Inilah Prosedur Pelayanan Kesehatan BPJS Pada Faskes Tingkat I

pelayanan kesehatan BPJS

Apakah Anda sudah mengerti pelayanan kesehatan BPJS pada faskes (fasilitas kesehatan) tingkat 1? Bagi Anda pemilik BPJS harus tahu bagaimana prosedur pelayanan ketika ingin berobat. Jangan sampai tidak tahu, kan sudah membayar iuran BPJS.

BPJS Kesehatan merupakah perusahaan BUMN yang didirikan untuk jaminan sosial. Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) dibuat untuk melaksanakan program pemerintah bernama JKN (Jaminan Kesehatan Nasional).

Program BPJS sebenarnya pengembangan dari program Askes (Asuransi Kesehatan). Sehingga, para peserta Askes sudah secara otomatis menjadi Peserta BPJS Kesehatan.

Lalu bagaimana sebenarnya prosedur pelayanan jaminan kesehatan untuk BPJS?

Baca juga : Menurut Fatwa MUI Vaksin MR Haram, Tetapi Kok Boleh Digunakan?

Aturan mengenai Prosedur Kesehatan Pelayanan Kesehatan BPJS

Prosedur BPJS Kesehatan
Prosedur BPJS Kesehatan

BPJS diselenggarakan dengan merujuk peraturan menteri kesehatan nomor 71 tahun 2014. Pada peraturan tersebut dijelaskan mengenai proses prosedur pemberian pelayanan jaminan kesehatan BPJS dilakukan dengan sistem rujukan berjenjang. Jadi, ada tingkatan fasilitas kesehatan yang harus diperhatikan oleh peserta BPJS ketika ingin berobat.

Aturan pada pasai 14 ayat 1, dijelaskan bahwa Peserta dapat berobat ke Faskes Tingkat 1dulu untuk mendapatkan jaminan kesehatan dari BPJS. Tidak bisa berobat langsung ke rumah sakit besar begitu saja.

Fasilitas kesehatan Tingkat I sudah tertera pada kartu BPJS. Faskes I sudah ditentukan ketika pendaftaran. Nah, nama fasilitas kehatan di kartu BPJS tersebut sebagai tempat berobat. Peserta harus melihat faskes yang dituliskan pada Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Selanjutnya, ketika Faskes Tingkat I tidak bisa melayani pasien maka akan dipindahkan ke rumah sakit sebagai fasilitas tingkat lanjutan. Prosedur tersebut berdasarkan aturan pada Pasal 15 ayat (2) dan ayat (3). Pasal tersebut tampaknya sebagai bentuk melindungi pasien yang tidak tertanganani pada faskes tingkat I. Rumah sakit yang ditunjuk berdasarkan rujukan dari faskes 1.

Dari aturan tersebut, pasien atau peserta harus memahami aturan prosedur pelayanan kesehatan BPJS agar mendapatkan jaminan pengeobatan. Maka, bagi Anda pemilik BPJS harus mencari informasi sebanyak-banyaknya ketika ingin berobat dna dapat menghubungi petugas di BPJS Kesehatan Center.

Persoalan Jaminan Kesehatan Adalah Kualitas Fasket Tingkat I

Hal yang harus diperhatikan pemerintah dalam menjalankan program jaminan kesehatan nasional (JKN) adalah kualitas faskes tingkat I. Apalagi tidak semua daerah memiliki fasilitas kesehatan yang memadai, bahkan kadang petugas kesehatannya pun tidak pernah datang.

Untuk itu, pemerintah mau tidak mau harus memonitor kondisi Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP)/Faskes Primer seperti di Puskesmas, klinik  atau dokter prakter perseorangan. Agar peserta dapat menerima kepastian pelayanan JKN dari BPJS. Kalau tidak ya, percuma saja, masyarakat akan tetap mendatangi rumah sakit untuk berobat.

Syukurnya kekhawatiran kondisi fasilitas pelayanan kesehatan akan kualitas faslitas kesehatan tersebut diperhatikan BPJS dengan melakukan monitoring dan evaluasi terhadap kualitas FKTP agar peserta BPJS Kesehatan mendapatkan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan kemampuan/kompetensi FKTP. dalam mengatasi 155 diagnosa penyakit.

Demi menjaga kualitas Faskes Tingkat I, BPJS BPJS Kesehatan terus melakukan evaluasi dan credentialing atau seleksi kualitas faskes. Sehingga, ada control faskes yang dapat bekerjasama dengan BPJS Kesehatan dan tidak asal-asalan dalam memilih sarana kesehatan yang layak bagi peserta program JKN.

Baca juga : Kita Harus Belajar dari Atlet Pencak Silat Hanifan Memeluk Prabowo dan Jokowi

Tahukah Anda, BPJS Kesehatan juga mengadakan program rujuk balik serta program pengelolaan penyakit kronis. Aktifitas Prolanis. Program tersebut terdiri dari konsultasi medis, edukasi, reminder melalui Sms Gateway, dan home visit.

Program rujuk balik yang dikembangkan untuk 9 penyakit antara lain: diabetus mellitus, hipertensi, jantung, asma, penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), epilepsy, schizophrenia, stroke,Systemic Lupus Erythematosus (SLE).

Semua program tersebut dilakukan, sebagai upaya BPJS Kesehatan bisa meningkatkan pelayanan kesehatan primer bagi pesertanya. Jadi, gunakan Kartu Indonesia Sehat (KIS) Anda sesuai prosedur pelayanan kesehatan.

3 thoughts on “Inilah Prosedur Pelayanan Kesehatan BPJS Pada Faskes Tingkat I

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.