Sudah Pernah Mendengar Tentang Menulis 5W 1H, Tetapi Kalau Tidak Niat Bercerita Tiada Gunanya

Menulis 5w 1h Sabumi Volunteer

Cara menulis 5W 1H sebenarnya sudah sering dipelajari, dari ruang kelas, komunitas belajar menulis, hingga temanya berseliweran di internet. Tetapi, buat apa tahu tentang menulis 5W 1H, toh tidak punya niat menceritakan suatu kejadian. Ya percuma toh…

Jadi begini saudara, kakak, adik, rekan, dan teman terutama para relawan literasi Sukabumi. Sesungguhnya menulis itu penting bagi kamu, kamu dan kamu. Yak kamu juga, yang enggak pernah setor tulisan ke situs kita. Tujuannya, agar kegiatanmu bisa diketahui orang lain. Kak, kami enggak mau terkenal kok? Tujuan menulis tenang kegiatan kerelawanan literasi itu bukan soal mau terkenal, tetapi tentang menebar kebaikan.

Kalau kisahmu diceritakan, ada banyak orang lain akan terenyuh hatinya, berniat membantu, dan syukur-syukur mau terjun ke lapangan seperti yang dilakukan oleh komunitas Sabumi Volunteer. Sayang disayang sih, begitu banyak kegiatan, tetapi sekian persen saja yang sudah dituliskan.

Masih bilang enggak mau terkenal? Plis deh ini jaman internet, hape janggihmu jangan Cuma dibuat update status dan scroll doang, tiada guna.

Kembali lagi tentang menulis 5W 1H, pengetahuan cara menulis ini bukan semata untuk keren-kerenan dan merasa sudah tahu, melainkan untuk dipraktikkan. Nulis dong nulis…

Baca juga: Tanpa Ayah Aku Bisa Apa? 

Begini Menerapkan Menulis 5W 1H untuk Orang yang Jarang Mengetikkan Ceritanya

Jadi saudara, rekan, teman, kakak, dan adik, terutama relawan literasi ingatlah menulis 5W 1H itu bukan untuk kenang-kenangan. Habis belajar menulis sampai camping segala, tetapi enggak dipraktikkan apa gunanya. Uhuk….

5W 1H adalah kependekan dari who, what, where, when, why, how. Fungsinya untuk mengembangkan cerita. Ingat sekali lagi, untuk mengembangkan cerita,bukan untuk dikenang.

Baiklah mari mulai praktikkan menulis 5W 1H, dengan melontarkan sebuah pertanyaan: “Apakah Manfaat Membagikan Buku ke Pelosok Sukabumi?” Kamu yang merasa relawan, mungkin ingin menjawab, “demi pendidikan yang lebih baik.” Tetapi bro, semua orang tahu kok tujuan muliamu itu? Terus Kenapa dan bagaimana proses membagikan buku itu? Itu yang penting untuk diceritakan.

Baca juga: Belajar Menulis Ala Sabumi Volunteer Mencatat Kondisi Pendidikan di Pelosok Sukabumi

Balik lagi ke tema yang ingin ditulis, “Apakah Manfaat Membagikan Buku Ke Pelosok Sukabumi?”

  • Who : Siapa yang Terjun Langsung Ke daerah pelosok, siapa sasaran penerima manfaat bukunya?
  • What : Apa yang dilakukan selama membagikan buku-buku itu?
  • Where : Dimanakah lokasi membagikan buku, maksudnya letak persis yang disebut daerah pelosok itu?
  • When : Kapan kegiatan membagikan buku dilakukan?
  • Why : Kenapa lokasi yang dituju perlu dibantu oleh relawan literasi?
  • How : Bagaimana cara mengakses lokasi, bagaimana cara mendistribusikan buku-buku itu?

Nah, cobalah jawab satu per satu pertanyaan di atas dengan menerapkan prinsip menulis 5W 1H. Jawablah secara lebih mendetail pertanyaan tersebut. Yakin deh, jawabanmu tidak sekedar “demi pendidikan yang lebih baik.” Kalau jawabannya masih basi begitu, ndak perlu diceritakan bro…

Baca juga: Gerakan Literasi Sukabumi Relawan Harus Bisa Menulis

Ayo Coba Menulis 5W 1H, Jangan Diam Aja Pak Eko…

Jika kamu mencoba untuk menjawab pertanyaan 5W 1H di atas, maka ceritamu bakal lebih “berisi”, lebih asyik, dan mungkin membuat orang meneteskan air mata. Ternyata, daerah pelosok itu sangat menyedihkan.

Kamu ndak perlu ragu menuliskan jawaban demi jawaban tadi, dan jangan pikirin bagus atau tidaknya dulu. Tetapi pikirkan apakah jawaban yang ditulis dapat menceritakan kegiatan membagikan buku ke daerah pelosok lebih berwarna dan lebih mendalam. Ingat juga tujuan dari menuliskan cerita, “agar orang lain tahu kalau kondisi pendidikan di pelosok Sukabumi tidak dalam kondisi yang baik-baik saja”.

Sekian dulu ah tips menulis 5W 1H. Praktikkan dulu, baru nanti belajar menulis tingkat lanjut. Ceritakan pengalamanmu menjadi relawan literasi, agar lebih banyak lagi orang yang berbagi bermanfaat. Demi dunia pendidikan Sukabumi yang lebih baik.

One thought on “Sudah Pernah Mendengar Tentang Menulis 5W 1H, Tetapi Kalau Tidak Niat Bercerita Tiada Gunanya”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.