Dukung Kegiatan Sabumi Volunteer
Kabar Indonesia

Peringatan Bagi Istri Buruh Pabrik : Suami Bergaji Rendah Membuat Kehidupan Tambah Perih

Ketika melakukan wawancara dengan seseorang istri buruh pabrik bergaji setara Upah Minimin Kabupaten/Kota (UMK), hati ini rasanya tak tega. “Dua jutaaan, buat makan empat orang anak,” duh kecil sekali.

Perempuan itu pun hanya menerima setengah dari total gaji dua jutaan itu. Sejuta harus dibagi untuk kebutuhan rumah tangga. Dia bercerita sering kalanya uang habis sebelum pertengahan bulan dan tak mempu membeli beras, “Ya Alloh pak, saya hutang di warung. Saya ada uang sepuluh ribu. tapi buat jajan anak sekolah besok,” dia harus bersiasat dengan upaya berhutang agar perut seisi rumah kelaparan.

“Lalu bagaimana dengan makan besoknya bu?” Perempuan yang diwawancara tersenyum kecut. “Ya hutang lagi pak,” jawabnya sembari tersenyum kecut.

Kalau sudah begini, wawancara berjalan sambil menahan rasa haru. Suaminya seorang pekerja pabrik baru membayar hutang-hutang itu di akhir bulan. Jadi sebagian gaji dari dua juta itu buat bayar hutang. Iya dua juta itu akan segera habis secepatnya.

“Uang sekolah tak terbayar itu yang bikin saya sedih pak, Sakitlah kepala ini pak mikirkannya,” dia sakit kepala, karena anak tidak mau sekolah, karena tidak bayar uang sekolah. Anak-anaknya merasa malu dipanggil gurunya. Apalagi anaknya yang sudah menginjak kelas 3 SMP.

Istri Buruh Pabrik Bertahan Mengatur Biaya Hidup dari Gaji Rendah Suami

Dibalik suami bergaji rendah, ada seorang istri buruh pabrik yang harus memikirkan bagaimana bertahan dengan uang yang sering habis sebelum bulan berganti.

Masalah buruh pabrik bergaji rendah itu bukan perkara bagi sang pekerjaya saja, tetapi menjadi masalah untuk seluruh anggota keluarga. Kalau uang habis, dari mana uang membeli beras, uang sekolah anak, belum lagi harus membayar listrik setiap bulan.

Biaya hidup itu tidak murah dan akan serasa sangat mahal, ketika kepala rumah tangga hanya memperoleh gaji rendah sebagai seorang buruh pabrik. Hidup semakin perih, ketika gaji kecil sang suami malah habis untuk membayar hutang.

Baca juga :

Cara Mengatasi Imsomnia Demi Menjaga Kesehatan Anda

Yuk Naik Bus Bandros Bandung Warna Warni Wisata Keliling Kota

Istri buruh pabrik merasakan beban yang lebih tinggi, ketika uang dari kantong tips suami harus dibagi untuk berbagai kebutuhan.

Peringatan hari buruh yang dirayakan oleh kelas pekerja, bukanlah untuk perayaan individu sang buruh. Tetapi sebuah peringatan kalau gaji UMK yang ditermanya ya cuma pas-pasan untuk begitu banyak kebutuhan yang menjadi beban kehidupan keluarga.

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close