Dukung Gerakan Sabumi Volunteer
Edukasi

Beasiswa Pendidikan BPJS Ketenagakerjaan Diberikan Kepada Ahli Waris Peserta Atau Anak Hingga Jenjang Kuliah

Beasiswa Pendidikan BPJS Ketenagakerjaan dapat dimanfaatkan oleh ahli waris peserta yang mengikuti Program Jaminan Kematian (JKm) dan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK). Ketentuan penerimaan beasiswa tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 5 Tahun 2021. Isi Permenaker tersebut mengenai Tata Cara Penyelenggaraan Program JKK, JKM dan JHT yang dilaksanakan pada 1 April 2021.

Jumlah manfaat beasiswa Pendidikan BPJS Ketenagakerjaan nilainya maksimal Rp 174 juta diberikan untuk dua orang anak. Jumlah nilai beasiswa berdasarkan Permenaker Nomor 5 tahun 2021 membuat nilai manfaat naik drastis yang awalnya hanya Rp 12 juta untuk satu orang anak.

Beasiswa dari BPJS Ketenagakerjaan atau dikenal BP JAMSOSTEK diberikan kepada anak hingga mencapai usia 23 tahun, menikah, atau bekerja. Manfaat beasiswa program JKK dan JKm diharapkan mampu membuat anak tidak putus sekolah karena orang tua meninggal atau cacat total disebabkan kecelakaan kerja.

Berikut penjelasan mengenai beasiswa yang akan diterima oleh ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Beasiswa diberikan dari Taman Kanak-Kanak Hingga Jenjang Kuliah

Pemberian Beasiswa berlaku dari tingkat pendidikan tingkat taman kanak-kanak (TK) sampai lulus bangku kuliah. Anak peserta BPJS Ketenagakerjaan menerimanya nilai nominal sesuai jenjang pendidikan, semakin tinggi jenjang pendidikan, maka beasiswa yang diterima semakin besar.

Pendidikan TK hingga SD atau sederajat diberikan beasiswa Rp1,5 juta per tahun per anak. Pendidikan yang diselesaikan maksimal 8 tahun. Jenjang SLTP atau sederajat akan menerima beasiswa Rp2 juta per orang setiap tahun maksimal 3 tahun menyelesaikan pendidikan.

Tingkat SLTA atau sederajat mendapatkan sekitar Rp3 juta per tahun, pendidikan diselesaikan dalam masa maksimal 3 tahun. Sedangkan, pendidikan tinggi diberikan beasiswa maksimal Strata 1 atau pelatihan  dengan besaran beasiswa sebesar Rp12 juta per tahun, pendidikan diselesaikan maksimal 5 tahun.

Beasiswa Pendidikan BPJS Ketenagakerjaan Diharapkan Mengurangi Angka Putus Sekolah

Klaim beasiswa ketika anak peserta meninggal dunia atau cacat total memasuki usia sekolah. Sehingga, tidak terjadi putus sekolah ketika orang tua sudah tidak ada atau tidak mampu bekerja karena mengalami kecacatan.

Adapun realisasi pemberian beasiswa dilaksanakan sekitar minggu pertama Mei 2021. Diperkirakan penerima manfaat beasiswa akan mencapai 10.451 anak. Jumlah nilai beasiswa yang dikucurkan sekitar Rp 115,64 miliar.

Bagi peserta yang pembayaran beasiswa sempat tertunda, prosesnya akan diumumkan oleh pihak BPJS Ketenagakerjaan atau BPJAMSOSTEK. Sehingga, anak-anak ahli waris peserta dapat melanjutkan pendidikan dengan biaya dari beasiswa tersebut.

Artikel menarik lainnya: Notifikasi Video Porno di akun Facebook Bikin Resah, Berikut Cara Mencegahnya!

Tags

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Close