Kriya Bambu Cibiru, Potensi Pengrajin Gelas Bambu Sukabumi Yang Tidak Bisa Diabaikan

Pengrajin gelas bambu Sukabumi

Dari sebatang bambu diubah menjadi produk menari oleh pengrajin gelas bambu Sukabumi. Ruang usahanya dinamakan Kriya Bambu Cibiru yang berhasil menjadi sumber penghasilan bagi kehidupan keluarganya.

Sejak dahulu bambu sebagai sumber daya dari alam  nan melipah telah dimanfaatkan oleh masyarakat kita untuk digunakan dalam berbagai keperluan.

Tak terkecuali pemanfaatan bambu sebagai hiasan dan berbagai aksesoris unik yang memiliki nilai ekonomi potensial. Pengrajin Gelas Bambu Sukabumi ternyata tidak bisa diabaikan dan dipandang sebelah mata.

Baca juga : Keren! Motor Penarik Kursi roda “Bestral Motor” Diciptakan Di Sukabumi

Pengrajin Gelas Bambu Sukabumi yang Berdiri di Kampung Egrang Cibiru Cicantayan

Produk 1 Set  Gelas Bambu
Produk 1 Set Gelas Bambu

Pibsa (35) warga Kampung Egrang Cibiru, Desa Cicantayan, Kecamatan Cicantayan, sejak dua tahun silam berusaha menghidupkan kembali berbagai kerajinan berbahan dasar bambu. Awalnya dia memang tidak memulai sebagai pengrajin gelas bambu Sukabumi.

Dia lebih dulu bisa membuat produk dari bahan bambu berupa tas sandang, alat permainan egrang, hingga replika miniatur leuit. Bahkan, dia pernah diminta oleh salah satu cafe membuat meja dan kursi serta minibar ia buat menggunakan bambu.

Kreativitas tak akan pernah mati, Buktinya Pibsa dengan peralatan sedanya mampu mengolah bambu menjadi berbagai barang dan hiasan menarik. Meski, da belum memasarkan secara khusu produk-produk kerajinannya.

Pria yang biasa dipanggil dengan Kang Pibsa hanya mejual dengan metode penjualan dari mulut ke mulut, melalui pertemanan, dan jaringan komunitas. Dari situ, dia mulai memperoleh pesanan. Awalnya jumlahnya satuan dan lama-kelamaan sudah pernah meladeni pemesanan gelas hingga puluhan buah.

Biar tahu saja, produknya perlahan mulai dikenal karena kualitas barang yang dibuatnya tergolong baik. Menurut Kang Pibsa selama ini masih kesulitan untuk memenuhi kebutuhan pasar karena kurangnya sumberdaya manusia dan alat produksi yang terbatas.

Faktor tersebut diatasi dengan mengulik sendiri dan terus mencari cara agar usahanya terus berkembang.

Usaha Kerajinan Bambu yang Dimulai Dari Hobi

Awal mula terbentuk usaha Kriya Bambu Cibiru, ia membuat barang-barang tersebut berdasarkan hobi namun ternyata tidak sedikit yang suka dan lantas membelinya. “Saya hanya iseng dan menyalurkan bakat terpendam dalam crafting eh.. ternyata ada yang suka lalu barang saya di beli,” ujar Kang Pibsa sambil menorehkan label para produk gelasnya.

Kang Pibsa menyadari masih memiliki keterbatasan dalam bidang pemasaran dan permodalan untuk mengembangkan usaha Kriya Bambu Cibiru. Tetapi tidak menutup diri jika suatu saat ada pihak yang mengajaknya kerjasama dalam membantu menjual produk.

Ia juga tidak menutup kemungkinan apabila ada orang atau lembaga yang mau membantu dirinya untuk mengembangkan kerajinan ini menjadi sebuah industri skala rumahan. Sekali lagi usaha yang dilakukannya tidak bisa diabaikan, karena produk yang dibuatnya sangat menarik.

Baca juga : Menanti Kejutan Pertunjukan Seni dan Budaya Sukabumi “Ngariksa, Ngaraksa, Ngarumat”

Gelas bambu yang dibuatnya dapat digunakan untuk minum segelas the dan kopi. Pembeli biasanya membeli dalam beberapa gelas atau satu set peralatan minum berserta tekonya.

Bagi Anda yang penasaran tentang usaha yang dikembangkan oleh Kang Pibsa, datanglah berkunjung ke Kampung Cibiru, Desa Cicantayan, Kec. Cicantayan. Jangan sungkan bertanya dan hubungi saja nomor yang tertera di bawah tulisan ini.

Pemilik Usaha : Pibsa

Alamat : jl. Mama KH Oyon Kp. Cibiru Rt 04/03 Desa Cicantayan kec. Cicantayan Kab. Sukabum.

Nomor kontak : 081572218580

 

Ditulis Oleh Ifram Purnama Wira
Dari Korang Bumi-Komunitas Egrang Sukabumi

One thought on “Kriya Bambu Cibiru, Potensi Pengrajin Gelas Bambu Sukabumi Yang Tidak Bisa Diabaikan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.