Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Edukasi

Pondok Pesantren Yaspida Sukabumi Pusat Mendalami Ilmu Agama dan Lembaga Dakwah Islamiyah

Pondok Pesantren Yaspida Sukabumi, nama tersebut yang dikenal oleh masyarakat luas. Padahal YASPIDA sebenarnya singkatan dari Yayasan Sosial dan Pendidikan Islam Darussyifa Al-Fitrat (YASPIDA). Yayasan tersebut didirikan oleh Dr. KH. E.S Mubarok, M.Sc, MM dan Dra. Hj. Lani Melani, M.MPd  dengan tokoh masyarakat.

Pendirian lembaga pendidikan Islam di Sukabumi tersebut sebagai upaya membuat kelembagaan berbasis pendidikan dan kepesantrenan yang dibutuhkan masyarakat luas. Lalu, didirikan lembaga pendidikan yang bernama YAYASAN SOSIAL DAN PENDIDIKAN ISLAM DARUSSYIFA AL-FITRAT SUKABUMI (YASPIDA).

YASPIDA adalah yayasan yang merancang lembaga pendidikan terpadu bernuansa Islami. YASPIDA didirikan pada hari Jumat tanggal 04 Juni 1999 di kampong Renged RT 19/04 Desa Cipetir Kecamatan Kadudampit Kabupaten Sukabumi Jawa Barat. Adapun salah satu satuan pendidikan yang telah berdiri adalah PONDOK PESANTREN BERBASIS TERPADU dengan nama “PONDOK PESANTREN TERPADU DARUSSIFA AL-FITHROH”.

Pondok Pesantren Yaspida Sukabumi Ingin Memadukan Sistem Pendidikan Pesantren dan Pendidikan Umum

Yayasan Sosial dan Pendidikan Islam Darussyifa Al-Fitrat didirikan atas dasar niat memadukan sistiem pendidikan pesantren dan pendidikan umum. Perpaduan kedua sistem pendidikan diharapkan dapat membuka cakrawala yang memuat fikir dan amal (kecerdasan dan keterampilan) dan dzikir (kognitif, konatif/psikomotor) yang memadukan lulusan seimbang dalam aspek jasmani dan rohani.

Selain itu, akan muncul generasi dengan keseimbangan antara pengetahuan, keterampilan dan akhlak. Selain itu, ingin menciptakan anak didik yang memiliki kemampuan mengelola secara teknis suatu kegiatan usaha.

Ruang lingkup kegiatan pengajian Pondok Pesantren putera/puteri, antara lain:

  1. Pengajian rutin bersama.
  2. Kegiatan Majlis dzikir, shalawat dan aurod.
  3. Pusat kegiatan pengabdian (Qiyamullail) yang dilaksanakan bersama kepada Allah, media integrasi, (integrateed media) umat, serta pusat informasi bagi masyarakat.
  4. Pendirian Satuan Pendidikan Sekolah taman Kanak-kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah, Pertama, Sekolah Menengah Kejuruan, pusat-pusat latihan kejuruan dan lembaga-lembaga kursus.
  5. Kegiatan Pengajian Agama Islam sacara umum (Majlis taklim ibu-ibu).
  6. Pembinaan Remaja Islam melalui Forum Komunikasi Remaja Masjid (FKRM).
  7. Pendidikan Panti Asuhan Yatim Piatu.
  8. Kegiatan Koperasi Pondok Pesantren (KOPONTREN).
  9. Aktivitas Informasi Pondok Pesantren.
  10. Penyelenggaraan Pusat Kesehatan Masyarakat (POLIKLINIK).
  11. Menyelenggarakan kursus-kursus terkait pendidikan.
  12. Usaha pendidikan lainnya yang dilaksanakan untuk menunjang maksud dan tujuan dari Yayasan.

Adapun Kurikulum yang dijalankan SD IT, SMP IT, SMK Terpadu (Teknologi & RPL, Bisnis & Manajemen, Teknologi Informatika, Kesehatan dan Teknologi Pertanian) dan SMA Plus, MTs Plus, MA Plus Yaspida adalah kurikulum Kementerian Pendidikan Kebudayaan dan Kurikulum Kementerian Agama.

Kedua kurikulum dipadukan dengan kurikulum Pondok Pesantren Darussyifa Al-Fithroh Perguruan Yaspida Sukabumi. Sehinga, dihasilkan Kurikulum Keterpaduan, Kemasyarakat dan Kompetensi,Tahfidz Al-Qur’an, target hafalan 30 Juz, Mufradat/VocabularyMuhadatsah/ConversationMuhadlarah. Selain itu ada program Speech Monitoring, program pendampingan dari guru dalam pembinaan Akhlak, Ibadah, dan Muamalah.

Demikian penjelasan mengenai lembaga pendidikan YASPIDA.  Siswa yang mengenyam pendidikan di PONDOK PESANTREN BERBASIS TERPADU, berdatangan “PONDOK PESANTREN TERPADU DARUSSIFA AL-FITHROH” dari berbagai daerah di Indonesia.

Artikel menarik lainnya: Mobil siRatu Wisata Sukabumi Diresmikan untuk Pariwisata Palabuhanratu

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close