Suka Duka Petani Milenial Sukabumi: Cerita Pemuda Ketanpedo Bertani yang Wajib Kamu Ketahui

Suka Duka Petani Milenial Sukabumi: Cerita Pemuda Ketanpedo Bertani yang Wajib Kamu Ketahui

Di sebuah kampung kecil sebut saja Kampung Cibiru, Cicantayan, sekelompok pemuda milenial Sukabumi yang menamai dirinya “Ketanpedo” sudah hampir satu tahun ini belajar bertani dengan pola organik. Hingga saat ini, mereka masih eksis dengan slogan “Yang muda yang bertani”.

Hambatan dan rintangan terus menghampiri di setiap kegiatan pertanian kami, mulai dari hama musim penghujan yang semakin meraja lela hingga harus extra dalam merawatnya.

Pada musim penghujan ini, beberapa kali harus gagal panen karna hama yang menyerang daun sayuran yang susah dikendalikan. Meskipun sudah diberikan pestisida nabati tetapi masih saja ada yang terserang.

Pemuda Milenial Bertani Ketan Pedo
Pemuda Milenial Bertani Ketan Pedo

Kami menyadari bertani organik tak semudah bertani konfensional yang dikala terserang hama bisa diatasi dengan obat kimia  dan hama bisa seketika hilang. Bertani dengan pola organik banyak mendapatkan ilmu pertanian hanya dari pengalaman yang kita praktekan sendiri.

Kami Pemuda Cibiru merasa bersyukur karna proses pertanian yang kami lakukan dibantu dan terus diberikan motivasi oleh komunitas 1000 kebun dari Bandung dengan dukungan penuh dari lembaga penelitian AKATIGA Bandung.

Belajar Bertani ala Pemuda Tani Milenial bukan Sekedar Mencangkul, Apa Saja yang Dibutuhkan?

Pemuda Cibiru Bertani Menjual Hasil Panen di Komplek Perumahan
Pemuda Cibiru Bertani Menjual Hasil Panen di Komplek Perumahan

Tak hanya pola organik yang kami dapatkan saat ini, management pemasaran menjadi target yang sedang dicapai. Hingga di setiap panen kami harus menjual sendiri,dan tentunya ada tim marketting yang dengan sigap mencari peluang pemasaran yang bagus.

Mulai dari online hingga keliling keluar masuk komplek. Pada sabtu 15 februari 2020 kami pemuda milenial Sukabumi pun berkeliling di Regency Mangkalaya dan komplek mangkalaya 2.

Baca juga :

SAMPAI KAPAN LASKAR SAMPAH SUKARAJA AKAN TERUS SEPERTI INI?

DUKUNG PERGERAKAN SOSIAL GABUNGAN SCOOTERIST PEDULI (GSP) POSKO SUKABUMI

Insyaalloh setiap minggu kami berkeliling ke rumah rumah,karna dengan berjualan langsung seperti ini. Selain bisa bertatap muka dengan konsumen juga dapat sharing informasi seputar pertanian organik. Jadi kami memberikan edukasi juga mengenai pertanian organik dan kualitas hasil panen yang kami jual kepada masyarakat.

Ingin lebih tau kegiatan yang kami lakukan bisa datang langsung ke kampung cibiru Rt 04/03 Desa Cicantayan Kecamatan Cicantayan Sukabumi. Ikuti juga kegiatan pemuda bertani Sukabumi di IG @ketan_pedo. Salam tani, Yang  Muda yang Bertani.

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *