Antusiasnya Orang Tua Dalam Kegiatan Market Day Sekolah Alam Indonesia Sukabumi

market day sekolah alam indonesia

Sebagai bagian penting dalam pendidikan anak-anaknya, orang tua juga diajak terlibat dalam kegiatan Market Day Sekolah Alam Indonesia Sukabumi. Orang tua tampak sangat antusias sekali menyiapkan semua kebutuhan anak-anak, dari persiapan stand, pakaian anak, hingga bersama-sama mendesain stand satu hari sebelum kegiatan di mulai.

Siswa yang diminta berdagang di Market Day Sekolah Alam Indonesia Sukabumi adalah anak-anak yang masih duduk di kelas 1 SD. Kegiatan market Day tersebut merupakan bagian dari event sekolah “Science Fair : Me and My Science Project yang dilaksanakan pada 13 Oktober 2018.

Setiap kelompok siswa dari setiap kelas mempresentasikan hasil penelitiannya dalam pameran ilmu pengetahuan. Tiap kelas memiliki tema yang berbeda, seperti :

  • Kelas 1 Healthy Naturally,
  • kelas 2 Transportation Center with Amazing water,
  • kelas 3 the Magic of Flona,
  • kelas 4 Park Energy,
  • Kelas 5 Planetarium, dan
  • Kelas 6 Electricity for A Better Life.

Nah, siswa dibagi dalam beberapa kelompok sesuai kelasnya masing-masing.

Kegiatan menarik tersebut merupakan bagian dari praktik belajar siswa yang dipresentasikan kepada khalayak ramai yang tidak lain dan tidak bukan para orang tua siswa. Siswa dari kelas 2-5 harus mampu menjelaskan hasil penelitian mereka masing-masing.

Namun, berbeda dengan kelas 1 SD Sekolah Alam Indonesia Sukabumi, mereka tidak melakukan presentasi science seperti kakak kelasnya. Namun, diminta berjualan dalam kegiatan market day yang membuat orang tuanya dan guru ikut sibuk terlibat menyiapkan semua persiapannya.

Baca juga : Inilah Alasan Penting Mengajari Remaja Bermain Media Sosial

Siswa Kelas 1 Market Day Sekolah Alam Indonesia Sukabumi Berdagang Tanpa Pendampingan Orang tua

Persiapan Siswa dalam Kegiatan Market Day Sekolah Alam Indonesia .
Persiapan Siswa dalam Kegiatan Market Day Sekolah Alam Indonesia .

Semingggu sebelum pelaksanaan, pihak sekolah melalui fasilitator  menyampaikan rencana PJBL (Project Based Learning) kelas 1 yang kegiatannya adalah market day. Siswa diminta untuk berjualan tanpa di dampingi oleh orang tua.

Untuk memudahkan penjualan, pembeli bisa menukarkan uang di tempat penukaran uang yang disediakan pihak SAI Sukabumi. Jadi anak-anak yang belum mengerti uang, tidak perlu pusing dengan uang kembalian.

Tema kegiatannya adalah gunung dan laut yang diwujudkan dalam bentuk produk makanan dan minumannya. Seluruh siswa dibagi ke dalam 10 kelompok dengan bahan makanan yang berbeda, antara lain : singkong, jagung, rumput laut, pisang, jamur, udang, bayam, ubi ungu, dan kentang.

Setiap kelompok siswa menjual produk makannnya dengan harga Rp1.000 sd Rp5.000. Setiap anak membuat produk makanan dengan jumlah 60 buah dan minuman jumlahnya 30 gelas/botol.

Lalu bagaimana pelaksanaan market day pada kegiatan Science Fair di Sekolah Alam Indonesia?

Ayah dan Bunda Hebat Rela Bergadang Demi Dagangan Anak-Anaknya

Siswa Sekolah Alam Indonesia Siap Berdagang.
Siswa Sekolah Alam Indonesia Siap Berdagang.

Meski anak-anaknya yang berdagang di market day, tetapi orang tua yang sejatinya sibuk dengan segala persiapannnya. Untuk membuat pernak-pernik perhiasan sudah dimulai H-3 hingga H-1. Orang tua turut serta mensetting lokasi “pasar” untuk anak-anaknya. Mereka datang ke sekolah beramai-ramai.

Setelah itu, pada malam hari sebalum acara, orang tua sibuk menyiapkan makanan sembari memastikan pernak-pernik dan hiasan meja lainnya sudah lengkap. Koordinasi antar anggota kelompok pun dilakukan via whatsApp.

Tepat pada hari pelaksanaan, para ibu dan ayah ternyata masih disibukkan dengan penataan meja jualan. Belum lagi harus menata makanan dan minuman yang akan dijual oleh anak-anaknya.

Singkat kata-singkat cerita, acara pun dimulai dengan upacara dan sambutan pelaksanaan kegiatan. Dari komite, perwakilan diknas, hingga kepala sekolah memberi sepatah dua patah kata sambil memberi semangat kepada anak-anak di Market Day Sekolah Alam Indonesia Sukabumi.

Selepas upacara, penjualan makanan pun dimulai. Anak-anak sudah siap dengan dagangannya masing-masing. Mereka mulai melakukan kegiatan perniagaannya. Dari menawarkan makanan, mengambil uang dari pembeli, dan merapihkan display makanan di meja.

Ada banyak makanan yang dijual, seperti pisang gulung, bongko pisang, susu, stik kentang, macaroni, pie jamur, pempek, sosisi, dan aneka makanan lainnya. Siswa Sekolah kelas 1 tampak semangat dalam kegiatan market daya Sekolah Alam Indonesia Sukabumi hari itu.

Tidak kalah semangat adalah ibu-ibunya. Tangan emas mereka tak lelah membantu anak-anaknya. Anak-anak berdagang dalam pantauan para ibu, hingga makanan dan minuman habis terjual. Sebagian besar barang dagangan laku dibeli para pengunjung.

Anak-anak tampak senang sekali ketika melihat satu per satu pembeli mendatangi mereka. Kalau kata siswa dari kelompok 5, “Dapat uangnya sampai ratusan ribu. Uangnya buat beli mobil sedan.” Orang tua dan anak sama riang gembiranya.

Baca juga : Belanja Online Bisa, Masa Sih Membuat Perpustakaan Keluarga Tidak Bisa

Belajar Mandiri dan Memiliki Jiwa Wirausahawan Sejak Dini

Anak-anak kelas 1 SAI Sukabumi tampak lebih mandiri dan berani dalam berjualan makanan dan minuman. Meski, belum begitu mengenal uang, mereka tahu kalau setiap produk yang dibeli harus menghasilkan uang. Mereka belajar dalam melakukan transaksi perdagangan.

Nilai positif dari kegiatan market day, anak diajarkan memiliki jiwa wisausahawan sejak dini. Anak-anak tampak mengerti bagaimana berjalannya kegiatan jual-beli. Tanpa dampingan orang tua buktinya anak-anak yang masih kelas 1 SD bisa tampil mandiri dan berani berhadapan dengan para pembeli di Market Day Sekolah Alam Indonesia Sukabumi.

One thought on “Antusiasnya Orang Tua Dalam Kegiatan Market Day Sekolah Alam Indonesia Sukabumi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.