Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Female

Saatnya Menghapus Kekerasan dan Pelecehan Pekerja Perempuan di Sukabumi

CARE Indonesia bersama PPSW Pasoendan menginisiasi kegiatan penandatanganan Fakta Integritas untuk menghapus kekerasan dan pelecehan pekerja perempuan melibatkan Bupati Sukabumi, Marwan Hamami pada 15 Maret 2020. Fakta integritas mengajak semua pihak, dari pemerintah, perusahaan, komunitas, akademisi, organisasi masyarakat sipil, media, serikat buruh. Sehingga tercipta dunia kerja yang aman, nyaman, sehat dan bermartabat.

CARE Indonesia melalui proyek Workers’ Dignity, Health and Leadership (WDHL) dan Towards Fairness Together atau Bersama menuju Keadilan (BUKA) berupaya meningkatkan kesejahteraan, kepemimpinan, kualitas hidup dan produktivitas pekerja perempuan.

Selain itu,  kemampuan serikat dalam menghasilkan Perjanjian Kerja Bersama (PKB) yang responsive gender. Industri garmen diharapkan lebih sensitif dan inklusif terhadap kebutuhan dan keselamatan pekerja perempuan. Program CARE Indonesia tersebut bekerjasma dengan Pusat Pemberdayaan Sumberdaya Wanita (PPSW) Pasoendan dan Trade Union Rights Centre (TURC).

Bonaria Siahaan, Chief Executive Officer of CARE Indonesia, mengungkapkan bahwa, “Secara global, 75% pekerja garmen adalah perempuan.  CARE Indonesia mempunyai komitmen untuk memastikan mereka dapat menyuarakan hak dan aspirasi mereka secara setara dengan pekerja pria.” Pekerja perempuan dapat menerima perlakuan yang layak, saling menghormati dan aman dari kekerasan baik di dunia kerja dan dalam keluarga.

Diadakan pula festival “Panggung EKATA” pada kegiatan tersebut di Halaman Balai Desa Bojonglongok, Kecamatan Parakansalak, Kabupaten Sukabumi. Berbagai pihak yang turut serta, antara lain: Dinas Ketenagakerjaan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Dinas Kesehatan, Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kab. Sukabumi, PT. Gunung Salak, GSBI Kab. Sukabumi, PT. Cipta Dwi Busana, PT. Dasan Pan Pasifik.

CARE Indonesia Sebagai Lembaga yang Memperhatikan Peran dan Menghapus Kekerasan Perempuan

Pekerja Perempuan Komunitas EKATA Berfoto Bersama Bupati Sukabumi
Pekerja Perempuan Komunitas EKATA Berfoto Bersama Bupati Sukabumi

Yayasan CARE Peduli (dikenal CARE Indonesia) merupakan lembaga nirlaba nasional bagian dari konfederasi CARE International. Lembaga yang bergerak di bidang kemanusiaan dan pengurangan kemiskinan.

CARE mempunyai visi menciptakan dunia penuh harapan, toleransi dan keadilan sosial dengan  menempatkan peran perempuan sentral dalam semua kegiatan pembangunan.  Perempuan dinilai akan membawa perubahan yang diharapkan tanpa kekerasan dalam kehidupan keluarga dan komunitas.

Program WDHL yang dijalankan di Sukabumi dan Purwakarta mempunyai tujuan meningkatkan kesejahteraan, kesehatan, kepemimpinan, serta kualitas hidup dan pekerjaan kaum perempuan. Caranya dengan membentuk kelompok EKATA di komunitas di sekitar pabrik garmen.

Baca juga :

MEMBANGUN KESADARAN DAN MEMBUKA AKSES PELAYANAN UMUM TERHADAP PEREMPUAN PEKERJA

International Women’s Day Gerakan Bagi Pekerja Perempuan: Karena Kekerasan Terhadap Pekerja Perempuan Masih Ada

EKATA berproses mengajak untuk menghapus kekerasan perempuan melalui berjejaring dengan rekan-rekan mereka dengan berbagi pengalaman dan memahami masalah serta mencari jalan mengatasinya. Selain itu, berupaya memberi pemahaman pentingya menghapus pelecehan pekerja perempuan di tempat kerja.

Selain itu, ada program BUKA yang mengupayakan pekerja perempuan dan serikat pekerja belajar menggunakan data sebagai dasar negosiasi untuk peningkatan kondisi kerja dalam industri pakaian Indonesia. Tujuannya, agar dapat membantu perempuan dalam mengatasi perbagai permasalahan terhadap pekerjaan di pabrik. Program tersebut dijalankan di Kabupaten Sukabumi dan diperluas di Bandung pada tahun kedua.

 

 

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close