Jangan Membagi Foto Viral Bom Surabaya!

Foto Viral Bom Surabaya

Pihak kepolisian dan Pemerintah melalui Menteri Komunikasi dan Informasi sudah mengeluarkan permintaan untuk tidak menyebarkan foto viral bom Surabaya. Alasannya, foto yang disebarkan justru menjadi “oksigen” bagi para teroris untuk menebarkan rasa takut kepada masyarakat. Jaga jari anda untuk tidak membagikan foto yang tidak layak dilihat oleh orang lain.

Pihak kementerian memberi tiga himbauan, antara lain tidak menyebarkan foto korban melalui media apapun, penyebaran foto hanya sebagai oksigen menimbulkan ketakutan, dan dukung pihak kepolisian berkerja.

Baca juga : Nilai dari Acara Samenan di Sukabumi Hiburan Masyarakat Sekaligus Dituduh Biang Kemacetan

Media Sosial Facebook Telah Banyak Tersebar Foto Viral Bom Surabaya

Himbauan dari pihak kepolisian dan pemerintah harus diikuti, karena terbukti sudah sangat banyak orang yang menyebarkan foto dan video korban bom Surabaya. Membangikan foto Viral Bom Surabaya justru mendukung gerakan teroris itu sendiri.

Larangan membagikan foto juga sebagai langkah dukungan untuk menghormati keluarga korban. Orang yang membagikan foto sama sekali tidak membantu kasus bom Surabaya dan malah membuat sedih anggota keluarga lainnya.

Tindak kekerasan dengan alasan apapapun tidak menyelesaikan masalah dan malah menimbulkan kekerasan selanjutnya.

Hingga saat ini, kasus bom Surabaya menjadi viral di media sosial dan paling bayak dikomentari oleh netizen. Tidak sedikit dari pengguna media sosial yang turut berbagi foto dan video korban bom Surabaya.

Tagar #KamiTidakTakutTeroris dan #BersatuLawanTerorisme menjadi viral. Tagar ini sebagai symbol menolak kasus bom dan terorisme yang terjadi di Surabaya.

Baca juga : Rumah Baca Bambu Biru Menerima Donasi dari Yayasan Saung Kadeudeuh

PGI Telah Menggelar Konferensi Pers Tentang Bom Surabaya

Pihak Perseketuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) sudah memberikan konferensi pers untuk tidak mendukung kegiatan teroris dengan alasan apapun. Pernyataan yang sama juga diberikan untuk tidak membagikan foto para korban melalui media sosial. PGI meminta pemerintah untuk melakukan tindakan selanjutnya untuk menggapi kasus bom Surabaya.

Menurut mereka, kasus terorisme adalah kasus serius yang harus ditanggulangi. Pemerintah harus melakukan pencegahan akan bertumbuhnya gerakan teroris yang sangat tidak manusiawi. Selanjutnya, masyarakat juga diharapkan tidak saling berkomentar yang justru memberikan ujaran kebencian.

Seperti banyak diberitakan di berbagai media, tiga geraja di Surabaya menjadi lokasi ancaman terror bom. Ada banyak korban yang tewas dan terluka akibat ancaman bom tersebut.

 

3 thoughts on “Jangan Membagi Foto Viral Bom Surabaya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.