Permainan Tradisional Gatrik yang Dimainkan Secara Berkelompok

permainan gatrik
permainan gatrik

Permainan tradisional gatrik masih sering dimainkan di Rumah Baca Bambu Biru loh. Cara memainkannya sangat asyik karena dilakukan secara berkelompok. Permainan ini lebih sering dimainkan anak-laki-laki, tetapi bukan berarti anak perempuan tidak bisa memainkannya. Ayo bermain gatrik bersama kami.

Permainan gatrik merupakan mainan tradisional yang biasanya dimainkan dengan kelompok, terdiri dari dua orang atau lebih. Satu kelompok sebagai pelempar dan kelompok lain sebagai penangkap.

Permainan gatrik juga disebut benthik, patil lele, dan gatok lele atau disingkat tokle. Ada juga yang menyebut nama permainan ini patok lele. Permaina ini memakai dua potong alat sebagai alat bermainnya. Satu bambu panjang dan satu lagi yang pendek.

Baca juga : PTN Di Jawa Barat yang Jadi Buruan Calon Mahasiswa, Kamu mau Kuliah di Kampus Mana?

Permainan Tradisional Gatrik Menggunakan 2 Alat Bambu dan Bermanfaat Bagi Anak-Anak

Permainan tradisional anak-anak ini menggunakan dua potong bambu, satu panjang dan satu pendek. Bambu panjang diperkirakan dengan ukuran 30-37cm dan yang pendek 10-12 cm.

Perlengkapan lainnya adalah 2 batu bata yang dipasang sejajar dengan jarak 7-10 cm untuk meletakkan bambu pendek yang hendak dimainkan.

Permainan gatrik yang merupakan permainan tradisional zaman dulu memiliki manfaat melatih koordinasi mata dan tangan. Anak juga menjadi mudah bersosialisasi dengan anak lainnya. Manfaat lainnya, anak bisa melatih kecermatan, tangkas, kehati-hatian dan kerjasama yang solid.

Cara Bermain Game Anak Gatrik

  • Bagi anak dalam dua kelompok, yaitu kelompok pelempar dan kelompok penjaga.
  • Letakkan bambu pendek diatas batu bata atau di lubang kecil diatas tanah.
  • Permainan biasanya dimulai dengan suten untuk menentukan kelompok 1 atau kelompok 2 yang lebih dulu memulai permainan.
  • Kelompok yang menang menjadi kelompok pelempar. Bambu panjang digunakan untuk melemparkan bambu pendek sejauh-jauhnya dengan cara dicongkel.
  • Kelompok penjaga berupaya menangkap bambu pendek. Apabila kelompok penjaga berhasil menagkap bambu pendek, mereka akan memperoleh nilai.
  • Jumlah nilai ditentukan cara kelompok penjaga menangkap bambu pendek. Misalnya:
  1. Nilai 10                  = Menangkap dengan dua tangan.
  2. Menerima nilai 25 = Apabila menagkap dengan tangan kanan.
  3. Nilai 50                  = Berhasil menangkap dengan tangan kiri.
  • Anggota kelompok pelempar meletakkan bambu panjang diatas batu bata dengan posisi melintang. Lalu, kelompok penjaga melempar anak bambu yang telah dilontarkan ke arah bambu panjang. Apabila bambu pendek menyentuh bambu panjang, maka terjadi pergantian giliran bermain ke kelompok lawan.
  • Apabila penjaga tidak dapat menangkap bambu pendek, maka pemain dari kelompok pelempar berhak memukul bambu pendek yang dilemparkan oleh pemain penjaga.
  • Anak-anak belajar ketangkasan dari permainan ini dengan mampu atau tidak memukul bambu pendek. Nilai dihitung dari tempat jatuhnya bambu pendek ke batu bata dihitung dengan bambu panjang. Semakin jauh anak bambu jatuh, maka nilai yang diperoleh semakin banyak. Namun, nilai nilai yang diperoleh akan hangus apabila lemparan tongkat penek dari pihak lawan malah menyentuh batu bata.
  • Pemenang game gatrik ditentukan dari nilai yang diperoleh dari kedua kelompok. Misalnya, Kelompok A mendapat nilai 50, maka akan menjadi pemenangnya. Sedangkan lawannya hanya bernilai 30 saja.

Baca juga : Runyamnya Dunia Pendidikan Kita Kalau Guru Penyebar Berita Hoax

Bermain dengan Kelompok Belajar tentang Kebersamaan

Permainan gatrik bagus sekali dimainkan oleh anak-anak. Mereka menjadi belajar cara memperoleh nilai tertinggi secara bersama mainan tradisional tersebut. Cara mendapatkan nilai tertinggi tentu dapat dicapai dengan rasa saling membantu. Anak akan berlajar berkerja sama dan bahu membahu mencapi tujuan. Ya tentu saja tujuan untuk menjadi pemenang.

Pihak lawan pun memiliki tujuan yang sama, namun nilai diperoleh secara sportivitas dan bukan dengan cara yang curang. Anak akan memahami kalau kebersamaan akan membantu mereka untuk menjadi sang pemenang dari permainan game tradisional gatrik ini. Begitu permainan tradisional Gatrik sering dimainkan oleh anak-anak di Rumah Baca Bambu Biru.

5 Trackbacks / Pingbacks

  1. Alasan Perempuan Senang Banget Belanja Online Shop, Sudah Tahu Belum? - Sabumi Sukabumi
  2. Menginap di Hotel Sukabumi yang Bagus ini Saja - Sabumi Sukabumi
  3. Ikut Permainan Tradisional Gobak Sodor Yuk... - Sabumi Sukabumi
  4. Alasan Perempuan Belanja Online Shop, Sudah Tahu Belum? - Sabumi Sukabumi
  5. Permainan Tradisional Congklak Indonesia Masih Sering Dimainkan di Rumah Baca Bambu Biru - Sabumi Sukabumi

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.