Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Kesehatan

Cara Menggosok Gigi yang Tepat dan Berbagai Dampak Kesehatan Jika Tidak Melakukannnya

Tidak sulit untuk membuat mulut dan gigi tetap sehat, asalkan mampu menjaga kedisiplinan dan mau mengubah pola kebiasaan.

Masalah utama kesehatan gigi dan mulut di Indonesia tidak memiliki kebiasaan menggosok gigi yang tepat. Sehingga, banyak ditemukan karies gigi yang sekitar 60-90 persen pada anak-anak usia sekolah dan sebagian besar orang dewasa.

Tahukah kamu, karies gigi muncul diakibatkan infeksi yang menghancurkan struktur gigi. Hingga, menjadi penyebab gigi berlubang. Apabila tidak dilakukan penanganan dengan baik, dapat mengakibatkan penyakit nyeri, gigi tanggal, dampak paling parah adalah kematian. Padahal, bisa dicegah apabila penderitanya sering mengunjungi dokter gigi. Namun orang Indonesia umumnya tidak memiliki kebiasaan mengunjungi dokter gigi secara wajib dan rutin.

Orang mempunyai anggapan kalau memeriksa ke dokter gigi itu mahal. Padahal, merawat gigi itu sangat penting. Agar kondisinya tetap sehat dan tidak memunculkan berbagai penyakit. Lalu, bagai mana cara merawat gigi yang baik?

Cara Menggosok Gigi yang Tepat Ternyata Masih Banyak Orang yang Keliru

Menurut website kemenkes.go.id, tidak sedikit orang yang salah dalam cara merawat gigi yang tepat. Salah saunya, hanya menyikat gigi sebelum sarapan dan sebelum berangkat tidur. Ternyata tidak, menyikat gigi yang baik adalah setiap kali selesai makan baik itu, sarapan, makan siang, dan makan malam. Selain itu, perlu dipahami cara menyikat gigi yang baik dan benar.

Berikut cara cara menggosok gigi yang tepat agar tetap terjaga kesehatannya:

  1. Menggunakan sikat gigi berbulu halus dan mengganti dalam waktu 3 bulan sekali.
  2. Pilih pasta gigi yang memiliki fluoride.
  3. Meletakkan sikat gigi dengan bentuk sudut 450 terhadap gigi.
  4. Permukaan dalam gigi depan, sikat dalam posisi vertikal.
  5. Menggerakkan sikat gigi dengan naik-turun. Arahnya gusi ke gigi (tidak bolak-balik) untuk permukaan luar (bukal) dan bagi permukaan dalam (lingual).
  6. Membersihakn permukaan pengunyahan (oklusal) dengan cara gerakan yang memutar.
  7. Jangan lupa sikat juga lidah agar tidka banyak bakteri pada mulut.

Selain itu, sikat gigi juga perlu diperhatikan kegunaannya bagi anak dan orang dewasa. Gunakan sikat gigi bulu halus dan lembut, kepala sikat dengan ukuran kecil untuk anak dan besar bagi orang dewasa dewasa. Pastikan pegangan sikat pas ketika dipegang untuk membersihkan gigi. Cara merawat gigi yang tepat menjadi sangat penting aga terhindar dari penyakit gigi dan jenis penyakit lainnya.

Masalah Penyakit Gigi yang Tidak Disadari Oleh Banyak Orang

Penyakit infeksius bisa mengakibatkan perubahan pada bagian tubuh, meski jauh dari lokasi sumber penyakit. Rongga Mulut menjadi pintu masuk dan lokasi infeksi mikroba (bakteri, virus, dan jamur). Pengaruhnya dapat merusak kondisi kesehatan secara umum.  Orang sering lupa untuk untuk membersihkan gigi dan mulut. Sehingga, timbul penyakit pada rongga mulut terutama bagian gigi.

Seperti yang disebutkan sebelumnya bahwa, masalah utama gigi adalah Gigi Berlubang/ Karies. Penyakit karies ditandai munculnya lubang pada gigi yang ditemukan dari bagian keras gigi. Lalu timbul rasa linu ketika makan/ minum dingin, asam, dan manis. Jika gigi tidak diobati, lubang dapat mengenai pulpa/ saraf gigi yang mengakibatkan infeksi,radang, dan sering timbul sakit spontan.

Hal yang perlu diketahui adalah rongga mulut dipenuhi berbagai jenis Bakteri dan sisa makanan. Makhluk kecil tersebut tumbuh subur, berkelompok, dan melekat erat di gigi dan tidak memiliki warna disebut PLAK. Karbohidrat dari sisa makanan, terutama makanan manis dan lengket akan dirubah oleh bakteri dalam plak menjadi ASAM. Asam inilah yang dapat mengikis lapisan email gigi sehingga menjadi keropos dan berlubang, bahkan sampai mahkota gigi habis dan menjadi sisa akar. Masalah di rongga mulut lainnya yang sering ditemukan adalah radang Gusi/ Gusi Berdarah.

Infeksi dari gigi dan saku gusi dapat menyebar dan mempengaruhi munculnya penyakit  pada bagian tubuh lain. Seperti penyebab penyakit jantung, pneumonia (radang paru), abses paru, otak, mediastinum. dan kelahiran prematur. Sehingga, kesehatan pada mulut dan gigi perlu dijaga dan tetap sehat.

Cara Menggosok Gigi Tepat Agar Tetap Menjaga KeSehatan

Ada beberapa hal yang dapat dilakukan agar gigi tetap sehat, seperti  mengurangi jenis makanan dan minuman manis. Selain itu, jangan dikonsumsi dalam kondisi masih Panas atau Terlalu Dingin. Karena, mempunyai risiko merusak sensitivitas gigi. Makanan manis perlu dikurangi karena mengandung gula sebagi pemicu perkembangan bakteri di rongga mulut.

Jaga kebiasaan untuk menggosok gigi minimal 3 kali sehari, terutama mendekati waktu tidur malam. Kebiasaan menggosok gigi sebelum tidur manfaatnya membuang sisa makanan pada gigi. Sehingga, bakteri tidak bertambah dan mempengarugi kesehatan gigi.

Makan buah-buahan yang segar untuk membuat tubuh tetap sehat. Serat pada buah-buahan segar berfungsi untuk membersihkan kotoran dan sisa makanan yang bisanya melekat di gigi. Apabila semakin banyak konsumsi buah-buahan segar, maka terjaga kesehatan gigi. Obat kumur juga penting digunakan paling banyak 2 kali sehari. Tujuannya, agar membantu gigi tetap sehat dan segar. Obat kumur yang mengandung fluoride berguna untuk kesehatan dan mencegah gigi berlubang.

Nah, demikian cara menggosok gigi yang tepat dan dapat dijadikan kebiasaan untuk menjaga kesehatan pada gigi dan mulut. Tidak sulit untuk membuat mulut dan gigi tetap sehat, asalkan mampu menjaga kedisiplinan dan mau mengubah pola kebiasaan.

Baca juga: Masalah Kesehatan dan Nilai Kebersamaan dari Mitos Santri Harus Berkudis

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close