Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini
Kesehatan

Menteri Kesehatan: Derajat Kesehatan Masyarakat Sangat Dipengaruhi Kondisi Lingkungan

Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini

Pelayanan kesehatan ternyata bukan menjadi faktor utama tingkat derajat kesehat masyarakat, melainkan dipengaruhi kondisi lingkungan. Keterangan tersebut diberikan oleh Menteri Kesehatan Nia Moeloek saat rapat Kerja Nasional Indonesai Bersih yang diadakan oleh Kemenko Maritim dan Kementerian LHK (21/2/2019).

Pernyataan tersebut didasarkan Teori H.L. Blum bahwa derajat kesehatan dipengaruhi beberapa faktor, antara lain:

  1. Faktor lingkungan: 40%.
  2. Faktor perilaku: 30%.
  3. Faktor pelayanan kesehatan: 20%.
  4. Faktor genetika (keturunan): 10 %.

Faktor lingkungan tersebut dapat dilihat dari kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan dan sanitasi. Faktor penentu tertinggi dari kondisi lingkungan menjadi penyebab tertinggi yang mempengaruhi kualitas kesehatan masyarakat.

Baca juga: Air Kotor Mengganggu Kesehatan

Apa Kaitan Faktor Lingkungan dengan Derajat Kesehatan Masyarakat?

Kenapa bukan pelayanan kesehatan yang menjadi faktor terpenting penentu derajat kesehatan masyarakat? Kok Faktor lingkungan yang dinilai paling tingi memperngaruhi masalah kesehatan?

Faktor lingkungan menjadi indicator mencegah terjadinya masalah kesehatan masyarakat, seperti dari soal sampah, unsur kimia yang mencemari air, biologi yang merusak alam, hingga faktor sosio budaya. Perubahan lingkungan dari kebiasaan membakar sampah plastik dengan kandungan polyvinylchlorude (PVC) mengekuarkan zat berbahaya mempengaruhi kesehatan masyarakat dari satu lingkungan tempat tinggal.

Masalah lingkungan pula yang bisa menjadi penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue yang belakangan diberikan terjadi di berbagai daerah di Indonesia. Masalah penyakit DBD bukan hanya soal nyamuk, tetapi dipengaruhi tingkat kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan tempat tinggalnya.

Masalah Penyakit Demam Berdarah bisa terjadi karena genangan air, di tanah, barang bakas, bahkan di sela pepohonan dapat menjadi sarang jentik nyamuk. Sehingga ketika nyamuk menjadi dewasa menjadi penyebab penyakit DBD.

Oleh Karena itu, ketika terjadi masalah kesehatan pada anggota keluarga atau masyarakat persoalannya bukan dari pelayanan kesehatan. Namun, masyarakat tidak melakukan pencegahan dengan memperhatikan lingkungan yang dapat menimbulkan penyakit berbahaya.

Baca juga: Cara Membuat Sahabat Pria Mencintaimu dan Tidak Terjebak Friend Zone

Sesungguhnya, masalah kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pelayanan kesehatan, namun pengetahuan dan tanggung jawab masyarakat dalam memperhatikan lingkungan.  Apabila faktor lingkungan tidak diperhatikan, maka semakin banyak masalah kesehatan yang muncul. Ditambah perilaku hidup sehat masih jauh dari harapan.

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close