Tue. Apr 16th, 2024
    Pemuda Cibiru Sukabumi Menggali Lahan Ilalang Menjadi Lahan Tanaman OrganikPemuda Cibiru Sukabumi Menggali Lahan Ilalang Menjadi Lahan Tanaman Organik

    Selasa 2 juli 2019, para pemuda Kampung Cibiru Sukabumi pergi ke lahan yang penuh ilalang, mereka mengubahnya menjadi lahan pertanian organik.

    Proses yang telah dilakukan bebeapa waktu lalu telah membuahkan hasil, beberapa jenis sayuran yang disemai 5 hari yang lalu kini mulai tumbuh subur. Tumbuhan ditanam di atas trey penyemaian. Beberapa jenis sayuran tahap pertama yang ditanam antara lain : caisim, bayam hijau, kangkung, pakcoy, pagoda, naybai dan lain-lain.

    Jadwal penyiraman pun dilakukan setiap hari pagi dan sore hari. Sementara Proses penyemaian dilakukan oleh teman teman pemuda seminggu sekali, Sehingga, panen pun untuk sementara dapat dilakukan seminggu sekali.

    Para Pemuda Kampung Cibiru Semangat Bertani di Lahan Tanaman Organik

    Untuk sementara ini, kita akan tanam di atas lahan 1000 meter yang berlokasi di Bukit Pasir Mangu. Kegiatan rutin yang dilakukan oleh anak muda Kampung Cibiru Sukabumi adalah proses penyemaian dan plotting lahan yang langsung di pandu oleh Kang Galih dan Teh Vani dari Komunitas Seribu Kebun.

    Kegiatan juga dibantu oleh teman-teman dari Akatiga dan Mandala Cipta, Sementara teman-teman Sukabumi tergabung dalam kelompok yang dinamai KETAN PEDO (Kelompok Tani Pemuda Organik). Anggota kelompok berjumlah 10 orang.

    Para pemuda selalu hadir begitu antusias dan sangat teliti mempelajari tentang pedoman dan praktik yang di paparkan oleh Kang Galih.

    Hal pertama yang dilakukan adalah mencampurkan 1 karung tanah dan 1 karung kompos diaduk hingga rata. Kemudian, tanaman disiram dengan sedikit air. Setelah itu dimasukan kedalam trey pembenihan dan ditanam berbagai jenis benih di atasnya.

    Tidak lupa juga di beri nama dimasing-masing trey dan penanggung jawabnya. Setelah proses penyemaian selesai, langkah selanjutnya adalah plotting lahan yang akan ditanam.

    Baca juga :

    Rumah Baca Pondok Ilmu, Taman Baca Masyarakat Berbagi Pengetahuan dari Teras Rumah

    nLangkah pertama yang dilakukan yaitu membersihkan rumput dilahan yang akan digarap dan dikumpulkan serta dicacah kasar. Setelah bersih kemudian lahan di gemburkan. Rumput yang tadi dicacah kemudian ditimbun dan ditaburi pupuk organik di atasnya.

    Proses ini terus dilakukan hingga mencapai 10 petak. Hal lain yang dilakukan adlah pematokan lahan luar yang akan digarap. Proses tersebut terus dijalani oleh pemuda dengan tujuan mencapai hasil panen yang maksimal.

    Dari proses kegiatan ini sangat tampak, apabila pemuda desa dibimbing dan diberi arahan cara bertani yang menarik, mereka juga mau turun ke lahan pertanian. Jadi, kalau mau mencari pemuda petani, bolehlah datang ke Kampung Cibiru, Cicantayan Sukabumi. Jangan lupa beli hasil panen tanaman organik mereka.

    Salam Pemuda Tani dari Kampung Cibiru

    Ditulis Oleh Pibsa

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *