Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Kesehatan

Cara Memeriksa Kanker Payudara dan Mengecek Benjolan

Perempuan harus rajin memeriksa kanker payudara, jangan-jangan terdapat benjolan. Ada banyak penyebabnya, seperti paparan bahan kimia beracun, pestisida, minyak, bahan pembersih dan polusi udara.

Apabila ibu atau saudara dari seorang perempuan mengidap kanker payudara, maka perempuan tersebut memiliki kecendrungan juga terkena kanker payudara. Penyakit tersebut umumnya terjadi oada perempuan dengan usia diatas 50 tahun.

Kanker payudara berkembang dengan lambat dan sering bisa diobati jika diketahui lebih awal. Para perempuan dapat mengamati gejala kanker payudara dengan cara pemeriksaan sendiri. Kamu bisa mengecek dan menyelidiki apakah terdapat benjolan atau cairan yang keluar dari puting susu.

Cara memeriksa yang baik kanker payudara adalah dilakukan sebulan sekali, maka dia mengenal bentuk payudaranya dan merasakan jika terjadi perubahan yang tak biasa.

Jangan Bingung Memeriksa Kanker Payudara, Baca Penjelasan Berikut ini.

Periksa Melalui Kaca

Cobalah lihat payudara kamu dikaca. Angkat tangan di atas kepala. Lalu perhatikan tentang perubahan payudara, benjolan, perubahan kulit, dan pada putting. Kemudian letakkan tangan di samping tubuh dan periksalah lagi payudara kamu.

Tekan Payudara Kamu

Berbaringlah. Lalu luruskan jari kamu. Lalu tekan Payudara. Rasakan apakah ada benjolan di sana.

Meraba Seluruh Bagian Payudara

Kamu harus meraba seluruh bagian payudara. Lakukan dengan pola yang sama setiap kali melakukan pemeriksaan. Misalnya, gerakan melingkar seperti spiral atau gerakan gars lurus akan sangat membantu.

Kalau Menemukan Benjolan Apa yang Harus Dilakukan?

Apabila bengkaknya halus atau kenyal, dan bergeser di bawah kulit ketika ditekan degan jari. Maka tidak perlu khawatir. Kalau memeriksa kanker payudara menemukan bentuknya keras dan tidak rata dan menimbulkan rasa sakit. Kamu harus memperhatikannya, terutama bila bengkak hanya terjadi pada satu payudara dan tidak bergeser bahkan ika anda tidak menekannya.

Apabila kangker payudara ciri-cirinya bengkak tersebut tetap ada setelah datang bulan, kamu harus segera menemui petugas kesehatan, karena bisa saja itu merupakan gejala efek kanker payudara. Perhatikan juga puting , jika mengeluarkan cairan dan Nampak seperti darah atau nanah.

Kasus Kanker Payudara Banyak Ditemukan di Indonesia

Untuk diketahui saja bahwa kanker payudara menjadi satu kanker tertinggi di Indonesia, 50 dari 100.000 orang terkena penyakit tersebut. Berdasarkan data Kementerian kesehatan, kanker payudara merupakan 10 penyebab kematian tertinggi, yaitu 21,5 per 100.000 pernduduk.

Kanker payudara menurut WHO memperkirakan akan banyak terjadi di negara berkembang, termasuk kanker payudara. Indonesia dikenal sebagai salah satu dari negara berkembang dikenal insiden kanker yang tinggi.

Agar diketahui bahawa ada 70 persen pasien terdeteksi stadium lanjut. Tingginya angka kanker ini tentu menjadi beban biaya BPJS hingga lebih dari Rp1 triliun setahun. Apabila kanker masih stadium awal tentu mengurangi beban biaya pengobatan bagi penderitanya.

Baca juga :

Pengakuan Geopark Ciletuh Menjadi UNESCO Global Geopark Harus Bermanfaat Bagi Masyarakat Sukabumi

Pemerintah Menyiapkan Pembuatan KTP Elektronik Hanya Satu Jam

Maka, kanker ini dianggap berbahaya dan harus diperiksa lebih awal. Pencegahan penyekit berbahaya tersebut bisa dicegah dengan perilaku hidup sehat dan sering melakukan pemeriksaan sendiri.

Pihak Kementerian Kesehatan menyarankan perempuan menyadari tentang munculnya benjolan dan tidak beres pada payudara lebih dini dan diambil tindakan yang secepatnya. Orang yang terkena kanker harus segera melakukan konsultasi dengan dokter spesialis atau onkolog apabila ditemukan benjolan dan perubahan pada payudara.

Jangan ditunda dan barau tahu tiba-tiba sudah kanker payudara stadium 4, karena akan membuat sel kanker berkembang lebih parah dan ganas. Hal tersebut membuat peluang untuk sembuh lebih lama.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close