Dukung Kegiatan Sabumi Volunteer
Female

Hukum Mati Sopir Angkutan Kasus Pembunuhan Gadis Asal Cianjur!

Kasus pembunuhan gadis asal cianjur yang ditemukan meninggal dunia di Sukabumi akhirnya terungkap dan pelakunya adalah sopir angkutan umum. Tindakan tersangka sangat biadab setelah melakukan kekerasan dengan tujuan merampas harta korban, memperkosa, membunuh, dan membuang mayat.

Kasus pembunuhan terhadap perempuan asal cianjur yang baru pulang mendaftar S1 di Intitute Pertanian Bogor sungguh keji. Tidak terbayangkan penderitaan korban selama di angkutan umum yang dikemudikan tersangka hingga meninggal dunia.

Kita harus mengutuk tindakan kekerasan terhadap perempuan dan menuntut tersangka dihikum berat, yaitu hukuman mati. Karena dia merencanakan perampasan, pembunuhan, dan melakukan pemerkosaan terhadap korban.

Menuntut Hukum Mati Terhadap Kasus Pembunuhan Gadis Asal Cianjur

Pihak yang berwajibĀ  diharapkan dapat menghukum tersangka dengan hukuman sangat berat, yaitu hukuman mati. Tindakan biadab yang dilakukan tersangka tidak bisa dibiarkan. Jika tidak dihukum berat, bukan tidak mungkin kejahatan pembunuhan yang sama bakal terjadi kembali. Maka hukuman mati selayaknya diterapkan kepada pelaku.

Tindakan kekerasan terhadap perempuan hingga mengakibatkan kematian tidak bisa dibiarkan. Apalagi kejahatan pembunuhan dan pemerkosaan membuktikan perempuan dalam kondisi yang tidak aman ketika berada di ruang publik, salah satunya saat menaiki angkutan umum.

Kita harus bersuara bahwa tindakan pembunuhan yang sangat keji tersebut tidak bisa diterima akal sehat dan kekejaman pelaku harus berbuah hukuman yang setimpal. Sekali lagi tersangka sangat layak dihukum mati.

Kenapa hukuman mati menjadi penting dalam kasus pembunuhan perempuan asal cianjur terrsebut? Hal tersebut demi :

  1. Terjaminnya keselamatan perempuan di ruang publik.
  2. Tidak ada lagi kasus kejahatan dengan tindakan kekerasan, pemerkosaan, hingga pembunuhan terhadap perempuan.
  3. Membuka mata khalayak umum bahwa kejahatan kerap terjadi dan mengintai perempuan menjadi korbannya.
  4. Membuat efek jera terhadap orang lain yang berniat melakukan tindakan kejahatan terhadap perempuan.
  5. Membangkitkan nilai kesetaraan dan pemahaman kita untuk menghormati perempuan. Perempuan bukanlah objek seksual!

Baca juga :

BAGAIMANA MUNGKIN AKU MEMILIH SEORANG PENGANGGURAN SEPERTIMU

HATI-HATI MEMUTUSKAN UNTUK MENINGGALKAN ANAK DI RUMAH

Pihak kepolisian harus berani menjerat pelaku dengan Undang-Undang pembunuhan dengan perencanaan, sehingga tersangka bisa dihukum mati.

Semoga tidak ada lagi kejahatan yang sama menimpa perempuan di ruang publik dan adanya jaminan keamanan serta kenyamanan saat menaiki angkutan umum. Hukum mati tersangka pembunuhan!

Tags
Show More

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close