Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini
kabar indonesia

Pernyataan Resmi Hago Terkait Pemberitaan Konten Iklan Guru dan Murid

Bantu Perjuangan Sabumi dengan meng-klik Iklan ini

Leverate Media Indonesia mengirimkan pernyataan Resmi Hago terkait pemberitaan konten iklan guru dan murid bermain game. Mereka ingin menanggapi konten sabumiku.com dengan judul “KPI Meminta Iklan HAGO Menghina Guru Dihentikan.”

Pihak Hago Indonesia memberikan pernyataan bahwa mereka berterima kasih atas masukan dan kritik terkait konten dari sabumiku.com. Sekaligus, menuliskan permintaan maaf terhadap semua pihak, terutama terhadap para guru Indonesia, terkait iklan yang menunjukkan interaksi guru dan murid.

Konten yang menuai protes khalayak ramai tersebut sudah dihapus dari seluruh kanal televisi dan akun resmi Hago Indonesia sejak hari Senin, 13 Mei 2019. Selanjutnya, mengajak masyarakat untuk tidak menyebarkan video yang dinilai tidak pantas melalui akun media sosial. Tujuannya agar tidak menyakiti pihak-pihak tertentu.”

Konten Iklan Guru dan Murid Tidak Bermaksud Melecehkan Para Pengajar di Indonesia

Pihak Hago menjelaskan bawah ide pembuatan iklan adalah bermain game dapat membantu semua orang. Dari setiap latar belakang bisa memainkkannya dan diharapkan dapat membangun hubungan dan interaksi sosial yang menyenangkan. Sehingga lahirlah konten iklan guru dan murid bermain game.

Tetapi, niat tersebut tidak sesuai dengan konten yang mereka maksudkan. Sehingga menuai tanggapan negatif dari masyarakat secara luas.

Untuk menghindari hal serupa terjadi lagi, Pihak Hago melakukan evaluasi internal terhadap kebijakan iklan mereka. Selebihnya, mereka mengucapkan terima kasih kepada semua pihak terkait,  terutama masukan dari publik.

Demikian klarifikasi yang diberikan Pihak Hago, agar tidak terjadi kesalahpahaman pada khalayak umum atas pemberitaan yang dituliskan sebelumnya.

Sebagai media online yang salah satu fokusnya dalam konten pendidikan, sabumiku.com memberikan saran bahwa pihak Hago harus lebih peduli atas konten yang dibuat terutama konteks dunia pendidikan. Apalagi, teguran langsung diberikan oleh KPI yang menilai iklan tidak pantas ditayangkan.

Sebagi informasi, sebelumnya Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) telah memberikan teguran atas konten iklan Hago Indonesia. Pihak Hago Indonesia pun mengambil inisiatif dengan cepat menarik ikllan yang mendapat protes banyak pihak, terutama pihak guru. Semoga pembuat iklan lebih peduli kontes budaya pendidikan di negeri ini.

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Close