelai yang sebagian besar di impor. Karena rupiah tidak mampu menahan kenaikan nilai dolar, ya mau tidak mau mempengaruhi bahan makanan berupa kedelai tersebut.

Meski pun tempe itu makanan khas dari Indonesia, tetapi bahannya harus dibeli dari Negara lain. Enggak tanggung-tanggung loh, tahun 2017 saja, impor kedelai mencapi 2,67 juta ton. Ingat itu impor setiap tahun ya. Para pengusaha mengimpor kedelai sesuai kebutuhan industri dan pasokan tempe di dalam negeri.

Fokus obrolan tempe sebetulnya bukan soal tipis atau tidaknya, tetapi tentang harga yang sangat dipengaruhi nilai rupiah terhadap dolar. Misalnya begini, ketika dalam satu minggu nilai rupiah melemah, maka hagra impor minggu depan bisa terpengaruh, kalau minggu ini Rp6.790 per kg, minggu depannya dapat naik menjadi Rp7.000 per kg.

Kalau bahan kedelai sudah naik begitu, maka pengusaha tempe bakal putar kepala, antara memperoleh keuntungan yang kecil atau menaikkan harga makanan mereka. Begitu loh saudara-saudara sekalian. Jangan mau makan tempe ketipisan, kan enggak kenyang!

Nah, penjalan tadi soal harga tempenya, terus sebenarnya apa sih kandungan gizi tempe sampai menjadi obrolan emak-emak sampai politisi segala. Mana sampai viral lagi.

Baca juga : Upaya Mencegah Kerusakan Alam dari Polusi Demi Kesehatan Manusia 

Ada Protein Nabati Dalam  Kandungn Gizi Tempe

Soal kandungan gizi tempe tampaknya lebih layak dibahas ketimbang soal tebal-tipisnya. Kan tempe itu bagus bagi kesehatan, jangan sampai emak-emak enggak mau beli dibilang harganya kemahalan.

Emak-emak rumah tangga pasti tidak bisa lepas dari tempe. Harganya yang murah dan gampang diperoleh mmebuatnya terus hadir di meja makan keluarga. Apalagi rasanya uenak toh dan disukai oleh anak-anak juga.

Dibalik jenis makanan yang sering diumpamakan “mental tempe” ini ternyata banyak sekali kandung gizi tempe, yang sangat manfaat yang baik bagi tubuh. Tahukah Anda wahai Ayah dan emak-emak Indonesia, kacang kedelai sangat kaya kandungan protein. Selain itu, tempe ternate mempunya kandungan lemak baik dan kalori.

Enggak Cuma itu saja, ada juga kandungan vitamin B kompleks, magnesium, zat besi, kalsium, seng, hingga fosfor pada bahan yang saban hari ada di pasar ini.

Menariknya Kandungan gizi tempe dilengkapi isoflavon yang sangat tinggi yang dikenal sebagai antioksidan untuk tubuh mencegah masalah kesehatan tubuh. Selain itu, bagi Anda yang mengonsumsi tempe membuat risiko penyakit jantung akan berkurang dengan signifikan.

Kalau kolestrol tinggi, Anda mending makan tempe saja, karena bisa mengurangi lemak jenuh sebanyak 10-20 persen dalam tubuh. Sehingga risiko penyakit jantung koroner menurun secara signifikan.

Baca juga : Jasa Raharja Akan Membayar Santunan Bagi Korban Kecelakaan Bus dan Transportasi Lainnya

Rasanya Enak dan Kandungan Gizi Tempe Baik Bagi Tubuh

Tidak cuma sebagai makanan murah dan merakyat, tempe memiliki rasa yang enak sekali nan bergizi. Bayangkan saja, kandungan gizi tempe dalam satu porsi dengan berat 3 ons terdiri dari 160 kalori, 9 gram lemak dan 15 gram protein. Dari tempe pula, tubuh bisa memperoleh vitamin B dan mineral seperti zat besi, kalsium, kalium dan magnesium.

Sehingga, makanan ini sangat disarankan dikonsumsi sesuai kebutuhan keluarga. Mau direbus atau dogoreng, rasanya juga sangat enak. Apalagi tempe bisa dicampur dengan olah makanan lain, seperti dicampur sambal atau dicampurkan ke dalam sup.

Nah, bagi emak-emak di luar sana, kalau pun harga tempe naik sedikit tak apalah. Kan kandungan gizinya bagus bagi anak-anak di rumah. Satu hal yang penting, kandungn gizi tempe bisa menjadi makanan sehat bagi keluarga kita semua.

 

One thought on “Kandungan Gizi Tempe yang Kabarnya Menjadi Sangat Tipis”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.