Ditemukan Grup WhatsApp Pelajar Konten Porno di Bekasi, Pentingkah Mengecek Handphone Anak Kita

grup whatsApp pelajar Konten Porno

Orang tua harus waspada setelah diketahui adanya grup whatsApp pelajar Konten Porno. Bagi Anda yang telah memberikan handphone kepada anak-anak cobalah cek isinya. Jangan-jangan ada konten yang tidak pantas di dalamnya.

Persoalan tersebut terkuak setelah ditemukan grup WA grup dari salah satu SMP di Cikarang Selatan, Bekasi. Tak ayak kasus ini tentu mengkhawatirkan. Sudahlah video porno dapat diunduh lewat internet, mereka malah berbagi gambar bergerak tak senonoh melalui aplikasi whatsApp.

Bagi Anda orang tua yang telah memberikan handphone kepada anak-anak terutama pada usia SMP, waspadalah-waspadalah.

Baca juga : Anda Kira Anak-Anak Aman Menonton Video Youtube Youtube, Belum Tentu

Grup WhatsApp Pelajar Konten Porno Bernama All Star dan Gerak Cepat Kadisdik Bekasi

Jangan Cuma bayangkan video porno itu ada di handphone anak Anda, segera cek sampai ke file penyimpanan datanya. Tidak menutup kemungkinan kan video porno menjadi koleksi pribadi anak Anda.

Bukan loh, bukan menakut-nakuti bapak dan ibu orang tua sekalian. Tidak pula mengurangi rasa percaya kepada anak-anak kita. Tetapi, anak-anak adalah tanggung jawab orang tua dan segala prilakunya masih perlu pendampingan.

Apalagi grup whatsApp Pelajar konten porno itu ditemukan di handphone siswa SMP. Kita harus khawatir atas kejadian ini.

Kadisdik Kabupaten Bekasi sudah ambil tindakan untuk mencegah dampak negatif penggunaan ponsel dan media sosial pada siswa SD dan SMP. Surat edaran yang berisi imbauan pun dieadarkan ke sekolah-sekolah tingkat SD dan SMP.

Pihak sekolah diminta mengawasi siswanya yang menggunakan ponsel dan tidak boleh diaktifkan ketika proses belajar-mengajar. Kadisdik juga meminta pihak sekolah mengimbau orang tua mengawasi ponsel anak di rumah.

Terakhir, menyarankan kepada pihak sekolah untuk berkonsultasi kepada pihak kepolisian, jika ditemukan unsusr pidana maupun pelanggaran UU ITE pada siswa.

Pihak dinas pendidikan dan lembaga sekolah patut khawatir atas kejadian tersebut. Bukan untuk sekolah-sekolah di Bekasi saja loh, jangan-jangan tempat belajar di kota lain juga terjadi hal serupa. Diam-diam anak-anak berbagi video porno melalui hanphonenya.

Orang tuanya kok bisa-bisanya ya memberikan handphone yang harganya jelas tak murah itu kepada anak-anak usia SD dan SMP. Apalagi, kalau penggunaannya tidak dalam pengawasan dan anak dibiarkan masuk ke rimba dunia maya yang tiada batasnya.

Baca juga : Masih Suka Permainan Tradisional Gasing yang Sering Dimainkan Waktu Kecil Dulu?

Peringatan Kepada Orang Tua : Anak Anda Bisa Mengakses Video Porno dengan Bebas

Jangan bilang Anak Anda tidak mungkin melakukannya, itu buktinya sudah ketahuan grup whatsApp konten porno di Bekasi. Tidak cuma bagi video saja, kabarnya ada ajakan tawuran juga. Kok seram ya, anak-anak bisa melakukannya.

Yang seram itu justru orang tuanya, kok sudi memberikan handphone pada anak-anaknya dan tidak diawasi pula.

Tahukah Anda, sebuah penelitian yang dilakukan oleh Kominfo dan UNICEF pada tahun 2014 kepada 400 responden usia 10-19 tahun membuktikan bawah sejumlah besar anak dan remaja sudah terpapar konten pornografi. Bahkan secara tak sengaja dilihat dalam bentuk iklan vulgar yang muncul ketika membuka situs tertentu di internet.

Rekomendasi penelitian tersebut menyarankan orang tua dan guru untuk mengawasi, mendampingi, dan berkomunikasi dengan intensif ketika anak-anak megakses internet. Apalagi dunia digital tidak bisa dipisahkan dari kehidupan anak-anak jaman sekarang.

Jangan sampai Anak-anak mengakses video porno dan konten negatif lainnya dengan bebas. Sebaliknya, orang tua pun hidupnya sebaiknya semaksimal mungkin berhubungan dengan anak, bukan sibuk dengan handphone masing-masing pula.

One thought on “Ditemukan Grup WhatsApp Pelajar Konten Porno di Bekasi, Pentingkah Mengecek Handphone Anak Kita”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.