Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Kesehatan

Alasan Oximeter Penting Bagi Pasien Covid-19 yang Isolasi Mandiri

Alasan oximeter penting bagi pasien covid-19 yang sedang isolasi mandiri karena menjadi alat yang bermanfaat memantau Saturasi oksigen. Alat pulse oxymetry sangat mudah digunakan dan merespon cepat karena bisa menilai penyaluran oksigen dari sumbernya secara akurat.

Alat oximeter juga sederhana dan tidak mahal harga penjualannya.  Sehingga bisa langsung dibeli dan praktis digunakan. Alat ini sangat efektif memantau pasien yang mengalami perubahan mendadak dan perubahan kecil saturasi oksigen.

Saturasi oksigen adalah angka persentase hemoglobin yang terikat oksigen atau oksihemoglobin di dalam darah. Tugas hemoglobin adlaah mengikat oksigen dan mengedarkan ke bagian organ, jaringan, dan sel tubuh manusia.

Saturasi oksigen yang dipantau secara terus-menerus akan membantu mengecek kestabilan pasien secara berkala. Terutama pada pasien kritis yang sering mengalami perubahan cepat pada nilai gas darah arteri.

Adapun nilai normal saturasi oksigen adalah 95 % – 100 %. Jika saturasi oksigen menunjukkan di bawah 85 % itu tandanya jaringan darah tidak mendapatkan cukup oksigen Sedangkan, saturasi oksigen rendah di bawah 70 % adalah kondisi yang berbahaya bagi jiwa pasien.

Cara Memakai Oximeter Penting Diketahui Bagi Pasien Covid-19

Alat oximeter biasanya memiliki bentuk klik dan memakai dengan menjepit jari tangan. Lalu dipasangkan dan sensor akan mendeteksi jumlah hemoglobin atau zat di dalam sel darah merah. Selanjutnya layar monitor akan menunjukkan hasil pengukuran kadar oksigen dalam darah.

Perhatikan cara menggunakan oximeter yang benar

  1. Sebaiknya mencuci tangan sebelum dan sesudah memakai oximeter.
  2. Bersihkan kuku yang panjang dan tidak menggunakan cat kuku berwarna gelap.
  3. Jari tangan dihangatkan, apabila terasa dingin.
  4. Tekan tombol menyalakan oximeter. Lalu, jari diletakkan dalam posisi jari telunjuk, jari tengah, atau ibu jari, di antara capit oximeter. Lekatkkan dalam kondisi yang tepat.
  5. Lalu, tunggu selema beberapa detik kalau oximeter telah terpasang. Tunggu sampai ada hasil pengukuran kadar oksigen dalam darah.
  6. Selanjutnya, layar oximeter akan menunjukkan dua angka berbeda. Angka dengan tanda %SpO2 adalah tingkat saturasi oksigen dalam darah. Angka yang bertuliskani huruf HR (heart rate) adlaah jumlah denyut nadi atau detak jantung.
  7. Perhatikan tingkat saturasi normal bernilai 95% atau lebih. Kondisi kekurangan oksigen atau hipoksemia ketika turun kurang dari 92%. Sehingga, membutuhkan dokter untuk penanganannya.

Adapun faktor yang mempengaruhi tingkat saturasi oksigen adalah lancar atau tidak oksigen yang dihirup. Sehingga, mempengaruhi proses pertukaran gas di paru-paru dan konsentrasi hemoglobin. Selain itu, bisa dipengaruhi tTingkat kekuatan hemoglobin dalam mengikat oksigen.

Kondisi dapat menjadi lebih parah, apabila terdapat penyakit yang bisa mengurasngi kemampuan hemoglobin mengikat oksigen. Penyakit tersebut seperti Penyakit paru, emfisema, bronkitis kronis Asma, pneumonia, penyakit jantung , Covid-19 dan lainya.

Oleh karena itu, untuk mengecek kondisi saturasi oksigen dalam darah sebaiknya sediakat alat oximiter di rumah. Sehingga, dapat mengecek kondisi kadar oksigen dengan alat yang praktis tersebut secara berkelanjutan.

Artikel menarik lainnya: Apa itu Telemedicine dan Manfaat Bagi Kesehatan Pasien Covid-19

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close