Dukung Kegiatan Sabumi Volunteer
Kabar Indonesia

Petugas KPPS Bertaruh Nyawa Demi Pemilu, Lalu Kamu Bilang tidak Percaya KPU?

Gubernur Jawa Barat Mengucapkan duka citanya kepada 12 Petugas KPPS yang telah bertaruh nyawa demi Pemilu. Tugas yang mereka jalankan sangat berat, banyak petugas KPPS yang tidak tidur, kelelahan, hingga meninggal dunia.

Ridwan Kamil berjanji Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan memberikan santunan kepada keluarga yang ditinggalkan. Sang gubernur juga berharap demokrasi Indonesia makin sempurna dan semakin maju dengan mengingat jasa petugas KPPS yang telah meninggal.

Sang Gubernur Jabar juga ingin KPU meninjau ulang sistem teknis pemilu mengingat banyak yang meninggal karena indikasi kelelahan intens dan kecelakaan lalu lintas saat bertugas. Belum lagi mereka yang masih dirundung sakit karena kurang tidur dan bertugas hingga pagi hari.

Kehilangan Nyawa Demi Pemilu dan Menjaga Surat Suara Anda

Tugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang diangkat KPU itu berat bahkan sungguh berat. Mereka yang menjadi Petugas KPPS itu harus menyiapkan pemilu sehari sebelum pelaksanaan. Untuk menyiapkan Pemilu di TPS saja mereka harus berkerja hingga malam hari. Demi para Pemilih agar tidak kehilangan hak suaranya.

Mereka juga harus mengecek teknis pelaksanaan Pemilu agar dapat berjalan lancar. Bayangkan saja Pemilihan Umum serentak Presiden dan Calon Legislatif membutuhkan lima surat suara. Para petugas KPPS harus memastikan semua surat suara tersedia dan mengatur sedemikian rupa agar tidak tercecer.

Selain itu, Petugas KPPS harus memahami pula tentang suara sah dan tidak sah. Agar semua surat suara yang masuk benar-benar absah terhitung sebagai Suara yang sah sebagai Pemilih Presiden dan Wakil Presiden ditambah calon legislatif.

Setelah Pemilu 2019 sukses dilaksanakan, para petugas yang bertugas untuk KPS tersebut harus menghitung suara yang sudah dicoblos. Penghitungan suara yang sudah dicoblos tidak boleh salah dan harus akurat. Sehingga, dituntut ketelitian yang tinggi dari petugas. Untuk menyelesaikan semua teknis pelaksanaan Pemilihan Umum 2019, banyak di antara mereka yang harus bertugas hingga dini hari.

Baca juga :

AKU INGIN ANAKKU SEPERTI ATLET BADMINTON KEVIN SANJAYA 

5 FESTIVAL BUDAYA SUKABUMI YANG HARUS KAMU KETAHUI

Iya banyak dari mereka bertugas dari pagi hari bertemu pagi hari lagi. Jam tidur berkurang, ngantuk melanda, dan berpengaruh terhadap kondisi kesehatan.

Hingga, tercatat setidaknya 12 orang dari mereka yang menjaga proses demokrasi di Jawa Barat meninggal dunia. Tidak hanya di Jawa Barat saja, di berbagai daerah di Indonesia banyak juga Petugas KKPS bertaruh nyawa demi Pemilu Capres dan Wapres 2019.

Mereka menjaga suara Anda hingga merenggut nyawa, namun ada saja orang yang mengatakan tidak percaya kerja KPU. Anda harus ingat jasa-jasa Petugas KPPS yang sudah meninggal dunia. Mereka melakukan sekuat tenaga agar Surat Suara Anda tetap Sah dan termasuk dalam hitungan suara yang masuk ke KPU.

Apakah Anda masih tega mengatakan tidak percaya tugas KPPS yang sudah meninggal dunia itu?

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close