Sat. May 25th, 2024
    Komunitas Egrang dan Permainan Tradisional SukabumiKomunitas Egrang dan Permainan Tradisional Sukabumi

    Jum’at, 28 September 2018 Korang Bumi sebagai Komunitas Egrang dan Permainan Tradisional Sukabumi mengikuti lomba permainan tradisional. Acara tersebut diadakan di lapangan GUMBIRA, Nagrak, Cibadak, Sukabumi. Kegiatan bagian dari acara Gala Desa 2018. Tidak tanggung-tanggung acara di selenggarakan oleh kementrian pemuda dan olahraga berserta Pemerintah kabupaten sukabumi. Saya membawa teman-teman dari Korang Bumi untuk ikut berlomba, agar punya pengalaman lebih baik lagi. Setelah pernah menjadi atlit lomba permainan tradisional tinggal Provinsi Jawa Barat.

    Ada beragam perlombaan yang diadakan dalam acara tersebut. Lombanya antara lain Bola voli Putera/puteri, Bulu Tangkis Ganda Putera/Puteri, Atletik Putera/Puteri, Tenis Meja Putera/Puteri. Selain turnamen yang dilombakan, paniti juga melakukan kegiatan senam bersama dan pelepasan altit Porda serta gunting pita taman tematik. Tidak kalah menariknya perlombaan permainan tradisional yang diikuti oleh Komunitas Egrang dan Permainan Tradisional Sukabumi.

    Korang Bumi Komunitas Egrang dan Permainan Tradisional Sukabumi

    Saya mendampingi teman-teman Korang Bumi Komunitas Egrang dan Permainan Tradisional Sukabumi dalam perlombaan di acara tersebut. Peserta yang hadir ternyata tampak antusias dan menggemari olahraga tradisional. Perlombaan olahraga tradisional yang dilombakan antara lain, Egrang, Tarumpah, kurung Batok serta Tarik tambang. Kalau Korang Bumi mengikutsertakan anak-anak, berbeda dengan peserta lainya.

    Peserta yang hadir kebanyakan dari kalangan orang dewasa. Sebagian memang sudah mahir menggunakan egrang. Mereka mengakui permainan tradisional egrang mengingatkan mereka untuk mengenang masa lalu. Masa sewaktu kecil yang mereka nilai sangat bahagia dengan permainan tradisional. Komunitas Egrang dan Permainan Tradisional atau lebih di kenal dengan Korang Bumi sangat senang juga ikut dalam perlombaan tersebut. Korang Bumi selama 3 tahun telah melestarikan permainan tradisional di Kampung Cibiru, Desa Cicantayan, Sukabumi.

    Dari kegiatan Korang Bumi membuat Kampung Cibiru menjadi satu-satunyanya Kampung Egrang yang ada di Sukabumi. Teman-teman dari Korang Bumi turut serta memeriahkan dan menjadi peserta lomba dalam acara tersebut. Ujang dan Zalfa dua orang yang dikenal”sang legendaris egrang” dari Kampung Cibiru mejadi sorotan penonton.

    Mereka menjadi peserta yang paling kecil dalam katagori egrang dan kurung batok. Lawan mereka tentu saja orang dewasa. Dari banyak perlombaan permainan tradisional, anak-anak Korang Bumi sering berhadapan dengan orang dewasa. Hasil perlombaannya cukup spesial menjadi juara kedua. “Memang sih hanya dapat juara kedua, tetapi kan lawannya bapak-bapak dan ibu-ibu,” tutur ujang dan zalfa sambil istirahat selesai lomba.

    Bagi kami, Komunitas egrang dan permainan tradisional Sukabumi (KORANGBUMI) bukan hanya prestasi yang ingin dicapai dalam acara tersebut. Kami ingin melihat seberapa besar antusias masyarakat dalam memainkan dan ikut melestarikan permainan tradisional. Kami sangat bangga kepada pemerintah Kabupaten Sukabumi, karena permainan tradisional mewarnai di dalam acara tersebut. Semoga permainan tradisional tetap dikenal dan menjadi bagian dari kemeriahan acara di Kabupaten Sukabumi.

    Ditulis Oleh Pibsa

    Pengelola Rumah Baca Bambu Biru dan Korang Bumi

    Baca juga : SABUMI VOLUNTEER : SATU BUKU UNTUK MASYARAKAT SUKABUMI

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *