Indonesian Corner

Pertanyaan Tentang Virus Corona (COVID-19) Pada Anak-anak

Sejak sekolah diliburkan, banyak orang tua yang mengeluarkan pertanyaan tentang seberapa besar bahaya Virus Corona (COVID-19) pada anak-anak. Mengutip website Centers fot Disease Control and Prevention bahwa risiko COVID-19 berdasarkan bukti selama ini orang dewasa tetap lebih birisiko dibandingkan anak-anak.

Sehingga orang tua harus memperhatikan kondisi anak-anak,  ikut berupaya untuk menghentikan penyebaran COVID-19, dan agar setiap orang agar tetap sehat. Lalu, apakah pertanyaan yang sering diajukan orang tua.

Apa yang harus dilakukan agar virus corona terlindungi pada anak?

Pertanyaan tentang virus corona pada anak-anak tentang apa yang harus dilakukan oleh Ayah dan Bunda. Orang tua dapat membantu memutus mata rantai penyebaran COVID-19 dengan mengajarkan mereka beberapa hal bagaimana cara hidup tetap sehat.

  • Sering membersihkan tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir. Tangan juga bisa dibersihkan dengan pembersih yang mengandung alkohol.
  • Jauhi orang yang sakit terutama dari batuk dan bersin).
  • Membersihkan seluruh bagian rumah yang sering disentuh oleh tangan. Seperti meja, kursi bersandaran keras, gagang pintu, sakelar lampu, remote tv, gagang, meja, toilet, wastafel dan lainnya.
  • Mencuci mainan anak sampai bersih. Cucilah dengan air hangat dan pastikan dijemur sampai kering. Setelah itu upayakan tidak disentuh oleh orang yang sedang sekit.

Apakah gejala COVID-19 berbeda antara anak-anak dan orang dewasa?

Gejala anak-anak yang terjangkit virus corona hampir sama dengan orang dewasa. Namun, anak-anak yang biasanya menunjukkan gejala ringan, seperti demam, pilek, dan batuk. Belum ditemukan kondisi anak yang sampai muntah dan diare. Selain itu, belum cukup bukti kalau anak-anak berisiko lebih tinggi jika terpapar virus corona.

Sehingga, jika ditemukan gejala terkena virus corona pada anak segera laporkan pada pihak terkait. Cobalah ajukan petanyaan tentang virus corona pada anak-anak dengan kontak melalui saluran nomor telepon yang telah disedikan oleh pemerintah dan dinas kesehatan.

Baca juga :

MAS MENTERI NADIEM MAKARIM KETAHUILAH MEREKA INGIN BEKERJA DI RUMAH SAJA

Apakah Anak-Anak Harus Memakai Masker

Anak-anak tidak perlu memakai masker, jika kondisinya sehat. Jadi, tidak perlu perlu memakai masker wajah pergi ke mana pun dan penting untuk menghindar dari orang yang memiliki gejala pilek dan batuk. Orang disarankan menggunakan masker, jika memiliki gejala penyakit. Selain itu, apabila mereka membutuhkan perawatan dan diminta oleh dokter untuk  mengenakan masker.

Libur selama 14 hari sebaiknya digunakan untuk belajr di rumah, jangan kemana-mana, karena risiko virus corona bisa terjadi dimana saja dan kepada siapa saja.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *