Mahasiswa Peduli Kondisi Pendidikan Pelosok Melalui Gerakan Sukabumi Mengajar

Gerakan Sukabumi Mengajar
Gerakan Sukabumi Mengajar

Komunitas Gerakan Nusantara Terdidik (GNT) melaksanakan kegiatan Gerakan Sukabumi Mengajar Batch III 18-28 Januari 2019. Lokasinya di SD Negeri Cirengrang desa Rambay dan MI Manukur desa Calingcing kec Tegal Buleud Sukabumi.

Gerakan Sukabumi Mengajar adalah program pengabdian untuk anak-anak muda yang ditempatkan di daerah pelosok Sukabumi. Kali ini, Gerakan Sukabumi Mengajar melibatkan 20 orang relawan dari berbagai kampus di Indonesia.

Baca juga: Nikmatnya Mendirikan Taman Baca Masyarakat (TBM) Bagi Sabumi Volunteer

Gerakan Sukabumi Mengajar Demi Kepedulian Terhadap Kondisi Pendidikan Pelosok

Pemberian Hadiah Buku untuk Siswa Sekolah di SDN Cirengrang Sukabumi. Foto: Gerakan Sukabumi Mengajar.
Pembagian Hadiah Buku untuk Siswa Sekolah di SDN Cirengrang Sukabumi. Foto: Gerakan Sukabumi Mengajar.

Setelah melalui seleksi berkas dan seleksi wawancara, peserta Gerakan Sukabumi mengajar diumumkan 20 nama relawan terpilih. Lalu dilakukan pembangian tim dan pengumaman lokasi GSM Batch III.

Pembekelan relawan pun dilaksanakan pada tanggal 18 dan 19 Januari di Aula PUI Sukabumi. Pembekalan ini meliputi pemberian materi kerelawanan, jurnalistik dan pengajaran. Para  pemateri umumnya membagikan pengetahuannya terkait kegiatan kerelawanan.

Para relawan GSM batch III diberangkatkan menuju lokasi bersama tim penggerak menggunakan elf dan motor pada tanggal 20 Januari 2019.

Gerakan Sukabumi Mengajar melaksanakan kegiatan berupa mengajar dan assessment untuk pemberdayaan masyarakat. Ketua Penggerak, Rahmi Panani Hakim menyampaikan bahwa dibutuhkan banyak anak muda yang mau peduli dan turut andil memperhatikan kondisi pendidikan di daerah pelosok Sukabumi. Rahmi sedang menjadi mahasiswi Magister Universitas Pendidikan Indonesia.

Kondisi pendidikan di kampung-kampung pelosok Sukabumi sering memprihatinkan karena berbagai masalah, seperti fasilitas pendidikan, pengajar yang kurang, dan akses sarana pendidikan yang buruk.

Untuk itu, kegiatan kerelawanan sebagai upaya untuk memenuhi semboyan bahwa pendidikan adalah hak seluruh anak bangsa. Maka, gerakan kerelawanan di pelosok Sukabumi menjadi tugas bersama, demi mendorong pemerataan pendidikan di Indonesia.

Baca juga: Mencoba Shabu-Shabu di Restoran Jepang Kazoku Tei Sukabumi

Searah dengan pernyataan Rahmi, Abdu Ravi dari ITB yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut berpendapat, “Kegiatan semacam Gerakan Sukabumi Mengajar bermanfaat bagi anak muda untuk melatih rasa kepedulian terhadap masyarakat. Selain itu, kehadiran relawan diharapkan bisa menjadi motivasi bagi anak-anak usia sekolah di pelosok.

Setidaknya para relawan dapat menjadi contoh, bahwa menempuh pendidikan setinggi-tingginya harus menjadi bagian dari pencapaian hidup mereka. Kegiatan tersebut ditutup dengan pembagian hadiah dan paket alat tulis untuk anak-anak SDN Cirengrang dan MI Manukur.

Ditulis Oleh: Relawan Gerakan Sukabumi Mengajar.

1 Trackback / Pingback

  1. Jaga Etika Dunia Siber Atau Masuk Penjara - Sabumi Sukabumi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.