Aku (Tidak) Mau Anakku Divaksin MR Karena Campak dan Rubella

Manfaat Divaksin MR karena campak dan rubella

Setelah puluhan juta anak divaksin MR karena campak dan Rubella pada tahun 2017. Kemenkes akan melanjutkan program pemberian vaksin untuk seluruh anak Tahap 2 di atas usia 9 bulan hingga 15 tahun mulai 1 Agustus 2018 nanti.

Program vaksinasi MR terhadap anak-anak dinilai cara paling tepat untuk mencegah penyakit campak dan rubella. Komitmen tersebut sudah dilaksanakan Kemenkes dengan memberikan imuniasi MR kepada 34,9 jiwa anak di pulau jawa pada tahun 2017.

Untuk melanjutkan komitmen untuk membumihanguskan penyakit campak dan rubella pada tahun 2020, Pemerintah meluaskan pemberian imunisasi secara skala nasional.

Baca juga : Membuka Akses Kegiatan Berkesenian Para Siswa Melalui Program Gerakan Seniman Masuk Sekolah

Divaksin MR Karena Campak dan Rubella Merupakan Hak Anak

Siapa Saja yang Harus Mendapatkan Imunisasi MR? Foto : https://promkes.net/tag/imunisasi-mr/
Siapa Saja yang Harus Mendapatkan Imunisasi MR? Foto : https://promkes.net.

Tahukah Anda kalau mencegah penyakit campak dan rubella merupakan hak anak? Untuk itu, pemerintah membuat program vaksin tersebut menjadi bagian dari program imunisasi.

Kampanye imunisasi Mr (Measles Rubella) menjadi kegiatan yang dilaksanakan seca massal untuk memutus penularan virus campak dan rubella dengan cepat.

Tindakan yang dilakukan pemerintah didukung oleh WHO (World Health Organization). Dr. Jihane Tawilah menyatakan bahwa memerangi campak dan rubella sangat peting untuk mendorong peningkatan kesehatan ibu dan anak.

Searah dengan pernyataan dari perwakilan WHO, UNICEF (United Nations Childrens Fund) juga juga mendukung program imunisasi MR untuk mencegah  wabah campak dan cacat bawaan saat lahir.

Orang tua diharapkan turut andil secara aktif untuk melindungi anak-anaknya dari berbagai penyakit berbahaya dengan imunisasi. Jangan meragukan tujuan penting dibalik pemberian imunisasi MR tersebut. Anak berhak memperoleh kesehatan dan jaminan terhindar dari penyakit berbahaya.

Anak Perlu Divaksin MR Karena Campak dan Rubella Berbahaya Bagi Anak

Meski kampanye dan mendorong anak divaksin MR karena campak dan rubella sangat berbahaya bagi kesehatan anak-anak. Toh, ada saja yang menolak dan menilai justru pemberian vaksin yang berbahaya.

Padahal, campak dan Rubella merupakan penyakit infeksi dan menular. Cara penyebarannya lewat saluran pernapasan. Virus akan menyerang dan bisa menyebabkan komplikasi yang serius. Penyakit yang bisa terjangkit, antara lain diare, radang paru (pneumonia), radang otak (ensefalitis), kebutaan bahkan kematian.

Hal yang harus diwapadai, penyakit rubella bisa menulari ibu hamil pada trimester pertama atau awal kehamilan. Dampaknya adalah keguguran atau bayi yang cacat ketika lahir di dunia.

Bukan penyakit biasa, karena kecacatan yang dikenal Sindroma Rubella Kongenital mengakibatkan kelainan jantung, mata, ketulisan dan menghambat perkembangan anak.

Cara pencegahan divaksin MR karena campak dan rubella menjadi metode terbaik bagi penyakit tersebut.  Dua penyakit bisa dihindari dengan vaksin MR.

Baca yuk : Apa yang Harus Dilakukan Saat Gempa Bumi?

Ingat, pemerintah bertujuan baik demi keselamatan anak dan mencegah salah satu penyebab kematian bayi. Maka, bawalah anak-anak Anda yang belum diimuniasi ke fasilitas kesehatan yang ditunjuk atau terdekat dengan tempat tinggal anda.

Jangan sampai Anda menyesal pada kemudian hari, karena anak yang anda sayang dan timang-timang meninggal karena campak dan rubella.

3 thoughts on “Aku (Tidak) Mau Anakku Divaksin MR Karena Campak dan Rubella

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.