Edukasi

Kurikulum Prototipe 2022 Belajar Lintas Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa Lagi di Tingkat SMA

Kurikulum Prototipe 2022 akan menjadi salah satu opsi yang bisa diterapkan di sekolah sebagai pilihan dalam pemulihan pembelajaran. Apa itu kurikulum prototipe? Seperangkat pembelajaran yang menerapkan pengembangan soft skills, fokus materi esensial, dan metode belajar yang menyesuaikan kemampuan murid.

Penerapan Kurikulum Prototipe dilakukan dari hasil evaluasi Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikburistek). Hasilnya menunjukkan sekolah yang memakai Kurikulum Darurat tampak lebih maju 4-5 bulan belajar. Hal itu dibandingkan dengan yang menerapkan Kurikulum 2013 secara penuh.

Kurikulum tersebut digunakan di Sekolah Penggerak dan Sekolah Menengah Kejuruan Pusat Keunggulan (SMK PK) dari tahun 2020. Apa perbedaannya dengan kurikulum 2013?

Karesteristik Kurikulum Prototipe 2022

Kepala BSKAP memaparkan terdapat tiga karakteristik utama dalam Kurikulum Prototipe, sebagai berikut:

  1. Pengembangan kemampuan non-teknis (soft skills) dan karakter yang diterapkan dalam pembelajaran berbasis proyek.
  2. Kedua, Fokusnya pada materi esensial, tujuannya agar pembelajaran dapat dilakukan secara mendalam. Kompetensi dasar yang dipelajari mendalam itu seperti literasi dan numerasi.
  3. Guru melaksanakan pembelajaran lebih fleksibel berdasarkan kemampuan murid dan sesuai dengan konteks dan muatan lokal.

Dari tiga karesteristik di atas, Kurikulum Prototipe diharapkan bisa menolong anak mengembangkan potensi dan bakat.

Kurikulum Prototipe akan menjadi acuan pembelajaran selama 2022-2024. Ada fase A, B, C, D, dan E dalam menerapkan kurikulum prototipe. Untuk menjalankannya, guru menyesuaikan pencapaian pembelajaran setiap fase.

Jadi, Kurikulum Prototipe dapat dikembangkan di sekolah dan merasa leluasa untuk mengubah perangkat ajar dan contoh kurikulum. Satuan pendidikan bisa menyusun sendiri perangkat ajar menurut karakteristik peserta didik. Namun, kemendikbudristek menyediakan perangkat mengajar, seperti buku teks atau modul mata pelajaran. Oleh karena itu, akan berdampak pula kepada apa yang ingin dipelajari para siswanya yaitu bisa belajar sesuai dengan minatnya.

Kurikulum Prototipe 2022 Pada Siswa Tingkat SMA Membuat Menjadi Tidak Terkotak Dalam Jurusan IPA, IPS, dan Bahasa

Adanya kurikulum prototipe 2022 membuat siswa belajar lebih luwes tidak terkotak dalam jurusan IPA, IPS dan Bahasa. Para siswa pada kelas 11 dan 12 bisa meramu kombinasi mata pelajaran yang diinginkan dan minat sesuai kemampuannya.

Misalnya, siswa yang mau menjadi insinyur dalam mendalami studi matematika lanjutan dan fisika lanjutan, tanpa harus mengikuti mata pelajaran biologi. Syarat yang harus dipenuhi, pada siswa kelas XI dan XII dapat bebas memilih mata pelajaran. Tetapi wajib mengambil 18 jam pelajaran wajib dan 20 jam pelajaran pilihan per minggu.

Dari penjelasan mengenai kurikulum prototipe tersebut, siswa memiliki ruang yang luas untuk pengembangan karakter dan kompetensi. Sedangkan bagi guru dapat menerapkan pembelajaran yang mendalam dengan diskusi, kerja kelompok, dan pembelajaran yang berbasis problem atau proyek lintas mata pelajaran.

Artikel menarik lainnya: Cara Menemukan Ide Pokok dalam Paragraf Beserta Contoh yang Perlu Dipelajari

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *