Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini
kabar sukabumiTRENDING TOPIK

Perayaan Hari Buruh Kelompok EKATA Sukabumi : Membangun Kesadaran dan Membuka Akses Pelayanan Umum Terhadap Perempuan Pekerja  

Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini

Care Indonesia dan PPSW Pasoendan (Pusat Pengembangan Sumberdaya Wanita) mengadakan kegiatan Perayaan Hari Buruh bersama kelompok EKATA pada Hari Minggu (28 April 2019). Tema Kegiatannya yaitu Silaturahmi, Sehat, Pintar, dan Bahagia Bersama Kelompok EKATA (SEIA SEKATA).

Lokasi kegiatan berada di Lapangan Desa Bojonglongok Parakansalak, Kabupaten Sukabumi.  Acara dihadiri dari perwakilan Perusahaan (PT Gunung Salak, PT Cipta Dwi Busana, dan PT Dasan Pan Pasifik), Puskesmas Parakan Salak, Kepala Kecamatan Parakansalak, dan Perwakilan DP3A.

Kelompok EKATA (Empowerment, Knowledge, And Transformative Action) adalah kelompok perempuan pekerja garmen yang dibentuk dari inisiatif yang dilakukan oleh CARE International Indonesia. Program didukung oleh TARGET untuk meningkatkan kesejahteraan para pekerja perempuan.

Adapun program kegiatan dari kelompok EKATA adalah penguatan perempuan pekerja, wadah berbagi pengalaman, melakukan diskusi kelompok, dan Pelatihan secara rutin. Sehingga, para perempuan pekerja akan mempunyai kemampuan dalam melakukan dialog dengan perusahaan dan instansi lain melalui komunitas yang telah dibentuk.

Perayaaan Hari Buruh tahun 2019 pertama kali dilaksanakan bersama kelompok EKATA melibatkan anggota dari tiga desa sasaran program. Bentuk kegiatan yang dilakukan antara lain: Pemeriksaan kesehatan gratis, perlombaan (senam & yel-yel), makan bersama, dan bazar produk makanan dari anggota kelompok EKATA.

Baca juga: Peringatan Bagi Istri Buruh Pabrik, Suami Bergaji Rendah Membuat Kehidupan Tambah Perih

Perayaan Hari Buruh : Membuka Ruang untuk Bersuara dan Membangun Kesadaran Kritis Perempuan Pekerja di Sukabumi

Perayaan Hari Buruh tersebut mempunyai beberapa tujuan, antara lain:

  • Menyosialisasikan kegiatan kelompok dengan masyarakat sekitar.
  • Membangun hubungan dengan pemerintah lokal.
  • Membuka akses para perempuan pekerja dengan pemberi layanan umum di tingkat masyarakat.

Yeni Rosliani Sebagai Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sukabumi mengatakan, “Kami sangat mendukung apa yang dilakukan Care Indonesia di wilayah kabupaten sukabumi. Kegiatan ini mendukung pemberdayaan perempuan agar tidak terintimidasi atau diberi kesempatan untuk membantu perekonomian keluarga.” Dia menilai kelompok EKATA mampu membuat perempuan memiliki pengetahuan advokasi dari kegiatan pelatihan dan diskusi yang didampingi oleh Care Internasional Indonesia dan PPSW Pasoendan.

Sementara itu, Ferni Nofianty Dewi perwakilan dari Care Indonesia untuk Program WDHL (Worker Dignity, Health and Leadership) Sukabumi menjelaskan bahwa Kelompok EKATA dibentuk sebagai ruang berkumpul, bercerita dan saling mendengarkan. Serta mendukung untuk mencari jalan keluar bagi masalah keseharian para perempuan pekerja di lingkungannya. Dia mengatakan, “Care Indonesia dan PPSW Pasoendan memberikan pelatihan melalui sesi belajar dan diskusi bersama di kelompok EKATA. Tujuannya untuk mengatasi masalah akses pelayanan terhadap perempuan dan keluarga.”

Contohnya akses terhadap Pelayanan Kesehatan. Suwarno, SKM dari Petugas Penyuluh kesehatan Puskesmas Parakansalak berpendapat, “Kegiatan Program dari EKATA yang berkerjasama dengan Puskesmas Paraskansalak yang memberikan kesehatan gratis membuat masyarakat lebih sadar tentang kondisi kesehatan. Para pekerja khususnya perempuan memang sebaiknya mengecek kesehatannya secara rutin ke fasilitas kesehatan.”

Keberadaan kelompok EKATA membuat perempuan lebih berani bersuara dan mempunyai kesadaran kritis terhadap hak-haknya sebagai pekerja pabrik garmen. “Kelompok EKATA ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran kritis dari perempuan pekerja sesuai kebutuhan mereka. Selain itu, perempuan pekerja diharapkan mempunyai kemandirian  dan jiwa kepemimpinan untuk menyuarakan hak-haknya kepada pihak perusahaan,” Kata Direktur PPSW Pasoendan, Endang Sri Rahayu.

Baca juga: Pawai Samenan Kenaikan Kelas dari Kampung Cijati Cicantayan Sukabumi yang Selalu Ramai

Kegiatan Bersama Kelompok EKATA Diharapkan Dapat Dilakukan Secara Rutin

Para anggota EKATA berharap event seperti Perayaan Hari Buruh dapat dilakukan secara berkala. Agar terciptanya silaturahmi antara anggota dan membangun hubungan dengan masyarakat sekitar tempat tinggal mereka.

Sehingga, Kegiatan dari Kelompok EKATA dapat diketahui baik dari pihak perusahaan, masyarakat, pemerintah tingkat lokal maupun dari instansi pemerintah kabupaten Sukabumi. Hal tersebut, dapat memberikan semangat ekstra kepada perempuan pekerja karena program yang mereka ikuti terlihat manfaatnya secara lebih luas.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close