Dukung Kegiatan Sabumi Volunteer
Kabar Indonesia

Ngebet Banget Jadi CPNS? Udah tahu Belum Sistem Gaji dan Tunjangan PNS?

Akhirnya, pembukaan penerimaan CPNS akan dilakukan bulan September ini, tetapi udah tahu belum gaji dan tunjangan PNS? Jangan-jangan gajinya sama aja kayak pegawai pabrik atau pekerja kantoran.

Jadi begini loh bro and sis yang ngebet banget jadi PNS. Mekanisme penggajian PNS atau dikenal juga Aparatur Sipil Negara dirancang berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014. Undang-Undang tersebut membuat pola baru sistem gaji dan tunjangan PNS.

Aturan Undang-Undang Tentang Gaji dan Tunjangan PNS

Sesuai ketentuan UU ASN Pasal 79 ayat (2) dituliskan bahwa gaji dibayarkan kepada ASN sesuai dengan beban kerja, tanggungjawab, dan risiko pekerjaan. Lalu bagaimana dengan tunjangannya?

Pada pada 80 ayat (3) menyebutkan bahwa tunjangan kinerja ASN akan dibayarkan sesuai pencapaian kerja. Jadi gaji dan tunjangan yang diterima oleh PNS sesuai dengan lingkup beban dan tanggung jawab pekerjaannya.

Menariknya adalah ASN akan menerima tunjangan kemahalan, maksudnya tunjangan diukur sesuai dengan tingkat kemahalan dari indeks harga pada daerah masing-masing. Aturan tersebut diatur pada Pasal 80 ayat (4).

Mekanisme penggajian tersebut diatur agar PNS bisa meningkatkan kinerja mereka. Gaji dan tunjangan PNS dihitung secara spesifik dengan rasa keadilan agar terwujud PNS yang sejahtera dan profesional.

Keadilan Internal dan Eksternal dalam Sistem Gaji dan Tunjangan PNS

Jadi begini ya bro and sis, Pemerintah sudah mengumumkan pendaftaran CPNS dibuka pada 16-20 September. Setidaknya ada 51.271 posisi instansi pemerintah pusat dan 186.744 untuk PNS daerah.

Karena Indonesia itu luas sekali, gaji dan tunjangan PNS nantinya akan mewujudkan nilai keadilan internal dan eksternal. Apa itu keadilan internal? Keadilan internal merupakan dasar pemberian gaji yang diberikan berdasarkan tugas jabatan, kinerja, dan wilayah kerjanya.

Nah, para PNS menerima juga tunjangan kinerja sesuai dengan output atau hasil kerjanya. Kalau kerjanya malas-malasan, maka akan ada penghitungan capaian kerja dari para pegawai pemerintah tersebut.

Lalu, bagaimana dengan sistem pengajian eksternal? Penggajian tersebut diukur dengan melihat gaji pegawai lain di perusahaan swasta atau pemerintahan Negara lain.

Mekanisme tersebut membuat gaji PNS nilainya akan berubah dan melihat kondisi penggajian pegawai non PNS. Jadi enggak heran juga, ketika pemerintah merencanakan gaji PNS naik 5 persen tahun depan. Masa iya, dolar naik-turun, gaji enggak naik-naik.

Baca juga :

Puncak Darma Geopark Ciletuh Menjadi Lokasi Paling Sering Dikunjungi Wisatawan

Hukum Mati Sopir Angkutan Kasus Pembunuhan Gadis Asal Cianjur!

Bagaimana Desain Pendapatan PNS?

Desain gaji PNS dibuat dengan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP. Pemerintah menganalisa RPP Gaji, Tunjangan, dan Fasilatas PNS, desain baru sistem penghasilan PNS dalam bentuk indeks. Ada tabel indeks yang terdiri dari indeks gaji, persentase tunjangan kinerja dari gaji, dan indeks kemahalan daerah.

Indeks tersbut mengikuti pola, yang maksudnya PNS menerima satu jenis penghasilan yang terdiri dari gabungan beragam komponen penghasilan. Sistemnya menerapkan unsur jabatan (gaji) dan tunjangan (kinerja dan kemahalan).

Sehingga, PNS yang memiliki jabaran sama tentu saja bisa menerima gaji berbeda yang dihitung berdasarkan beban kerja, tanggungjawab, dan risiko pekerjaan. Kesimpulannya adalah sistem penghasilan PNS dihitung atas dasar: rumus indeks gaji ditambah indeks tunjangan kinerja ditambah indeks kemahalan daerah.

Sambil menunggu jadwal kepastian penerimaan CPNS tahun 2018, siapkan syarat yang telah ditentukan. Agar tinggal melakukan pendaftaran ketika pendaftaran sudah bisa dilakukan. Jangan sampai tertipu terkait penerimaan PNS

Semua informasi mengenai pendaftaran PNS bisa dibuka melalui website menpan.go.id, bkn.go.id, sscn.bkn.go.id dan media sosial resmi Kementerian PANRB dan BKN.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close