Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Female

Ketika Laki-Laki yang Kamu Cintai itu Menikah dengan Sahabatmu Sendiri

Laki-laki yang kamu cintai mengaku menyayangimu, namun dia malah menikah dengan perempuan lain dan orang itu adalah sahabatmu sendiri. Kamu harus menyadari hidup akan terus berjalan dan rasa sayang pada dirimu ternyata palsu.

Buktinya dirinya tidak bersama hingga selamanya atau hingga ajal menjemput seperti janji manisnya dulu. Hal yang lebih menyakitkan kok bisa-bisanya tidak hanya meninggalkan diirmu, tetapi sekaligus membawa sahahatmu juga. Kondisi ini tentu sangat tidak nyaman, tetapi kamu harus keluar dari rasa sakit. Bagaimana caranya melepaskan laki-laki yang menikahi sahabatmu sendiri?

Temukan Cara untuk Mengalihkan Perhatian Ketika Laki-Laki yang Kamu Cintai Menikah dengan Sahabatmu, Meski Sulitnya Minta Ampun

Cepatlah bangkit mantan pacarmu sudah bahagia dengan sahabatmu. Itulah faktanya, cinta dan persahabatan bisa pergi secara bersamaan. Menyakitkan tentu saja iya. Namun apa gunanya menjaga rasa sakit. Lebih baik salurkan energi kamu untuk menghasilkan sesuatu yang produktif. Cari kesibukan, minyalnya ngopi sama teman, bikin kue, atau sekalian saja bikin perusahaan. Biar produktifnya poll.

Jika rasa sakit itu terlanjur terlalu dalam bikin sakit hati dan nyeri jantung. Saatnya, pindah tempat tinggal, pindah rumah, sekaligus pindah ke negara baru. Mungkin, kamu bisa melupakan dirinya bersama semua kenangannya juga. Mulailah cari rutinitas baru, pergi main ski, selfie di menara eiffel, atau kenapa enggak coba liburan ke tembok Cina.

Cara terburuk melupakan dan membiarkan cinta itu pergi dengan cara menangis. Tetapi cukup lima menit saja. Waktumu terlalu sia-sia menangisi dan menyesali hubungan yang telah berlalu. Ketahuilah ketika dirimu memiliki beban sakit hati, lak-laki dan sahabatmu itu punya beban rumah tangga nantinya. Bayangkan apa jadinya keluarga yang dibangun dari penghianatan cinta dan persahabatan.

Terimalah Cintamu Tumbuh Bukan Bersama Orang yang Tepat

Kamu mungkin merasa hancur karena patah hati, menangis tersedu sampai merasa edan, dan merasa dunia akan berakhir. Ingat dunia belum benar-benar berakhir, masih banyak teman-temanmu  yang mau menemanimu. Ketika satu orang mantan pacar itu pergi bersama seorang sahabatmu, ingatlah ada teman-teman lain di sekelilingmu. Percayalah, laki-laki yang kamu cintai itu bukan orang yang tepat. Begitu pula dengan cintamu, mungkin juga tumbuh pada orang yang salah.

Percaya dirilah bahwa mantan pacarmu itu memang bukan milikmu. Dia hanya cocok berjodoh dengan seorang penghianat. Hidup, kepribadiannya, tujuan, dan apapun yang melekat pada dirinya harus dihempaskan jauh-jauh.  Jika kamu sedang berjuang untuk mengatasi rasa sakit hati pada laki-laki yang menikahi sahabatmu, ingatkan kamu sedang terhindar dari jebakan kepura-puraan. Katanya sayang padahal enggak, katanya sahabat padahal pencuri pacar.

Luangkan Waktu untuk Mencari Energi Positif yang Baru Dari Pada Mengingat Laki-Laki itu Menikah dengan Sahabatmu

Biarlah energi negatif itu pergi, cepatlah mencari energy yang positif. Cobalah berkumpul dengan teman-temanmu yang lain. Jiwamu butuh segala hal yang baik! Teman lain mungkin bisa membuat kamu merasa bahagia, bersemangat, dan lebih termotivasi untuk menjalani hidup yang baru. Biarlah mantan menjadi barang bekas yang terbuang hilang bersama kehidupannya yang lain. Percuma mengingat rasa sedih itu. Kamu adalah orang yang kuat. Lebih kuat tanpa dirinya.

Lalu, apa yang kamu pikirkan setelah membaca artikel ini? Tidak mengubah apapun? Atau merasa lebih lega.  Kamu harus mendorong hidupmu menjadi jauh lebih bahagia. Jangan biarkan terpuruk ke dalam jurang yang dalam. Hari ini hari yang baru, dan tersenyumlah, karena itu lebih baik bagi dirimu.

Artikel motivasi hidup lainnya: Memang Sudah Rejeki Pak Tua: Jangan Takut Tidak Punya Uang

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close