Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Kesehatan

Apa Herd Immunity itu dan Bisakah Indonesia Menerapkannya?

Setidaknya 70-90 persen populasi kebal terhadap virus

Ketika virus corona menyebar tidak terbukti tidak ada yang bisa kebal dan menyebar cepat ke seluruh dunia, namun sudah ada negara yang melakukan herd immunity. Lalu, apa herd immunity itu? Ketika sebagian besar dari populasi memiliki kekebalan terhadap penyakit menular.

Setidaknya 70-90 persen populasi kebal terhadap virus. Contohnya: empat dari lima orang mampu bertahan. Sehingga, penyebaran penyakit menular dapat dikendalikan. Kondisi herd immunity tergantung seberapa banyak penyakit menular mengakibatkan infeksi. Bagaimana kita bisa mencapai herd immunity dari penyakit menular?

Apa Ada Contoh Penyakit Menular berhasil Diatasi dengan Kondisi Herd Community itu?

Campak, gondongan, polio, dan cacar air adalah contoh penyakit menular yang merupakan penyakit menular, namun sebagian orang bisa kebal dengan bantuan vaksin dan bisa dikatakan mampu membuat kondisi herd immunity. Banyak wabah penyakit dapat dicegah dengan vaksin di masyarakat. Banyak orang dewasa bisa kebal, setelah terjadi infeksi sebelumnya. Penyakit masih bisa beredar dan menginfeksi anak-anak jika memiliki sistem kekebalan yang lemah pada tubuhnya.

Sayangnya, ada virus lain (seperti flu) bermutasi seiring waktu, sehingga antibodi dapat memberikan perlindungan untuk jangka waktu yang singkat. Setelah itu, virus menginfeksi dengan cepat pada manusia. Virus corona yang dikenal COVID-19 menjadi contoh manusia sangat tidak mampu menahan serangannya ketika masuk ke dalam tubuh. Korbannya sungguh luar biasa banyak, karena telah terjadi 4,989,546 kasus positif dan 324,974 di seluruh dunia dalam waktu singkat. Sementara di Indonesia, terjadi 18.496 kasus dan 1.221 orang meninggal.

Lalu, bisakah menerapkan herd community terkait wabah COVID-19? Dibutuhkan setidaknya 70 persen populasi yang kebal untuk bisa melakukan herd immunity. Pemerintah Indonesia tampaknya tidak akan melakukan opsi herd immunity, meskipun santer terdengar diupayakan pelonggaran dari kebijanan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Cara Menahan Laju Penyebaran Virus Corona Sebelum Melakukan Herd Immunity

Cara terbaik yang dapat dilakukan saat ini untuk menahan laju penyebaran virus adalah mengikuti aturan pemerintah secara bersama. Seperti jaga jarak fisik, melakukan sebagian besar kegiatan di rumah, dan menjaga pola hidup bersih dan sehat hingga ada tanda-tanda pengurangan kasus penularan yang signifikan. Selama vaksin belum ditemukan, maka belum ada cara efektif untuk membasmi virus corona.

Kalaupun akhirnya pemerintah mengambil langkah berdamai hidup berdampingan dengan virus corona, perlu diambil langkah yang tepat. Persoalannya, belum selesai penerapan PSBB, masyarakat sudah banyak yang melakukan aktivitas di luar rumah, melakukan kerumunan, tidak pakai masker dan tidak menerapkan perotokol kesehatan.

Upaya jangka panjang tampaknya diperlukan untuk mencegah penyebaran virus corona, hingga virus corona dapat diciptakan. Kita perlu waspada ketika sekolah, kantor, dan aktivitas lainnya mulai boleh dilakukan di luar rumah. Sementara angka kasus penyebaran virus corona masih menunjukkan angka yang tinggi.

Virus corona bisa menginfeksi siapa saja, dari usia anak-anak hingga orang dewasa. Penerapan herd immunity mungkin bisa dilakukan berdasarkan dengan berbagai pertimbangan dan melihat risiko lebih besar yang mungkin terjadi di Indonesia.

Baca juga: Belajar dari Bocah Penjual Jalangkote, Sudahkah Orang Tua Mengajari Anak Tidak Melakukan Bullying

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close