Wed. May 15th, 2024
    Wasit VAR Kontroversial Sivakorn Pu-udomWasit VAR Kontroversial Sivakorn Pu-udom

    Wasit VAR Kontroversial  Sivakorn Pu-udom Kembali Ditunjuk pada Pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Asia U-23 2024. Sehingga, laga Indonesia vs Irak pada tanggal 2 Mei 2024 diwarnai protes netizen dan khwatir penggemar Timnas Indonesia.

    Seperti yang diketahu ada keputusan yang diambil wasit asal Thailand itu bikin resh netizen Indonesia saat kalah dari Uzbekistan. Semakin mencemaskan, karena pertandingan ini memperebutkan medali perunggu melawan Irak.

    Namun, keputusan menugaskan Sivakorn Pu-udom sebagai asisten wasit VAR sudah final. Wasit asal Thailand ini menjadi sorotan tajam ketika laga semifinal dinilai merugikan Timnas Indonesia U-23.

    Artikel menarik lainnya: Nimo Water Forest Purwakarta Sensasi Liburan Seru

    Keputusan Wasit VAR Sivakorn Pu-udom Kontroversial di Semifinal

    Ketika pertandingan melawan Uzbekistan, ada dua momen krusial yang mendapatkan perhatian.

    1. Gol Muhammad Ferrari dianulir setela dinilai offside. Beberapa analisis membuktikan memang diduga Sananta Ramadhan yang Offsine.
    2. Kedua, penalti yang tidak diberikan setelah Witan dilanggar pemain Uzbekistan di kotak penalti. Keputusan-keputusan tersebut menuai protes keras dari para pemain, staf pelatih, dan suporter Indonesia. Terutama dari Pelatih Kepala Timnas Indonesia.

    Suporter Indonesia Khawatir Timnas Indonesia Akan Dirugikan Oleh Wasit Var

    Penunjukan Sivakorn Pu-udom menjadi asisten wasit VAR di laga melawan Irak mengejutkan dan bikin khawatiran di kalangan suporter Indonesia.

    Hastag #TolakWasitVARThailand dan #BoikotPialaAsiaU23 menjadi hangat di media sosial. Karena adanya asumsi bahwa Sivakorn Pu-udom mungkin membuat mengambil keputusan yang tidak menguntungkan Indonesia.

    Penjelasan dari AFC dan FIFA Tentang Penunjukan Wasit Melawan Iran

    Karena hal tersebut bikin heboh, AFC dan FIFA memberikan Keterangan kalau penunjukan wasit dan asisten VAR dilakukan berdasarkan kriteria profesionalisme. Wasit yang ditunjuk sudah dan kompeten tanpa membedakan faktor lain seperti kewarganegaraan. Mereka juga menegaskan peduli pada transparansi dan akuntabilitas dalam proses pengambilan keputusan.

    Wasit Sivakorn Pu-udom bisa menjadi batu sandungan dan tekanan psikologis tambahan bagi para pemain Timnas Indonesia U-23. Sudah terbukti, karena sistem VAR bisa berpengaruh terhadap pemain. Sehingga tak heran ada kekhawatiran akan keputusan yang tidak adil bisa mengganggu fokus dan performa mereka di lapangan.

    Pada tim Irak mungkin juga terpengaruh oleh situasi ini dan malah merasa diuntungkan dengan penunjukan Sivakorn Pu-udom. Bahkan bisa menaikkan motivasi mereka untuk meraih kemenangan.

    Meski begitu dari sisi kontroversi yang ada, Timnas Indonesia U-23 diharapkan fokus pada pertandingan. Karena adanya dukungan penuh dari supporter. Jadi harus tetap sportif dan tidak terprovokasi oleh situasi ini.

    Pertandingan Indonesia vs Irak diprediksi bikin was-was, baik di dalam maupun di luar lapangan. Kontroversi VAR dan tekanan psikologis menjadi penyebab yang harus dilupakan. Di tengah situasi ini, penting bagi Timnas Indonesia U-23 wajib bermain dengan penuh sportivitas. Sehingga dapat meraih hasil yang bisa mengharumkan nama bangsa.

    Artikel menarik lainnya: Tempat Wisata dengan Suasana Tropis di Tropikana Waterpark

    Leave a Reply

    Your email address will not be published. Required fields are marked *