Butuh Strategi Khusus, Bukan Sekedar Rapat Koordinasi dan Pembentukan Dewan Kebudayaan Kabupaten Sukabumi

rapat koordinasi dan pembentukan dewan kebudayaan kabupaten sukabumi

Pemerintah Kabupaten Sukabumi telah melakukan rapat koordinasi kebudayaan sekaligus pembentukan dewan kebudayaan Kabupaten Sukabumi. Acara tersebut merupakan rapat koordinasi pertama kali yang dibuka langsung oleh asisten daerah bidang pemerintahan dan social, Drs. Asep Abdul Wasit. Dia didampingi juga oleh kepala dinas kebudayaan pemuda dan olahraga kabupaten sukabumi, Iwan Kusdian, MM dan Kepala bidang kebudayaan Dra. Yanti Irianti.

Asisten Daerah pun memberikan sambutan dengan mengucapkan terimakasih kepada semua budayawan yang telah berkenan hadir dalam kesempatan kali ini. Beliau mengajak kepada semua budayawan untuk terus berkomitmen mewujudkan sukabumi yang lebih baik.

Selain itu melakukan ikhtiar semaksimal mungkin supaya budaya yang ada harus terus di wariskan kepada generasi muda. Agar menjadi tanggung jawab semua pihak untuk saling mengisi dan menguatkan.

Baca juga: Dunia Relawan Literasi Sukabumi… Sabumi Volunteer berbagi Buku

Tujuan dan Sasaran Rapat Koordinasi Kebudayaan sekaligus pembentukan Dewan Kebudayaan Kabupaten Sukabumi

Pelaku Tokoh Kebudayaan Kabupaten Sukabumi
Pelaku Tokoh Kebudayaan Kabupaten Sukabumi

Drs. Iwan Kusdian MM, Kepada Dinas Budaya dan Olahraga  memberikan sambutan sekaligus laporan panitia yang menjelaskan bawah ada beberapa hal yang menjadi tujuan kegiatan rapat koordinasi tersebut, antara lain:

  1. Untuk mempererat tali silaturrohmi antara pemerintah dan para tokoh serta pemerhati seni budaya di kabupaten sukabumi.
  2. Membangun kesepahaman tentang konsep kebudayaan yang ada di Kabupaten Sukabumi.
  3. Mewujudkan sinergitas program kemajuan kebudayaan di Kabupaten Sukabumi.

Sementara itu yang menjadi sasaran kegiatan, sebagai berikut:

  1. Para tokoh dan pemerhati serta pencinta seni budaya di kabupaten sukabumi.
  2. Para pemangku kebijakan dalam hal ini pemerintah daerah.

Selanjutnya, rapat koordinasi memiliki beberapa target capaian, seperti:

  1. Tersusunnya pengembangan kebudayaan di kabupaten sukabumi.
  2. Tecapainya drap raperda kebudayaan.
  3. Terbentuknya wadah/organisasi/apa namanya yang bisa mewadahi unsur-unsur yangg peduli terhadap kebudayaan daerah di Kabupaten Sukabumi yang bisa dijadikan mitra dengan pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam kemajuan kebudayaan.

Baca juga: Marion Jola Selebriti Trending 2018 – Google Indonesia

Dibutuhkan Strategi Kebudayaan yang Kuat dalam Pembangunan di Kabupaten Sukabumi

Sementara itu, Pembicara dari BAPPEDA, Kabid pembangunan Manusia, Bapak Yudi memaparkan bahawa kebijakan pembangunan ekonomi yang belum diimbangi dengan  strategi kebudayaan yang kuat. Selain itu, pengelolaan keragaman budaya yang dimiliki saat ini dirasa belum optimal. Misalnya semakin seringnya terjadi kegaduhan SARA dalam masyarakat.

Beberapa tokoh budaya yang menjadi pembicara diantaranya, Drs Juanda dengan judul, “Pemeliharaan dan pengembangan seni budaya sukabumi” dan DR. Awan Setiawan, MSI yang menjelaskan tentang ”Budaya di Era Milenial“.

Dra. Yanti Irianti sebagi Kepala Bagian Kebudayaan menyampaikan beberapa poin penting agenda dalam kegiatan, yaitu telah terbentuknya Dewan Kebudayaan Kabupaten Sukabumi yang di ketuai oleh Drs. Juanda dengan masa bakti 2018-2023.

Pibsa, Ketua Pengelola Kampung Egrang Cibiru, Cicantayan Sukabumi pun turut menghadiri rapat koordinasi tersebut. Dia berharap kegiatan yang dilakukan bermanfaat luas bagi masyarakat secara luas.

Dari hasil saran pendapat dari para peserta disimpulkan butuh adanya inventarisasi seni budaya, terutama seni budaya yang hampir punah. Kemudian dalam merancang perlu ada pertemuan kembali untuk membahas dan menyetujui tentang unsur Peta Kebudayaan. Rapat Koordinasi kebudayaan diharapkan mampu memjadi ruh bagi pelaksanaan kegiatan pembangunan di Kabupaten Sukabumi.

One thought on “Butuh Strategi Khusus, Bukan Sekedar Rapat Koordinasi dan Pembentukan Dewan Kebudayaan Kabupaten Sukabumi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.