Sulit Memperoleh Tunjangan Hari Raya, Mari Kita Adukan Ke Kemnaker

Tunjangan Hari Raya

Lebaran sebentar lagi, Tunjangan Hari Raya sudah tak sabar dinanti. Beli baju lebaran, tiket mudik, memberi ampau buat keluarga, semua pekerja/buruh membutuhkan THR. Namun, ada saja perusahaan yang tidak memberi atau menunda memberikan tunjangan kerja tersebut.

Tahukah kamu, pemerintah menjamin kerjahteraan tenaga kerja dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan RI (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016. Aturannya membahas mengenai THR Keagamaan Bagi Pekerja/Buruh yang menjadi kewajiban Perusahaan. Sesuai aturan Menteri tersebut, THR Keagamaan adalah pendapatan non upah dan pengusaha wajib membayarkan kepada pekerja/buruh menjelang Hari Raya Keagamaan.

Tunjangan Hari raya selambat-lambatnya harus idberikan 7 hari sebelum Hari Raya Keagamaan. Aturan tersebut ditujukan kepada pekerja/buruh dengan jenis hubungan kerja Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT) maupun Perjanjian Kerja untuk Waktu Tidak Tertentu (PKWTT). Nah, kamu para pekerja harus mengetahui tentang Aturan tersebut.

Baca juga : Dibilang Biar Milih Presiden Jokowi Lagi Ndak Apa, Pokoknya Pensiunan PNS Dapat THR

Tunjangan Hari Raya Tidak Dibayar, Laporkan Saja

Pemerintah serius berupaya melindungi dapsib pekerja dengan membentuk Pos Komando Satuan Tugas Ketenagakerjaan Peduli Lebaran 2018 (Posko Peduli Lebaran 2018). Masyarakat bisa mencari informasi mengenai pembayaran Tunjangan Hari raya ke Posko Peduli Lebaran 2018.

Tidak hanya untuk para buruh, posko tersebut bersifat dua arah, pihak perusahaan  bisa mencari rujukan mengenai informasi dan konsultasi mengenai pembayaran THR. Sebagai tempat konsultasi dan pengaduan, petugas akan menindaklanjuti aduan kepada pihak terkait.

Untuk mencegah terjadi permasalahan THR, Kemenaker sudah mengeluarkan Surat Edaran Nomor 2 Tahun 2018 mengenai Pembayaran Tunjangan Hari Raya Keagamaan Tahun 2018. Jika ada permasalahan THR di daerah, pekerja/ buruh bisa mengadukan ke dinas di tingkat Provinsi atau Kabupaten/Kota. Jadi tidak hanya ditingkat pusat, pemerintah daerah juga diminta bisa menangani persoalan THR.

THR memang wajib diberikan oleh pihak perusahaan kepada pekerja/ buruh yang telah berkerja selama 12 bulan secara terus menerus. Besar THR yang diberikan yaitu satu bulan upah. Jika berkeja kurang dari 1 tahun, THR diberikan sesuai rentang waktu berkerja di sebuah perusahaan.

Apabila terjadi permalahan terkait THR, pekerja atau buruh bisa menghubungi. Jangan sampai hak dari kamu para buruh diabaikan oleh pihak perusahaan. Apalagi butuh banyak uang menjelang lebaran.

Baca juga : Horee, Bandara Kertajati Mulai Beroperasi Tanggal 24 Mei 2018

Biro Humas Kemnaker

Posko Satgas Ketenagakerjaan Peduli Lebaran 2018 Kementerian Ketenagakerjaan

Alamatnya : Gedung PTSA Kemnaker, Jl. Jenderal Gatot Subroto Kav. 51 DKI Jakarta

Hubungi kontak di bawah ini.

Surel                : poskothr@kemnaker.go.id

Telp                 : 021-526 0488/522 7584

Whatsapp        : 0822 466 10100

Jam kerja

08:00 – 15:30   : Hari Biasa

09:00 – 15:30   : Sabtu, Minggu, Hari Libur

One thought on “Sulit Memperoleh Tunjangan Hari Raya, Mari Kita Adukan Ke Kemnaker”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.