Alasan orang berbohong dan Anda Mungkin juga Melakukannya

alasan orang berbohong

Ada saja alasan orang berbohong dan dampaknya ternyata bukan main-main, karena satu negara bisa dibuat geger. Itu pun, kalau rakyat satu negara Indonesia ini sudah tersambung internet. Eh tapi kan ada teve ya. Bukan-bukan, saya tak hendak membahas tentang kasus kebohongan itu, tetapi alasan dibalik orang yang tidak jujur tersebut.

Berikut ini ada ulasan menarik dari David J. Ley, PH.D seorang Psikolog Klinis dan Penulis buku berjudul, Insatiable Wives, Women Who Stray and The Men Who Love Them. Menurut Ley, kebohongan bisa terjadi karena masalah kepribadian. Menariknya, orang yang biasa berbohong melakukannya tanpa tujuan yang jelas, apalagi ketika kebohongan tak terbukti dan terus dibuat bingung atas penipuan yang telah dilakukan.

Nah, Ley telah berkerja bertahun-tahun dengan sejumlah orang. Sebut saja mereka pembohong patologis dan memperoleh wawasan tentang cara berpikir mereka. Kebohongan bisa menjadi masuk akal, ketika orang melihat dari sisi kacamata si pembohong.

Baca juga : Belajar dari  Berita Bohong Operasi Plastik

Alasan Orang Berbohong Karena Itu Penting bagi Mereka

Ley menemukan fakta bahwa alasan orang berbohong, meski tidak ada masalah, tetapi si pembohong berpikir masalah yang diangkat itu penting. Meski, orang di sekitarnya menilai itu tidak penting. Si pembogong mulai membuat penekanan-penekanan yang tidak terduga pada diri mereka sendiri.

Mereka bisa juga membuat masalah menjadi semakin besar. Bahkan ketika orang mulai meragukan persoalan yang sedang dibahas si pembohong. Anda mungkin bertanya-tanya, kenapa dia melakukannya atau mengetakan seperti itu.Tak jarang di luar nalar. Kok kepikiran ya bohongnya sampai begitu. Apalagi lintas kota lintas provinsi dan dibicarakan satu negara.

Menceritakan Kebohongan untuk Mengontrol Keadaan

Seperti tidak mampu mencari alasan tepat, lalu dibuat alasan lain yang dinilai akan dipercaya. Sang pembohong melakukannya untuk mengendalikan keadaan. Dia mencoba mempengaruhi orang lain untuk memperoleh reaksi yang diinginkan. Kalau ngomongin yang benar akan membuat dia di salahkan, oleh karena itu mencoba memberikan penjelasan lain. Meski akhirnya malah membuat persoalan menjadi lebih besar.

Si Pembohong Tidak Ingin Mengecewakan Anda

Misalnya begini, kalau nanti saya katakan bahwa saya ingin cantik. Apa kata mereka? Kan sayang ya sudah beli perias wajah mahal-mahal, tetapi dikira yang bukan-bukan. Oleh karena itu, lakukan kebohongan. Si pembohong merasa khawatir tidak dihormati bahkan dibenci oleh orang-orang di sekitar mereka. Jangan sampai tidak disukai dan tidak dihargai lagi. Apalagi kalau mengatakan kebenaran membuat diri dipermalukan oleh orang lain.

Kebohongan Seperti Bola Salju

Ketika kebohongan terus dilakukan, maka akan semakin tumbuh. Dari kebohongan satu yang harus disembunyikan, lalu membuat kebohongan lain yang lebih besar. Selanjutnya semakin banyak orang menyebarkan kebohongan yang sama. Terjadi bukan. Satu kebohongan melahirkan kebohongan lain. Ketika pelaku kebohongan besar mengakui perbuatannya, hasilnya olalala… Isi sendiri jawabannya. Kalau saya bilang sih efeknya memang seperti bola salju. Terus menggelinding sampai jauh.

Itu Bukan Kebohongan Bagi Mereka

Para pembohong sering merasakan begitu banyak tekanan, sehingga tidak mampu mengendalikan pikiran mereka. Ketika mereka mengatakan sesuatu, si pembohong merasa adalah kenyataan sebenarnya. dia berupaya menemukan cara untuk membuat situasi dipercaya oleh orang lain.
Kondisi yang lebih parah, ketika sang pembohong mulai menciptakan cerita alternatif alternatif lebih lengkap di kepala mereka. Lalu berupaya menciptakan situasi sesuai yang mereka inginkan.

Baca juga : Mengenal Pencak Silat di Tatar Sunda dengan Gerakan yang Indah

Alasannya ingin Kebohongan itu Benar

Si Pembohong berupaya meyakinkan cerita rekaan mereka dianggap benar. Pembohong berharap bahwa  dapat membuat sesuatu menjadi nyata. Sehingga menyatakannya berulang-ulang dan membuat orang mempercayainya. Sehingga orang lain pun menjadi sulit membedakan, ini orang benar atau bohong sih. Hingga orang lain berhasil mengecek cerita bohong yang telah menyebar seperti bola salju tadi. Ada faktanya kan begitu banyak orang percaya bahwa kebohongan itu dianggap benar.

eberapa orang berbohong lebih dari yang lain, tetapi bahkan pembohong sering benar-benar jujur ​​sebagian besar waktu. Tetapi itu sangat menonjol ketika tipuan mereka begitu mencolok, mudah dibantah, dan tampaknya tidak penting.

Anda yang bertanya alasan orang berbohong bisa mengikuti cara berpikir mereka seperti ulasan di atas. Jangan tanyakan lagi kenapa alasan dibalik kebohongan kepada si pembohong. Itu percuma. Ada-ada saja masa mencari jawaban dari pembohong.

Hal yang terpenting dari ulasan kebohongan tadi, Anda tidak menjadi pembohong juga. Karena membuat diri Anda menjadi orang yang tidak dipercaya. Apalagi sampai berakibat fatal dengan menimbulkan kebohongan baru dan memperdaya orang lain. Malah membantu menyebarkan dan membuat kebohongan menjadi jauh lebih besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.