Kesehatan

Beberapa Cairan Disinfektan Ternyata Dapat Menimbulkan Gangguan Pernafasan

Masyarakat banyak mencari cairan disinfektan, karena dapat mengurangi risiko virus corona, tetapi harus hati-hati karena dapat menimbulkan gangguan pernafasan. Disinfeksi merupakan proses menghilangkan secara kimia mikroorganisme, termasuk di sekitar tubuh. Menurut Profesor Arif Sumantri, Ketua Umum Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI), disinfektasi harus dilakukan secara aman.

Ia juga menjelaskan bahwa orang yang menggunakan cairan disinfektan tetap harus mencuci tangan yang bersih. Orang yang membersihkan lingkungan dengan disinfektan juga disarankan memakai pakai sarung tangan. Alasannya karena mempunyai zat yang menimbulkan iritasi kulit dan memunculkan bau.

Tidak hanya itu, beberapa disinfektan malah membuat gangguan pernafasan. Untuk itu, diingatkan pula orang yang melakukan penyemprotan harus menggunakan baju khusus. Tujuannya demi melindungi tubuh agar tidak terdampak cairan yang disemprotkan. Sementara itu, Arif Sumantri juga menjelaskan justru budaya perilaku perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang lebih penting untuk dilakukan. Contohnya rajin mencuci tangan dengan sabun dan memiliki sanitasi yang baik.

Ingat Perilaku Hindup Bersih dan Sehat (PHBS) Lebih Penting Dibandingkan Penggunaan Cairan Disinfektan Terlalu Sering

Kegiatan disinfeksi menjadi percuma jika  PHBS tidak dilakukan dan sanitasi malah buruk di lingkungan tempat tinggal. Dampaknya proses pembersihan mikroorganisme kurang efektif dan menjadi percuma. Karena bakteri dan virus mudah datang kembali baik karena pertumbuhan atau akibat pembawa yang menempelkannya di sekitar kita.

Proses disinfektasi menjadi percuma karena tetap akan ada ancaman mikroorganisme, karena tidak punya kebiasaan hidup bersih. Virus mudah menempel di benda-benda mati dan sering dipegang tangan banyak orang. Selain itu, virus dapat berkembang setelah percikan droplet bersin atau batuk dari manusia ke manusia.

Baca juga : SETELAH 6 DOKTER DIUMUMKAN MENINGGAL, JANGAN SEPELE COVID-19, DUKUNG UPAYA TENAGA KESEHATAN KITA

Katanya, “Hal penting yang diketahui terkait sanitasi. kondisi lingkungan apapun menjadi tidak efektif kalau sanitasi tidak baik. Mikroorganisme dapat melekat pada benda mati jika kondisi sekitar tidka bersih. Lalu, dapat menempel ditangan tangan atau tersebar dengan droplet.

Intinya Disinfeksi dapat menghilangkan mikroorganisme dengan proses fisika atau kimia. Cara membunuhnya dengan disinfektan. Namun, dapat berbahaya bagi masyarakat kalau tidak dilakukan secara aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *